Pangsa Pasar: Definisi, Jenis-jenis, Manfaat, Tujuan dan Strateginya

Mengenal Pangsa Pasar Secara Lebih Luas

Sebelum belajar soal pangsa pasar, Anda tentu sudah paham bahwa dalam dunia usaha selalu ada yang namanya persaingan.

Perusahaan yang satu dengan lainnya akan berusaha menjadi penguasa pasar, utamanya dalam hal penjualan yang besar.

Semakin banyak posisi penguasaan pasar suatu perusahaan, maka perusahaan juga semakin besar. Pasar sendiri merupakan pokok penting dalam dunia usaha.

Tanpa ada pasar, sudah pasti suatu usaha tidak akan bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik. Dalam istilah lain, pasar disebut konsumen.

Jika ingin menguasai pasar, sebuah perusahaan harus punya taktik atau strategi yang jitu mengingat banyak sekali pesaingnya.

Seseorang dikatakan dapat menguasai pasar jika ia berhasil mendapatkan persentase paling besar dari para pesaingnya di dunia industri.

Definisi Pangsa Pasar Secara Umum

Definisi Pangsa Pasar Secara Umum

Mungkin di awal sudah sedikit diberikan gambaran terkait bagaimana pangsa pasar itu terjadi. Namun masih banyak sekali masyarakat awam yang belum paham terkait definisi dasarnya.

Maka sebelum mengetahui jenis, manfaat, dan semua yang terkait dengannya, para pengusaha wajib tau definisinya.

Pangsa pasar adalah total persentase penjualan usaha suatu perusahaan dibanding dengan penjualan yang ada di pasar secara umum. Adapun perhitungan persentase ini bisa disesuaikan dengan lingkup perbandingannya.

Pemilik pangsa pasar, artinya pemilik persentase paling tinggi dari banyaknya pesaing usaha yang menjual produk atau jasanya di pasar. Agar lebih mudah memahami, sebuah kasus usaha cukur rambut di sebuah komplek.

Di komplek tersebut juga banyak sekali para pekerja cukur rambut. Diantara para pengusaha cukur rambut itu, usaha Anda paling banyak diminati oleh para warga komplek sehingga bisa dibilang paling laku.

Maka kondisi ini menunjukkan bahwa Anda pemegang penguasa pasar paling besar.

Macam-macam Pangsa Pasar

Macam-macam Market Share

Market share atau pangsa pasar ini punya macam jenis yang berbeda berdasarkan kategori tertentu.

Adapun kategori ini muncul karena penilaian atau pendapat dari para perusahaan besar.

Lantas apa saja macamnya? Berikut ini beberapa ulasannya:

1. Preferred Market Share

Preferred market share ini merupakan tindakan perusahaan yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan nilai pangsa pasar paling besar, dan tindakan yang dilakukan adalah dengan akuisisi perusahaan lain atau istilahnya merger.

Jenis ini dinilai cukup efektif untuk mendapatkan nilai pasar paling besar asalkan target merger berkenan melakukan kerja sama.

Dalam contoh kasusnya adalah perusahaan A yang hanya punya kekuasaan pasar senilai 15%.

Sedangkan perusahaan B yang juga bergerak di bidang yang sama, mendapatkan kekuasaan pasar senilai 20%.

Maka untuk bisa menaikkan nilai kuasanya, perusahaan A merger ke perusahaan B atau mengakuisisi perusahaan B hingga nilai kuasanya jadi 35%.

2. Mutual Fund Share

Berbeda dengan jenis sebelumnya, kali ini ada mutual fund share yang merupakan jenis pangsa pasar dengan cara pembagian kekuasaan pasar dan didasarkan atas saham milik investor.

3. Common Market Share

Selanjutnya ada common market share yang merupakan jenis pangsa pasar paling umum. Dalam hal ini terjadi persaingan dalam satu industri yang melibatkan semua perusahaan bisnis.

