Pengertian Lead, Jenis dan Fungsinya dalam Dunia Marketing

Pengertian Lead, Jenis dan Fungsinya dalam Dunia Marketing

Kita tentu sering mendengar istilah lead dalam strategi pemasaran.

Sederhananya, lead adalah orang yang tertarik dengan produk atau jasa suatu perusahaan yang ditawarkan.

Ketertarikan itu hadir baik karena penampilan produk atau cara pemasarannya.

Misalnya, jika Anda menerima email yang menawarkan suatu produk, tentu sebelumnya telah menyatakan minat terhadap produk tersebut.

Dalam skenario yang berkaitan dengan lead, minat dan informasi produk ini biasanya menjadi awal pemasaran digital.

Pengertian Lead dalam Dunia Marketing

Pengertian Lead dalam Dunia Marketing

Secara sederhana, pelanggan potensial atau lead adalah seseorang yang memiliki proyeksi dan peluang sangat tinggi untuk diproses dan diubah menjadi pelanggan potensial.

Calon lead biasanya akan diminta untuk meninggalkan detail kontak tertentu yang kemudian dikoleksi oleh perusahaan.

Berbekal kontak tersebut, perusahaan dapat mengirimkan informasi berupa promosi, maupun rilis produk dan layanan baru dari perusahaan.

Ingatlah bahwa prospek tidak datang dengan mudah. Untuk mendapatkan lebih banyak penjualan, Anda perlu menghasilkan pelanggan terproyeksi.

Jadi, membangun lead adalah sebuah proses penting untuk membuat daftar klien potensial dan memproses banyak orang untuk menjadi proyeksi klien.

Ada banyak cara mudah untuk mendapatkan prospek tersebut seperti melalui konten, giveaway, kupon diskon dan lainnya.

Dengan menggunakan informasi yang diperoleh, pebisnis online maupun offline dapat mengirimkan pesan promosi berupa newsletter dan penawaran diskon kepada kontak pelanggannya.

Pesan yang dikirimkan dapat berupa promosi, produk baru atau diskon.

Contohnya adalah ketika Anda menerima email yang menawarkan produk atau layanan tertentu.

Tentu saja hal itu karena Anda telah menyatakan minat pada produk atau layanan sebelumnya. Dalam hal ini, minat dan informasi yang ditampilkan akan berujung penawaran produk atau layanan lain.

Pentingnya Lead untuk Bisnis

Lead dapat diartikan sebagai orang yang tertarik pada produk atau jasa suatu perusahaan.

Indikator ini baik karena termasuk salah satu kesuksesan cara perusahaan memasarkannya atau kualitas produk dan jasa perusahaan yang memuaskan konsumen.

Baca Juga : Apa itu Prilaku Konsumen?

Sebagai contoh sederhana, perusahaan mobil dapat melakukan survei online untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi pelanggan sekaligus minat mereka.

Kemudian, calon pelanggan diberi pertanyaan bagaimana mereka dapat membantu calon pelanggan merawat kendaraannya.

Seperti yang sudah disebutkan, lead adalah orang yang tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

Orang-orang ini umumnya memiliki potensi dan prospek yang besar untuk menjadi pelanggan yang membeli produk dan jasa perusahaan dari sebuah informasi awal.

Oleh karena itu, tanpa mengetahui apakah pelanggan atau lead tertarik dengan kegiatan perawatan mobil, tidak mungkin perusahaan menghubungi calon pelanggan.

Dengan tanggapan yang diperoleh dari survei, dapat membantu perusahaan terkoneksi dengan kebutuhan calon pelanggan.

Macam-Macam Lead yang Perlu Diketahui

Dengan membuat dan melakukan proyeksi pada lead dengan baik, maka perusahaan telah melangkah lebih maju dalam pemasaran.

Dapat dikatakan bahwa lead adalah calon pelanggan yang berkualitas dan kemungkinan besar akan menjadi bagian dari konsumen bisnis perusahaan Anda.

Berikut adalah macam-macamnya :

1. Terkualifikasi Untuk Produk Premium

Orang-orang ini adalah mereka yang telah mencoba versi gratis atau dasar dari suatu produk atau layanan.

Dalam pendekatan dan analisis lebih lanjut, diketahui bahwa pelanggan tersebut tertarik untuk meningkatkan jenis produk atau berlangganan ke versi produk premium.

2. Pelanggan Terkualifikasi atau Sales Qualified Lead (SQL)

Orang-orang ini adalah mereka yang benar-benar berniat untuk membeli dan menjual kembali produk atau jasa.

