Apa Itu Layout Website dan Komponen yang Ada Didalamnya

Apa Itu Layout Website 2

Akhir-akhir ini banyak orang mempertanyakan tentang apa itu layout website? Apalagi bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia desain pemula, umumnya mereka masih meraba-raba tentang makna dari layout website.

Namun, bagi mereka yang sudah lama terjun ke dalam dunia desain tentu sudah tidak akan merasa asing dengan yang namanya layout website.

Ini merupakan tata letak elemen untuk mendukung konsep atau pesan yang ingin dibuat oleh developer.

Untuk menciptakan layout yang berkualitas tentu Anda akan membutuhkan berbagai macam elemen penyusun yang bagus.

Misalnya, gambar, teks, garis, bentuk, ruang putih dan sebagainya. Perhatikan juga penyusunan layout website seperti bagian footer, sidebar, header, content dan lainnya.

Apa Itu Layout Website?

Apa Itu Layout Website

Website merupakan sekumpulan web yang saling terhubung satu sama lainnya, termasuk dengan sejumlah file terkait. Website berguna untuk menyampaikan informasi, edukasi maupun promosi bagi audiens yang membuka halaman online tersebut.

Agar website bisa menarik perhatian audiens yang banyak, tentu perlu menerapkan layout website yang bagus dan berkualitas.

Jadi, yang dimaksud dengan layout website adalah tata letak dari sejumlah elemen desain terhadap suatu bidang tertentu di website.

Adapun fungsinya tidak lain adalah untuk menyajikan berbagai macam elemen menarik untuk melakukan komunikasi.

Misalnya, elemen teks dan gambar. Dengan demikian, audiens bisa lebih tertarik untuk berlama-lama mengakses halaman website tersebut.

Misal, sebuah website dibangun untuk melakukan promosi produk dan jasa tertentu. Jika audiens berlama-lama mengakses halaman website tersebut, tentu hal ini bisa menjadi prospek untuk melakukan pembelian terhadap barang atau jasa tersebut.

Ketika mereka merasakan kualitas dari barang atau jasa yang dijual pada halaman website tersebut, tentu mereka tidak akan merasa sungkan untuk merekomendasikannya kepada orang lain.

Agar membuat halaman website kian efektif, maka dibutuhkan beberapa elemen penting, seperti:

  1. Teks.
  2. Ruang putih.
  3. Bentuk.
  4. Garis.
  5. Gambar.

Tujuan Penerapan Layout Website

Tujuan Penerapan Layout Website

Pada dasarnya penerapapan layout halaman website sangat penting dilakukan dengan tujuan agar mampu membuat tampilan semakin menarik dan profesional.

Apalagi jika website tersebut digunakan untuk keperluan bisnis, termasuk bisnis rintisan atau start up.

Maka memiliki website yang bagus dan profesional adalah solusi terbaik untuk meningkatkan branding serta menghadirkan leads. Di samping itu, masih ada begitu banyak tujuan dari penerapannya, yaitu:

1. Untuk Mempercantik Halaman Website

Salah satu tujuan utama tidak lain adalah untuk mempercantik tampilan halaman website. Tampilan layout yang bagus tentu akan membuat para aduiens merasa nyaman ketika mengaksesnya.

Tampilan website yang menarik nantinya akan membuat audiens merasa betah untuk berlama-lama mengakses halaman website tersebut.

Apalagi jika Anda menerapkan elemen dengan motif 3 dimensi. Ini akan mampu menaikkan engagement halaman website yang Anda kelola.

2. Dapat Memudahkan Akses Pengunjung

Keunggulan lainnya adalah bisa untuk mempermudah pengunjung ketika membaca berbagai macam informasi sekaligus mengisi formulir tertentu yang terdapat dalam halaman website tersebut.

Bayangkan jika Anda membuat desain website yang berbelit-belit. Tentu hal tersebut hanya akan menyusahkan para audiens saja.

Oleh karena itu, penting sekali memahami apa itu layout website? Tujuannya tentu saja agar audiens bisa mudah mengakses berbagai macam informasi di dalamnya.

