Endorse Adalah: Manfaat, Cara Kerja, Manfaat dan Jenis Endorsement

Endorse Adalah, Manfaat, Cara Kerja, Manfaat dan Jenis Endorsement

Kata endorse sendiri sering dikaitkan dengan influencer di sosial media. Endorse adalah salah satu teknik promosi yang memakai orang lain untuk memperkenalkan produk atau jasa yang ditawarkan dengan tujuan untuk menarik minat calon konsumen.

Terkait endorse biasanya memakai toko terkenal, artis, selebgram, atau public figure yang cukup terkenal.

Endorse adalah contoh strategi pemasaran yang melibatkan kedua belah pihak yang menguntungkan. Sebelum memakai strategi ini, sebaiknya simak ulasannya sebagai berikut.

Apa itu Endorse?

Apa itu Endorse

Kata endorse sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu endorsement. Yang berarti endorse adalah sebuah tindakan yang memberi dukungan kepada suatu brand.

Seperti yang sudah disinggung di atas, jika endorsement biasanya memakai public figure, selebriti, selebgram atau seseorang yang mempunyai banyak follower dan sedang hits.

Endorse sendiri bisa menjadi salah satu bagian dari aktivitas promosi iklan yang memanfaatkan pihak lain untuk memasarkan serta mendukung suatu produk, jasa, atau layanan yang di dalamnya termasuk bagian dari digital marketing.

Kegiatan Endorse saat ini sudah sangat ramai dilakukan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi media sosial di zaman digital seperti sekarang ini.

Bahkan, sudah banyak penjual yang memilih kegiatan endorsement sebagai bentuk kegiatan memperkenalkan produk, layanan atau jasa supaya menjadi laris.

Kegiatan endorsement sendiri lebih efektif dibandingkan dengan teknik promosi lainnya. Terutama jika dibandingkan dengan teknik promosi tradisional seperti membagikan selebaran, pemasangan flyer, dan lain sebagainya.

Adapun cara kegiatan endorsement adalah hampir sama dengan pembagian selebaran iklan.

Hal yang membedakan yaitu platform yang dipakai pada endorse adalah sosial media. Terlebih lagi pengguna media sosial di Indonesia sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.

Manfaat Endorse Adalah

Berikut di bawah ini ada beberapa manfaat dari kegiatan endorse, di antaranya:

1. Membuka Pasar Baru

Membuka Pasar Baru

Salah satu manfaat dari endorse adalah membuka pasar baru untuk produk jasa maupun barang yang ditawarkan karena jangkauannya menjadi lebih luas.

Pemilik brand bisa memilih public figure yang mereka mau, terutama yang mempunyai banyak follower atau terkenal.

Misalnya Michael Jordan yang menjalin kerjasama dengan Nike. Dimana Michael memperkenalkan pakaian olahraga yang biasanya dipakai lari dan tenis.

Dengan adanya kerjasama ini, perusahaan tersebut bisa berkembang serta menjangkau pasar olahraga lain.

2. Membuat Brand Lebih Menonjol

Membuat Brand Lebih Menonjol

Manfaat lain dari endorsement yaitu menjadikan brand Anda lebih menonjol.

Dalam endorsement biasanya public figure akan mempromosikan jasa atau barang yang ditawarkan dengan membandingkan produk dengan kompetitornya.

Dengan begitu, calon pelanggan akan lebih gampang mengingat keunggulan produk yang dipakai oleh public figur panutan mereka.

3. Membangun Kredibilitas

Membangun Kredibilitas

Manfaat endorse ketika yakni bisa membangun kredibilitas. Dengan melakukan endorsement, semakin banyak orang yang percaya serta memandang public figure yang mempromosikan produk tersebut.

Maka publik figur yang bersangkutan bisa menunjukkan keunggulan produk yang ditawarkan serta membangun kepercayaan dengan brand sekaligus calon pelanggan.

Efek positif lainnya yaitu menjadi jalan untuk memperkenalkan produk lain.

Ketika seorang influencer memperkenalkan produk tertentu, maka publik akan penasaran dan mulai mencari tahu terkait produk dan brand tersebut.

Secara tidak langsung, ini akan menjadikan produk lain dari brand bisa memperoleh exposure.

4. Membangun Awareness

Membangun Awareness

Salah satu manfaat melakukan endorse adalah bisa membangun brand awareness.

Dengan melakukan endorsement, produk atau jasa yang ditawarkan akan dikenal dilihat bahkan dicari oleh banyak orang.