SQL biasanya adalah pembeli atau pelanggan tertentu yang dianggap sudah pasti akan melakukan pembelian walau dengan hanya promosi yang ringan.

3. Pemasaran Lead Terkualifikasi atau Marketing Qualified Lead (MQL)

Ini adalah orang-orang yang berinteraksi dengan Anda dan kemudian terpapar untuk mempromosikan produk dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.

Walau beberapa diantaranya belum siap untuk membeli, mereka dapat menjadi rantai pemasaran yang potensial.

Manfaat Lead dalam Marketing

Membangun sebuah bisnis berkelanjutan tentu harus mempersiapkan bagaimana strategi pemasaran yang dapat bertahan lama.

Menjangkau pelanggan potensial seperti lead adalah langkah yang tepat.

Berikut ini beberapa manfaat yang dapat perusahaan peroleh dari lead.

  • Dapat dengan mudah menemukan orang yang tertarik dengan produk dan layanan yang ditawarkan perusahaan.
  • Ini membantu bisnis mengidentifikasi demografi pelanggan potensial mereka dan dengan mudah memahami dari mana pelanggan mereka berasal dan di mana mereka tinggal.
  • Dapat melakukan iklan dan promosi yang efektif kepada orang-orang yang kemungkinan besar akan menjadi pelanggan atau pembeli produk dan layanan mereka.
  • Mempermudah bisnis untuk terhubung dan berpromosi dengan lebih banyak calon pelanggan.
  • Memudahkan bisnis untuk menargetkan dan memasarkan secara inbound.
  • Membujuk pelanggan untuk membeli produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

Cara Membangun Ekosistem Lead Marketing

Cara Membangun Ekosistem Lead Marketing

Tidak mudah untuk bisa membangun basis atau ekosistem lead dalam dunia marketing.

Banyak  hal yang perlu dipersiapkan sebelum akhirnya Anda sukses menjalankan pemasaran yang ampuh dengan metode lead.

Jika penasaran, silakan simak informasinya berikut ini:

1. Buat Landing Page Perusahaan

Membuat sebuah landing page atau situs web perusahaan untuk menjaring lead adalah langkah yang tepat.

Halaman tersebut dapat berisi berbagai konten berupa informasi lengkap tentang produk perusahaan.

Selain itu juga terdapat halaman lain yang berisi kelengkapan layanan yang tersedia

Dengan membuat website yang berisi berbagai halaman menarik, perusahaan dapat memperoleh sejumlah besar lead.

Berbekal website dengan halaman khusus, pendekatan perusahaan untuk menarik calon pelanggan akan terlihat semakin canggih dan informatif.

Selain itu, perusahaan juga berpeluang untuk terus mendapatkan pelanggan. Mengapa? Karena halaman informatif akan terus muncul di situs Anda tanpa batas waktu.

Yang harus dilakukan perusahaan adalah mengarahkan setiap audiens ke situs web dan halaman produk.

Baca Juga : Cara Membuat Landing Page yang Siap Beri Anda Keuntungan

2. Berbagi Buku Elektronik Secara Gratis

Bisnis tertentu dapat menghasilkan prospek pelanggan dengan membuat E-book dan mendistribusikannya ke pelanggan potensial secara gratis.

Metode ini merupakan metode yang paling banyak digunakan di perusahaan yang mengandalkan pemasaran melalui sistem informasi.

Beberapa bisnis bahkan membuat banyak buku digital yang melengkapi kebutuhan pelanggan.

Walau isinya tak harus lengkap, hal ini menjadikan strategi penjaringan lead sangat tepat. Perusahaan dapat memancing pengguna untuk membeli dan berlangganan setelah membacanya.

Khusus pada bisnis B2B, biasanya transaksi tidak terjadi dalam satu pertemuan. Hal ini dikarenakan transaksi bisnis tergolong sangat besar.

Oleh karena itu, dibutuhkan waktu yang lama sebelum seorang pembeli yakin dan siap untuk membeli suatu produk atau menggunakan jasa.

3. Membuat Konten Cuma-Cuma atau Freebies

Konten gratis adalah konten yang sengaja dibuat dan dibagikan secara gratis. Namun, perlu Anda ketahui bahwa konten ini berbeda dengan blog dan video.

Konten ini biasanya berupa lembar kerja, daftar periksa, panduan singkat, poster, dan konten yang menarik lainnya.

Dibandingkan dengan e-book yang dibuat untuk menjangkau calon pelanggan, model ini bisa dibilang lebih efektif, karena memungkinkan bisnis membuat konten yang lebih menarik dalam waktu yang lebih singkat.

Tentu saja, format konten jenis ini akan menghemat energi.