3. Bisa Mempermudah Penyampaian Informasi ke Audiens

Manfaat lainnya yang bisa diperoleh ketika Anda menerapkan layout website dengan baik adalah dapat mempermudah penyampaian informasi kepada para audiens.

Para audiens tidak perlu bingung mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka.

Sebab, hanya dengan membaca informasi yang ada di dalam website saja, para audiens sudah bisa mendapatkan jawaban dari berbagai macam pertanyaan mereka. Oleh karena itu, penting sekali untuk menerapkan layout website secara baik dan bagus.

4. Mempermudah Maintenance Halaman Website

Ketika Anda menerapkan layout website dengan baik dan benar, maka nantinya hal ini juga bisa mempermudah maintenance halaman website tersebut.

Perbaikan sekaligus perawatan halaman website tersebut akan kian mudah dilakukan. Inilah pentingnya layout halaman website yang bagus.

Perlu Anda ketahui bahwa apabila halaman website tidak dilakukan perbaikan maupun perawatan dengan baik, maka hal ini bisa berakibat pada turunnya kecepatan halaman web tersebut.

Referensi layout yang bagus tentu banyak contohnya. Misalnya, Google site layout.

5. Mampu Mempermudah Proses Pembuatan Halaman Website

Hal lain yang menjadi nilai lebih dari layout web adalah bisa menjadikan halaman website tersebut kian mudah dibangun.

Dengan layout yang bagus tentu hal ini bisa membuat segalanya menjadi lebih efisien. Termasuk untuk pembuatan halaman website.

Dengan adanya tata letak desain yang bagus, maka Anda bisa menghubungkan berbagai macam bagian dalam halaman website dengan satu bagian inti yang berperan sebagai variabel utama.

Tentu ini akan mempermudah proses kegiatan coding maupun implementasinya.

Baca Juga: Cara Membuat Menu dan Sub Menu di Blog dengan Mudah

Macam-Macam Elemen Layout Website

Macam-Macam Elemen Layout Website

Terdapat beberapa elemen penyusun layout halaman website yang bisa Anda ketahui. Apalagi jika Anda mau segera membangun halaman website untuk memberikan informasi, edukasi maupun promosi kepada para audiens.

Pastikan Anda sudah bisa memahami makna apa itu layout website dengan baik sehingga nantinya Anda dapat membangun halaman website yang keren dan profesional. Adapun beberapa elemen penyusun halaman website, diantaranya:

1. Ruang Putih

Elemen ruang putih atau yang juga dikenal dengan white space berguna untuk memudahkan mata manusia dalam kegiatan membaca berbagai macam informasi di dalam website.

Di samping itu, ruang putih juga dapat didefinisikan sebagai ruang kosong atau pemisah tata letak satu dengan lainnya.

Ruang putih ini bisa dimanfaatkan untuk meciptakan ruang informasi yang bagus bagi para pengguna.

Agar nantinya informasi tersebut bisa terolah dengan efisien oleh banyak mata audiens, maka elemen ini harus diterapkan sebagai penetralisir mata audiens.

2. Teks

Elemen berikutnya yang mesti dipahami dengan baik adalah elemen teks. Ini merupakan elemen halaman website yang memuat tulisan tertentu. Jangan lupa ketika hendak menerapkan elemen ini, pastikan untuk memilih jenis huruf yang cocok.

Dengan pemilihan huruf yang cocok, bagai elemen teks ini akan mampu menghadirkan berbagai macam informasi serta data tulisan yang berada di dalam halaman website.

Semuanya nantinya akan mudah dibaca dan diserap informasinya oleh para audiens.

3. Bentuk Tata Letak

Bentuk tata letak menjadi elemen yang sangat penting diperhatikan oleh para perancang layout website. Pastikan Anda bisa menyusun tata letak tersebut dengan komposisi yang bagus agar bisa terlihat profesional.

Bahkan, saat ini sudah ada pekerjaan yang bertugas untuk mengatur tata letak suatu halaman website agar lebih mudah dipahami penyampaian informasinya kepada khalayak luas.

Apalagi bagi Anda yang mau membuat halaman website untuk keperluan bisnis.

4. Garis

Garis menjadi elemen halaman website yang harus diperhatikan dengan baik. Pastikan elemen ini bisa Anda kombinasikan dengan baik dengan berbagai macam elemen yang berada di halaman website tersebut.