Masing-masing perusahaan harus punya strategi sendiri yang bisa jadi jembatan atau cara agar bisa mendominasi dalam penjualan bisnisnya di lini pasar.

Perusahaan yang memiliki jual penjualan paling tinggi lah yang akan diakui sebagai penguasa pasar paling besar.

4. Value Market Share

Jenis yang satu ini lebih mengarah ke saham bisnis yang pengambilannya berdasarkan akumulasi penjualan segmen yang terlibat.

Intinya yang jadi penguasa terbesar adalah yang sahamnya paling besar.

5. Volume Market Share

Berbeda dengan jenis sebelumnya, volume market share ini lebih mengacu pada jumlah produk atau jasa yang berhasil dijual oleh perusahaan dan dibandingkan dengan total penjualan unit di pasar.

6. Market Share Absolut

Selanjutnya ada jenis market share absolut. Jenis ini merupakan perhitungan yang dilakukan oleh perusahaan dengan andil tetap terhadap total nilai jual.

Dalam hal ini nilai penjualan perusahaan dan nilai jual pasar akan dilibatkan.

Cara menghitungnya juga cukup mudah, yakni perusahaan mengambil nilai penjualan perusahaan dalam periode tertentu.

Lantas nilai tersebut akan dibagi dengan total jual unit yang ada di pasar.

7. Market Share Relatif

Pada market share absolut acuan fokusnya adalah proporsi perusahaan dengan total penjualan.

Sedangkan pada market share relatif ini acuan fokusnya pada penjualan yang berhasil dilakukan oleh para pesaing bisnis.

Jadi perhitungan pangsa pasar nya akan dibandingkan dengan kompetitor.

Manfaat dan Tujuan Adanya Pangsa Pasar

Manfaat dan Tujuan Adanya Market Share

Pangsa pasar adalah salah satu hal penting yang memang perlu diperhatikan oleh setiap pebisnis di tengah banyaknya persaingan industri.

Tentu saja hal ini memiliki tujuan tertentu sehingga setiap perusahaan layak tahu nilai pangsa pasar yang didapatnya.

Setelah mengetahui nilai pangsa pasar, maka perusahaan sendirilah yang akan mendapatkan manfaat dari padanya.

Apa saja manfaat yang dimaksud?

Berikut ini beberapa poin manfaat mengetahui nilai pangsa pasar sebuah perusahaan:

1. Menjadi Matrik Marketer

Manfaat yang satu ini lebih berfokus pada para merketer atau karyawan yang bekerja di bidang marketing.

Pangsa pasar bisa dijadikan media untuk memperhitungkan nilai campaign dalam bidang pemasaran atau matrik pertumbuhan marketing pangsa pasar.

Sebenarnya mendapatkan nilai campaign marketing ini bisa dilakukan dengan metode return of investment.

Namun pangsa pasar jauh punya keunggulan dalam memberikan hasil karena bisa memberikan gambaran perbandingan pemasaran dengan kompetitor.

2. Memperbaiki Reputasi Perusahaan

Saat perusahaan dinyatakan menjadi penguasa pasar paling besar, sudah pasti reputasi perusahaan juga akan membaik.

Untuk memperoleh pangsa pasar yang besar, tentu perusahaan akan terdorong menciptakan strategi jitu untuk menarik banyak pelanggan.

Dari sinilah pangsa pasar difungsikan sebagai motivasi pendorong untuk memperbaiki reputasinya di tengah banyaknya para pesaing bisnis yang nilainya juga semakin baik.

3. Menginformasikan Kenaikan Keuntungan

Jika tidak ada pangsa pasar, maka para pengusaha akan lebih sulit memperoleh info terkait keuntungan yang sudah didapatkan dibandingkan para kompetitor.

Dalam hal ini jika nilai penjualan pasarnya besar maka akan menghasilkan keuntungan yang besar pula.

Begitu pula sebaliknya jika pangsa pasar yang dimiliki rendah, maka keuntungan yang didapat juga kemungkinan rendah.