4. Buat Konten Premium

Cara tepat memasarkan layanan bagi perusahaan yang memiliki basis penggemar khusus dan lead adalah dengan membuat konten premium.

Metode pembuatan konten ini memastikan bahwa perusahaan serius di dalam memberikan pelayanan.

Hal ini tentu berguna untuk memenuhi target dan ekspektasi pasar.

Strategi tersebut bisa diterapkan melalui berbagai media seperti portal berita online dan majalah.

Pembuatan konten yang berkualitas akan membangun citra perusahaan yang baik dalam penilaian klien. Bahkan kini beberapa bisnis yang terkonversi digital telah mencobanya.

5. Buat Opsi Berlangganan Konten

Cara ini adalah suatu keharusan, terutama untuk bisnis yang sudah menjalankan layanan untuk tujuan komersial.

Dengan menyediakan pembaruan konten eksklusif, perusahaan dapat dengan mudah menangkap nama dan alamat email setiap pengunjung yang mencoba produk sebelumnya.

Strategi membangun lead adalah bagaimana agar pelanggan mau menggunakan produk yang sama secara berulang.

Perusahaan dapat menambahkan formulir berlangganan ke halaman platform digital mereka.

Hal ini kemudian akan menjaring semua pengunjung yang datang ke situs Anda.

6. Tawarkan Obrolan Langsung di Situs Web Perusahaan (Live Chat)

Kita juga akan menemukan bahwa fungsi obrolan langsung tidak hanya membantu kredibilitas bisnis, tetapi juga memudahkan pembeli dan pelanggan untuk menghubungi bisnis Anda.

Selian itu, masih banyak alasan lain mengapa perusahaan harus menambahkan fungsi ini ke situs web.

Fitur ini dapat meningkatkan basis pelanggan perusahaan, terutama jika perusahaan menawarkan fitur kontak.

Beberapa pelanggan yang tertarik mungkin akan butuh waktu untuk melakukan komunikasi formal. Hal ini dapat terbantu dengan adanya fitur live chat tersebut.

7. Penggunaan Media Sosial yang Maksimal

Perusahaan juga dapat menggunakan media sosial untuk menghasilkan prospek di Instagram, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya.

Namun, syarat membangun lead adalah perusahaan membutuhkan konten bernilai tambah atau eksklusif yang dapat menarik calon pelanggan.

Perusahaan secara berkala dapat memposting konten iklan di media sosial.

Konten tersebut dapat memberitahu perusahaan bahwa jika ada pelanggan yang ingin mendapatkan konten eksklusif secara gratis berkelanjutan, harus memberikan alamat email.

Jika ingin mendapatkan lebih banyak lead, perusahaan harus menambahkan variasi konten yang beragam.

Menjaring lead adalah soal bagaimana Anda memikat masyarakat awam untuk mau setidaknya menengok apa yang Anda tawarkan.

8. Promosi Silang

Promosi silang adalah kerja sama atau kemitraan dengan penjual yang bukan merupakan pesaing perusahaan.

Tujuan promosi silang untuk mendapatkan lead adalah mempromosikan produk, layanan, atau keuntungan bersama melalui pertukaran prospek dengan vendor tersebut.

Strategi yang satu ini dapat membuat jangkauan promosi perusahaan jadi lebih luas. Selain itu, perusahaan tak memerlukan biaya tambahan yang besar untuk pemasaran.

Beban biaya yang juga ditanggung vendor akan terkompensasi dalam pembagian profit yang nantinya diperoleh.

Baca Juga : Pengertian Promosi Adalah

9. Memanfaatkan Momen Viral

Viral marketing adalah strategi pemasaran yang melihat dan memanfaatkan tren viral.

Dengan banyak orang yang membicarakannya, target membangun lead menjadi hal yang mudah.

Orang akan dengan mudah terdorong untuk mengkonsumsi konten dan kemudian saling berbagi.

10. Membuat Giveaway

Pemberian hadiah melalui kuis berhadiah juga merupakan bagian dari strategi efektif untuk menghasilkan prospek.

Strategi giveaway sering diterapkan oleh berbagai brand dan influencer besar. Giveaway biasanya diberikan melalui tanya jawab, kuis, atau permainan yang menarik.

Saat ini, giveaway umumnya mengharuskan banyak orang atau teman dekat diundang sebagai syarat untuk ikut berpartisipasi.

Dengan ini, makin banyak masyarakat umum yang masuk ke kolam pemasaran. Momen ini perlu ditindaklanjuti dengan komunikasi pemasaran lanjutan.