Sesudah memperoleh awareness, Anda bisa menjalankan strategi Marketing selanjutnya.

Pada saat Anda bisa menemukan influencer yang tepat dan bisa menggambarkan volume produk serta menyampaikan pesan di dalamnya, maka memiliki angka keberhasilan yang tinggi.

Pasalnya, perusahaan harus pintar dalam menentukan influencer mana yang akan memberikan citra positif dan penjual.

Baca Juga : Apa itu Influencer?

Cara Kerja Endorse

Cara Kerja Endorse

Berikut di bawah ini beberapa penjelasan terkait cara kerja endorse, seperti:

1. Bersifat Publik dan Positif

Endorsement sendiri sifatnya publik. Dengan kata lain, siapapun bisa melihat, membaca, atau mendengar.

Ketika Anda di endorse, maka Anda harus memperkenalkan atau mempromosikan produk atau jasa tersebut di akun sosial media yang tidak di private.

Selain itu, Anda juga bisa mempromosikan di kantor kerjaan atau grup keluarga Anda.

Disini Anda juga harus memberi komentar pribadi terkait pelayanan atau produk tersebut dengan komentar positif yang yang bisa untuk menggaet calon pelanggan.

Apabila pernyataan yang Anda buat ada berita negatif, maka Anda sudah melanggar kontrak dengan pihak endorsement.

Akan tetapi, ini juga tergantung di jenis Endorse Anda sendiri. Terdapat endorser yang selalu mengikuti teks dari pihak yang memberi endorse.

Namun, ada juga endorser yang mau mengeluarkan opini pribadi secara jujur. Tipe kedua, umumnya akan menyebutkan kelemahan dari produk tersebut. Akan tetapi, masih mau menjelaskan keunggulan produk tersebut.

2. Paid Promote dan Paid Endorse

Paid Promote merupakan promosi yang dilakukan oleh salep atau influencer terkait sebuah produk atau jasa dengan cara memposting materi di akun Sosial medianya.

Materinya sendiri telah disediakan oleh pihak endorsement. Mulai dari foto sampai captionnya, jadi pihak seleb atau influencer hanya perlu memposting saja.

Karena timbal balik dari iklan ini tidak terlalu banyak, maka tarifnya juga tidak mahal.

Namun, tergantung dari seberapa banyak pengikut atau terkenalnya influencer tersebut.

Sementara Paid Endorse adalah jenis iklan yang yang caption dan foto produknya dibuat atau dipilih sendiri oleh pihak endorser.

Pihak endorsement nantinya hanya mengirim barang dan barang tersebut digunakan oleh influencer.

Kemudian difoto dan diposting di akun sosial media influencer. Karena timbal baliknya lebih banyak, maka harga untuk paid endorse lebih mahal.

Terlebih lagi kalau inverternya sangat populer dan sering diberitakan baik itu di di sosial media ataupun masuk TV.

Adapun durasi dari kedua postingannya bermacam-macam, tergantung dari perjanjian kedua belah pihak. Namun, umumnya mulai dari 2 hingga 24 jam.

3. Tidak Mengikat

Endorse adalah bentuk promosi yang tidak mengikat. Orang yang di endorse hanya perlu melakukan posting satu kali dengan durasi yang telah ditentukan dan tidak ada kewajiban untuk terus memakai produk tersebut.

Bahkan, endorser bisa memposting produk atau layanan yang berbeda di hari yang sama.

Contohnya hari ini Anda memposting bedak merk A, hari berikutnya Anda memposting bedak merk B, dan hari selanjutnya Anda merekomendasikan bedak merk C.

4. Tanpa Kontrak

Adapun perjanjian endorse tidak memerlukan bicara tatap muka, pasalnya seluruh proses dapat dilakukan secara online. Perjanjian juga bisa tanpa adanya tanda tangan kontrak, terkecuali brand-brand besar.

Sementara produknya dapat dikirim melalui jasa pengiriman atau ekspedisi, jadi tidak perlu mengambil atau diantar sendiri. Pada intinya, sistem kerja endorse jauh lebih gampang daripada iklan jaman dahulu.

5. Tricky

Apabila Anda orang yang memberikan produk, maka Anda harus tricky dalam memilih endorser.

Berikut di bawah ini ada beberapa tips memilih seorang endorser untuk seorang pemula:

  • Target Pasar

Yang pertama, tentukan terlebih dahulu siapa target pasar Anda. Apakah mahasiswa, pekerja kantoran, anak-anak, remaja atau lainnya.