Hal ini akhirnya menjadikan perusahaan bisa melakukan evaluasi agar keuntungan kedepannya bisa lebih banyak.

4. Meningkatkan Fasilitas Daya Tawar

Saat nilai kekuasaan pasar yang dimiliki oleh perusahaan sudah naik, maka secara otomatis perusahaan tersebut akan mendominasi industri tersebut.

Dari posisi yang mendominasi sektor industri tersebut, maka perusahaan bisa mendapatkan daya tawar yang lebih mudah.

Dalam hal ini perusahaan nantinya bisa lebih bebas dan mudah dalam melakukan negosiasi harga pada para pemasok atau distributor.

Dari sini jagalah para pengusaha bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar.

5. Evaluasi Efektivitas Strategi Marketing

Setiap perusahaan bisnis pasti punya strategi atau cara tertentu yang bisa dilakukan untuk menarik nilai keuntungan besar.

Ketika perusahaan berhasil mendapatkan keuntungan besar, maka secara otomatis pula ia akan memegang kekuasaan pasar paling besar.

Dari sini perusahaan lantas bisa menilai apakah strategi yang digunakan sudah tepat atau masih perlu ditingkatkan.

Saat dalam kurun waktu beberapa tahun perusahaan masih belum juga mendapatkan pangsa pasar yang besar, maka kemungkinan strategi yang digunakan kurang baik.

6. Acuan Mengembangkan Perusahaan

Perusahaan yang tak punya pesaing tentu akan lebih mudah berkembang mengingat pangsa pasarnya secara otomatis besar. Sedangkan melihat kondisi saat ini ada banyak sekali persaingan di berbagai bidang bisnis.

Inilah yang membuat perusahaan aware untuk terus berkembang agar bisa memegang kekuasaan pasar paling besar.

Perusahaan akan secara otomatis memutar otak guna membuat strategi pengembangan perusahaan.

Maka di sini target pangsa pasar bisa menjadi acuan target berkembangnya sebuah perusahaan.

Tak hanya pengembangan di bidang marketing, namun juga kreatifitas produk dan jasa yang ditawarkan.

7. Menjadi Ajang Meningkatkan Basis Pelanggan

Basis pelanggan merupakan salah satu faktor penting suksesnya perusahaan dalam memegang pangsa pasar paling besar.

Basis pelanggan sendiri merupakan kelompok pelanggan loyal. Pada dasarnya basis pelanggan ini akan muncul dan berkembang dengan sendirinya.

Namun tentu saja perkembangan basis pelanggan ada pemicunya, salah satunya adalah saat perusahaan memegang kekuasaan pasar tertinggi.

Saat perusahaan punya nilai pangsa pasar tinggi, pelanggan tidak akan berfikir dua kali untuk lebih memilih produk Anda.

Apalagi pemegang pangsa pasar paling besar biasanya sudah terjamin punya kualitas terbaik dan tentu saja kredibilitasnya paling tinggi.

8. Informasi Posisi Perusahaan

Ternyata pangsa pasar juga bisa menjadi penanda atau pemberi tahu terkait informasi posisi perusahaan.

Maksud dari posisi di sini adalah karena adanya banyak sekali kompetitor, maka akan ada gambaran posisi perusahaan mana yang memegang pasar paling tinggi hingga rendah.

Dari sini lah perusahaan bisa berkaca terkait posisi penjualan yang sudah diraih di tengah banyaknya kompetitor.

Jika posisinya memang dinilai kurang, maka perusahaan bisa lekas mengambil tindakan strategi baru untuk menaikkan posisinya tersebut.

Jika yang terjadi posisinya sudah tinggi, maka perusahaan perlu lakukan upaya agar bisa mempertahankan posisi penguasaan pasar tersebut.

Strategi Jitu Bangun Pangsa Pasar yang Tinggi

Strategi Jitu Bangun Market Share Tinggi

Setelah mengetahui apa itu pangsa pasar dan bagaimana manfaatnya di lingkup usaha, kini saatnya Anda belajar bagaimana strategi yang benar dan tepat untuk bisa membangun pangsa pasar tinggi di antara banyaknya pesaing bisnis.