Garis bisa dijadikan sebagai elemen pemisah antara satu bagian website dengan bagian website lainnya. Dengan demikian, teks yang bermuatan informasi dalam halaman website bisa dibaca dengan seksama dan mudah dipahami oleh para audiens.

5. Gambar

Elemen yang menempati posisi terakhir sekaligus sebagai elemen penting dalam suatu hlaman website adalah gambar. Gambar tentunya memuat berbagai macam gambar tampilan yang akan disuguhkan dalam halaman website.

Untuk menghindari risiko gambar yang pecah, sebaiknya Anda mengunggah gambar dengan resolusi tinggi.

Nantinya para audiens juga akan merasa senang untuk melihat gambar website dengan kualitas yang baik tersebut. Inilah yang membuat Anda harus memahami dengan baik apa arti layout website.

Baca Juga: 12 Penyebab Website Lambat Diakses, Dampak, dan Solusinya

Macam-Macam Prinsip Dasar Layout Website

Macam-Macam Prinsip Dasar Layout Website

Selain memperhatikan dan memahami dengan baik macam-macam elemen website, Anda juga perlu tahu tentang apa saja prinsip dasar untuk pembuatan layout website.

Hal ini bertujuan tidak lain untuk menjadikan halaman website kian bagus dan profesional.

Apalagi jika Anda membangun halaman website untuk kebutuhan bisnis. Pastinya halaman website akan menjadi potensi unggul untuk menarik sejumlah leads yang nantinya bisa menjadi hot prospek dan clossing.

Berikut merupakan beberapa prinsip dasar layout website.

1. Hierarki

Prinsip dasar utama adalah hierarki. Hierarki seperti ini mengacu kepada urutan kepentingan elemen di dalam suatu layout website. Alternatif pertama yang bisa dilakukan untuk membuat suatu hierarki adalah dengan memperhatikan ukuran.

Jika Anda sudah memperhatikan bagian ukuran halaman website dengan benar, berikutnya cek kontras. Barulah setelah itu Anda bisa mulai melakukan penempatan elemen yang menjadi inti utama dari layout website.

2. Keseimbangan

Apabila Anda sudah memperhatikan dengan baik persoalan hierarki, maka berikutnya Anda juga perlu memperhatikan keseimbangan layout website.

Prinsip keseimbangan dalam layout website secara tidak langsung mampu menarik banyak mata manusia.

Dengan demikian, sebaiknya Anda mulai menciptakan layout dengan proporsi yang seimbang lewat cara penggabungan simetri, simetri radial hingga asimetri.

3. Perataan

Prinsip lain yang perlu diperhatikan dengan seksama pada layout website adalah perataan.

Setidaknya selain memahami apa itu layout website, Anda juga perlu memahami perataan atau alignment pada layout website. Terdapat dua macam jenis perataan pada layout halaman website.

Pertama, disebut sebagai perataan tepi dan berikutnya disebut sebagai perataan tengah.

Perataan tepi merupakan perataan ketika elemen disejajarkan pada sisi atas, bawah bagian kanan dan kiri tata letak. Kemudian, jenis perataan tengah kebalikannya dari perataan tepi.

Jenis perataan tengah sangat efektif diterapkan pada bagian teks yang relatif lebih kecil. Misalnya, pada bagian uraian, judul, ikon, visual maupun gambar lainnya. Pastikan Anda sudah menerapkan perataan dengan baik.

4. Kedekatan

Berikutnya, ada yang disebut sebagai prinsip kedekatan. Lantas, seperti apa yang dimaksud dengan prinsip kedekatan pada layout website?

Prinsip ini mengacu kepada elemen yang diposisikan secara bersamaan maupun saling terkoneksi dalam bentuk visual.

Kemudian, adanya kedekatan seperti ini dalam suatu layout website maka hal ini akan mempermudah untuk mengetahui elemen mana yang mempunyai suatu kerterkaitan antara satu elemen dengan elemen yang lainnya.

5. Ruang

Terakhir, prinsip ruang. Prinsip ini juga familiar dengan sebutan prinsip space. Pada layout website nantinya prinsip ruang sangat bermanfaat untuk membantu memisahkan maupun melakukan pengaturan elemen-elemen yang memiliki perbedaan.