Tips Mengolah Konten untuk Lead Marketing

Tips Mengolah Konten untuk Lead Marketing

Mengelola konten dapat menjadi cara untuk membangun lead dalam dunia marketing.

Namun, tentu saja membuat dan menyediakan konten yang berkualitas bukan sebuah hal yang mudah.

Simak tips mengolah konten lead marketing berikut ini:

1. Pilih Topik Tertentu untuk Konten Marketing

Jika suatu perusahaan memiliki banyak lini produk atau layanan, maka tidak perlu terburu-buru untuk memasukkan semua topik konten.

Hal yang perlu dilakukan dalam membangun lead adalah memilih konten spesifik yang berkaitan dengan produk andalan perusahaan.

2. Mempetakan Konsep Konten

Konten yang dapat menarik masyarakat untuk menjadi pelanggan ialah yang terkonsep dengan baik.

Cobalah menuliskan item apa saja yang akan dimunculkan sehingga pembaca dengan latar belakang yang berbeda dapat dengan mudah memahaminya.

3. Buat Desain Terlihat Menarik

Konten yang telah dikonsep dengan baik, perlu memiliki tampilan dan kemasan yang menarik.

Hal ini akan membantu pembaca menikmati konten yang disajikan.

Memikat pelanggan dan lead adalah tentang bagaimana mereka secara cepat tertarik dalam hal visual.

4. Tambahkan Beberapa Elemen Dekoratif

Jangan lupa untuk menambahkan foto, data, bagan, gambar, kutipan, atau elemen lain untuk menambah estetika konten pemasaran bisnis.

Selain itu, akan sangat bagus jika perusahaan memiliki sebuah ciri khas dalam setiap produk desain yang ditampilkan.

Strategi Pemanfaatan Media Sosial Untuk Peningkatan Lead Bisnis

Pemasaran tanpa media sosial sebagai media promosi tentu akan sulit memperoleh hasil maksimal.

Oleh karena itu, manfaatkanlah berbagai platform seperti Facebook, Youtube, Instagram, dan TikTok.

Paltform ini memiliki potensi pasar yang sangat besar, dengan jutaan pengguna aktif setiap hari.

1. Pembuatan Konsep Promosi Media Sosial

Ingat, mempromosikan produk melalui media sosial membutuhkan perencanaan yang matang.

Buat konsep promosi yang informatif dan menarik dengan subjek, judul dan isi yang jelas. Agar hasilnya tetap maksimal, tentu perusahaan perlu melakukan banyak riset terlebih dahulu.

Sebuah perusahaan memang perlu melakukan riset dan analisis sebelum membuat proyek pemasaran.

Produk dan layanan yang akan diluncurkan juga dikaitkan dengan trend yang ada di masyarakat.

Hal ini akan lebih mudah menentukan konten dan platform mana yang tepat.

2. Identifikasi Media Sosial Utama yang Digunakan

Tidak semua media sosial cocok untuk semua produk. Meski identik, sulit untuk konsisten dan mendapatkan hasil maksimal dari semuanya.

Kami mendorong Anda untuk selalu memperbarui beberapa media sosial utama dengan konten interaktif.

3. Buat Konten yang Beragam dan Bernilai Lebih

Promosi media sosial tidak hanya memasukkan kata-kata yang mendorong pembeli untuk menambahkan produk ke keranjang mereka.

Perusahaan dapat menggunakan desain dan gambar yang menarik, kuis interaktif, atau informasi yang tentunya relevan.

4. Lakukan Analisis dan Optimasi SEO

Bayangkan bagaimana algoritma mesin pencari setiap hari menangani jutaan konten yang diunggah oleh pengguna di seluruh dunia.

Anda dapat mengalahkan persaingan dengan melakukan optimasi mesin pencari menggunakan kata kunci, tag, deskripsi meta, dan banyak lagi.

5. Membangun Jaringan Komunitas Pelanggan

Upaya efektif lain untuk membangun dan menarik pengguna setia ke layanan atau produk Anda adalah dengan membuat atau bergabung dengan komunitas pengguna.

Hal ini memungkinkan Anda untuk berpartisipasi dalam memberikan solusi untuk masalah pengguna.

Kesimpulan

Demikianlah bagaimana membangun sebuah sistem pemasaran berdasarkan proyeksi pelanggan.

Membangun lead adalah soal menjadikan masyarakat umum yang berposisi sebagai peminat baru maupun lama dapat mengakses informasi produk dan membuat mereka tertarik membeli.

Bagikan:

Tags

Rita Elfianis

Menyukai hal yang berkaitan dengan bisnis dan strategi marketing. Semoga artikel yang disajikan bermanfaat ya...

Tinggalkan komentar