Kemudian pilih endorser yang sesuai, pasalnya follower dari endorser Anda sama dengan target pasar Anda.

Apabila produk Anda merupakan pakaian bayi maka Anda bisa memilih ih artis wanita atau investor yang baru saja memiliki balita atau melahirkan bayi.

Jika produk Anda merupakan make up, maka bisa memilih artis yang berusia muda yang mana mempunyai kulit bagus dan terbiasa memakai make up sendiri.

  • Cek Jumlah Komentar dan Like

Sesudah Anda memilih artis atau selebgram yang sesuai, ada baiknya jangan terlalu buru-buru untuk bekerjasama.

Anda bisa mengecek terlebih dahulu seberapa banyak komen dan like yang ia peroleh dari setiap postingan.

Apabila jumlahnya sangat jauh dari jumlah followernya, maka besar kemungkinan followernya merupakan akun bodong, begitu juga sebaliknya.

  • Cek Balasan Komen dari Si Seleb

Sebelum Anda menjalin kerjasama, sebaiknya cek terlebih dahulu bagaimana hubungan si influencer atau selebgram dengan followernya.

Apakah interaksinya bagus?

Atau sebaliknya yaitu sering beradu argumen. Perlu Anda ketahui tidak seluruh follower merupakan fans bisa juga haters.

Apabila interaksi keduanya tidak bagus, besar kemungkinan produk Anda diminati akan sedikit, dan berlaku juga untuk sebaliknya.

Baca Juga : Ingin Terkenal! Simak 15 Cara Menjadi Selebgram (Terlengkap)

Kelebihan Endorsement

Kelebihan Endorsement

Tujuan utama endorse adalah meningkatkan penjualan dari produk atau layanan yang ditawarkan.

Lantas, mengapa endorse menjadi opsi banyak orang untuk memasarkan produk atau jasanya?

Berikut di bawah ini ada beberapa kelebihan ketika melakukan promosi dengan memakai endorsement, di antaranya:

1. Promosi Lebih Efektif

Seperti yang Anda tahu sendiri jika pengguna sosial media terutama di Indonesia tergolong sangat tinggi.

Dengan melihat potensi dari teknologi yang terus berkembang pesat, pastinya menjadi kesempatan untuk perusahaan menarik perhatian publik.

Dimana hal ini bisa membuat kegiatan endorsement menjadi lebih efektif jika dibandingkan dengan kegiatan promosi secara tradisional.

Terlebih lagi kebanyakan influencer di sosial media mempunyai jumlah follower yang banyak dan lebih cenderung menginginkan atau mengikuti apapun yang influencer miliki.

Dengan adanya kecenderungan ini, bisa membuat perusahaan untuk memanfaatkan dengan cara mempromosikan produk produknya.

2. Meningkatkan Engagement Rate

Engagement rate merupakan persentase nilai dari jumlah follower aktif yang melakukan interaksi di sosial media.

Semakin tinggi nilai dari engagement rate tersebut, maka semakin besar pula peluang keberhasilan dari aktivitas endorsement.

Oleh karena itu, perusahaan harus teliti dan jeli. Pasalnya, tidak semua influencer dengan jumlah follower tinggi mempunyai nilai engagement rate yang tinggi juga.

Malah banyak influencer dengan follower yang tidak terlalu banyak, tapi memiliki nilai engagement rate yang tinggi.

3. Meningkatkan Penjualan

Kewajiban seorang influencer dalam melakukan endorse adalah memiliki pengaruh publik yakni followernya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kebanyakan follower begitu memperhatikan gaya hidup seorang influencer yang diikuti.

Banyak pengikut juga yang menjadikan influencer sebagai inspirasi mereka, bahkan ada banyak yang dipakai atau yang dimiliki oleh influencer mereka akan dibeli.

Tentunya ini menjadi peluang tersendiri untuk produk Anda menarik perhatian dan rasa ingin tahu untuk para pengikut influencer tersebut membeli produk Anda.

4. Hemat Biaya

Hemat biaya merupakan kelebihan paling menguntungkan dari kegiatan endorsement.

Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan promosi jauh lebih hemat.

Namun, dampak dari endorse jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan melakukan promosi menggunakan media tradisional.

Dalam melakukan endorse, biasanya sudah ada kesepakatan. Apakah endorse tersebut berbayar atau tidak.

Hal ini sudah ada kesepakatan antara influencer sebagai yang mempromosikan dengan perusahaan atau brand.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Endorse

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Endorse

Berikut dibawah ini ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum melakukan promosi dengan endorse:

1. Jumlah Pengikut

Jumlah pengikut menjadi hal pertama yang sebaiknya dipertimbangkan oleh pemilik brand sebelum mempromosikan produknya dengan cara endorse.