Saat menciptakan sebuah layout website, tentu Anda harus memastikan bahwa elemen yang berbeda nantinya bisa memiliki ruang kosong. Hal ini ditujukan agar dapat menghindarkan layout website dari begitu banyak elemen dalam satu layout.

Macam-Macam Unsur Layout Website

Macam-Macam Unsur Layout Website

Dunia website memang begitu rumit. Di dalamnya terdapat berbagai macam unsur yang perlu Anda ketahui, khususnya ketika ingin membangun layout website.

Dengan membangun layout yang bagus, tentu akan banyak audiens yang merasa senang dengan halaman website Anda.

Ciptakan best layout website sehingga nantinya audiens betah berlama-lama mengunjungi halaman website Anda. Sebagai informasi tambahan, berikut merupakan beberapa unsur layout yang bisa Anda pahami.

1. Header

Salah satu unsur penting dalam suatu website adalah header. Adapun yang dimaksud dengan header merupakan salah satu bagian website yang memiliki letak pada sisi paling atas dari halaman website.

Pada bagian header, sebaiknya Anda mengisinya dengan logo website.

Kemudian, Anda juga bisa menambahkan elemen lain seperti halnya ikon sosial media, navigasi website sampai dengan menu pencarian. Pastikan Anda bisa mengelola bagian header dengan bagus dan baik.

2. Navigasi

Selain header, rupanya juga ada unsur website lain yang penting dicermati. Unsur tersebut bernama navigasi. Unsur navigasi bisa didefinisikan sebagai unsur petunjuk yang terdapat pada halaman suatu website.

Di dalam halaman website tentu unsur navigasi akan memuat berbagai macam pilihan menu pada tampilan atas hingga menu pendukung lainnya yang letaknya ada pada bagian bawah halaman website.

3. Konten

Berikutnya, ada juga yang disebut sebagai unsur konten atau bodi. Unsur konten atau bodi ini biasanya dapat diisi dengan sejumlah informasi produk yang bisa membantu audiens untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan mereka.

Kemudian, bagian ini juga dapat Anda isi dengan sejumlah fitur produk hingga deskripsinya yang lengkap dan informatif. Adanya muatan konten yang bagus tentu akan membuat para audiens merasa terbatu.

4. Sidebar

Unsur sidebar merupakan unsur yang sebetulnya sudah mulai tidak dipakai lagi oleh para desainer website.

Hal ini dikarenakan bahwa unsur sidebar hanya akan menciptakan tampilan yang kurang menarik saja. Halaman website akan tampak penuh dan sesak sehingga sulit dipahami maksudnya.

Meskipun demikian, beberapa perancang halaman website masih banyak yang menggunakan unsur sidebar.

Pastikan ketika Anda mengelola sidebar agar melakukannya dengan baik, cermat dan tidak meninggalkan kesan profesional apapun. Dengan demikian, audiens pun akan senang.

5. Footer

Unsur terakhir yang amat penting dari suatu halaman website adalah footer. Footer tentunya berlawanan definisi dari header.

Pada bagian ini, para perancang layout website akan membagi footer menjadi 2 hingga 4 bagian sekaligus. Silahkan pilih sendiri yang kiranya sesuai dengan selera Anda.

Pada bagian yang pertama, footer akan memuat logo serta deskripsi singkat dari suatu halaman website. Kemudian, pada bagian kedua, akan diisi informasi kontak yang bisa dihubungi.

Lalu, di bagian ketiha adalah navigasi serta di bagian keempat bisa memuat tambahan informasi website.

Saat ini tentu Anda sudah bisa menjawab pertanyaan tentang apa itu layout website.

Kemudian, hal lain yang tidak kalah penting adalah dengan memahami unsur apa saja yang terdapat di dalam layout website, elemen penyusunnya serta prinsip dasar pembuatan layout website.

Bagikan:

Tags

Joko Warino

Seorang praktisi SEO (Search Engine Optimization) dari tahun 2013 yang selalu berusaha meningkatkan kemampuan seiring dengan perubahan logaritma yang dilakukan oleh Google.

Tinggalkan komentar