Semakin banyak followernya, kemungkinan besar semakin tinggi juga pangsa pasarnya.

2. Harga

Hal selanjutnya yang harus Anda pertimbangkan sebagai pemilik brand yaitu harga. Pasalnya, setiap public figure mempunyai rate card yang berbeda-beda.

Bagi public figure yang mempunyai engagement rate tinggi, maka akan memasang harga yang lebih tinggi. Maka dari itu, Anda perlu menyesuaikan dengan anggaran serta target yang mau dicapai.

3. Sosok Representatif

Sebagai pemilik brand atau perusahaan wajib menentukan influencer yang bisa mewakili produk atau jasa yang mau dipromosikan.

Contohnya ketika ingin mempromosikan mainan, maka Anda perlu mempertimbangkan dalam memilih public figure.

Dan untuk publik figur yang tepat yaitu seorang ibu muda yang sudah mempunyai anak.

Setiap public figure mempunyai pangsa pasarnya tersendiri sehingga Anda perlu memperhatikan demografi para followernya.

4. Kesesuaian dengan Brand

Sebelum menjalin kerjasama dengan influencer. Pemilik brand atau perusahaan wajib memastikan jika mereka memenuhi ketentuan mendasar yaitu menguasai pengetahuan yang dibutuhkan, menarik serta mempunyai citra positif di mata masyarakat.

Pemilik brand atau perusahaan wajib memastikan kesesuaian antara brand yang didukung serta influencer terkait.

Dengan begitu, endorsement bisa mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan secara kuat dan bisa menciptakan persepsi titik terhadap brand tersebut.

5. Komitmen

Sama halnya dengan branding, perusahaan harus berusaha menjaga konsistensi antara gen dengan endorser supaya bisa membentuk kepribadian serta identitas yang kuat.

Endorse yang dilakukan ke pabrik figur atau influencer adalah bagian dari keputusan strategis jangka panjang yang nantinya bisa berpengaruh terhadap brand tersebut.

6. ROI Endorser

Walaupun sulit untuk mengukur dampak dari endorse influencer atau public figure.

Perusahaan harus mempunyai sistem yang menggabungkan ukuran kualitatif dan kuantitatif untuk menakar dampak keseluruhan dari endorsement di brand tersebut.

Baca Juga : Pengertian ROI Adalah

Jenis Endorsement

Jenis Endorsement

Berikut di bawah ini pembahasan mengenai jenis-jenis bisa dibagi menjadi khusus ataupun umum.

1. Endorsement Umum

Secara umum Endorsement sendiri dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Endorsement Berbayar

Endorsement berbayar merupakan jenis endorsement yang memerlukan uang serta ikatan kontrak kepada influencer atau public figure yang ditunjuk untuk mempromosikan brand atau jasa.

  • Endorsement Tidak Berbayar

Endorsement tidak berbayar adalah jenis endorsement yang tidak dibutuhkan untuk membayar jasa promosi kepada influencer yang ditunjuk.

Untuk jenis endorsement ini, pihak pemilik brand akan mengirim sampel produk kepada influencer.

Sampel tersebut nantinya akan dicoba oleh influencer terlebih dahulu. Bisa dibilang jenis endorsement ini seperti halnya iklan gratis, tidak ada hak serta kewajiban khusus yang harus dipenuhi.

2. Endorsement Khusus

Endorsement khusus, memiliki beberapa jenis seperti:

  • Expert

Jenis endorsement khusus yang satu ini memakai public figure atau seseorang yang sudah ahli dalam bidangnya serta sesuai dengan jenis produk yang dipromosikan.

  • Prominence

Adapun jenis endorsement khusus ini memakai public figure yang sudah dipercaya.

Tujuan dari endorse ini yaitu untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk yang dipromosikan.

Endorse adalah salah satu teknik atau strategi pemasaran untuk mempromosikan suatu produk, jasa, atau pelayanan dengan memanfaatkan seseorang yang terkenal.

Tujuannya sendiri untuk meningkatkan penjualan atau penghasilan bisnis tersebut.

Bagikan:

Tags

Joko Warino

Seorang praktisi SEO (Search Engine Optimization) dari tahun 2013 yang selalu berusaha meningkatkan kemampuan seiring dengan perubahan logaritma yang dilakukan oleh Google.

Tinggalkan komentar