Simak berikut ini beberapa penjelasan strateginya:

1. Pemilihan Jenis Bisnis Yang Masih Jarang Ada

Semakin ke sini memang semakin sulit mencari jenis bisnis yang jarang ada kompetitornya.

Bahkan jika adapun tidak ada jaminan akan laku di pasaran karena jarang dicari oleh kelompok konsumen. Meski begitu tidak ada salahnya mencoba strategi ini.

Namun tetap pastikan bahwa bisnis yang dipilih nantinya akan punya basis pelanggan yang tepat.

Akan sangat disayangkan jika punya bisnis tapi tidak punya gambaran pelanggan tetap.

2. Menurunkan Harga

Sama halnya dengan strategi pertama, strategi kedua ini pun tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Penurunan harga kemungkinan besar memang akan membuat banyak konsumen tertarik. Namun tentu ada resiko di baiknya yang harus dipikirkan.

Mulai dari kerugian hingga tercorengnya brand karena harga yang terlalu turun dan jauh dari harga pasar.

Hal ini karena harga yang terlalu turun juga akan mematikan peluang bisnis brand-brand kompetitor.

Penurunan harga boleh dan sah-sah saja dilakukan, namun tetap harus ada batasan dan aturan untuk melakukannya.

Setidaknya penurunan harga bisa dilakukan 20% dari nilai harga di pasar. Dengan begitu perusahaan dapat menarik lebih banyak pelanggan dan keuntungan.

3. Inovasi Produk

Secara sekilas strategi ini hampir mirip dengan strategi pertama, namun tentu ada perbedaan.

Pada strategi pertama, produk atau jasa yang dijual sudah ada di pasaran namun dengan tingkat kompetitor yang minim sedangkan strategi inovasi produk ini berbeda.

Pada strategi ini perusahaan bisa menciptakan produk yang sebelumnya tidak ada di pasaran dan menjadi ada.

Atau bisa juga dilakukan dengan melakukan pembaharuan terhadap produk yang sudah ada dengan versi yang lebih terbaru dan lebih canggih misalnya.

Unik bisa melakukan strategi ini, perusahaan juga harus melakukan langkah awal dengan riset pasar.

Riset pasar dilakukan untuk melihat apa yang dibutuhkan konsumen namun masih belum ada pada suatu produk tertentu.

Strategi ini dianggap sebagai salah satu cara paling jitu untuk meningkatkan pangsa pasar.

4. Analisa Kemampuan dan Kekuatan Kompetitor

Selanjutnya perusahaan juga perlu melakukan riset atau analisa kemampuan dan kekuatan kompetitor.

Dengan mengetahui kemampuan dan kekuatan kompetitor, perusahaan sendiri jadi bisa lebih mudah menyesuaikan kemampuan dan kekuatan atau bahkan mengembangkannya.

Perusahaan juga jadi bisa memperbaiki kemampuan agar menjadi brand yang jauh lebih bagus sehingga nantinya bisa menarik perhatian konsumen dan menjadi perusahaan yang memegang pangsa pasar paling tinggi. Meski begitu strategi ini harus dilakukan dengan baik dan benar.

Pasalnya ada juga perusahaan yang alih-alih menganalisa kemampuan dan kekuatan kompetitor, justru dengan tujuan menjatuhkan kompetitor tersebut tanpa mau bertanggung jawab.

Tentu hal ini dinilai kurang etis dalam dunia saing bisnis. Semua harus dilakukan secara profesional.

5. Membuat Kelompok Demografi

Mungkin selama ini ada banyak perusahaan yang punya sistem marketing bagus.

Namun pembuatan demografi kemungkinan masih kecil yang menggunakannya. Strategi ini bisa menjadi salah satu pintu pembuka untuk mengembangkan bisnis Anda.

Kelompok demografi sendiri merupakan sebuah kelompok yang dibentuk berdasarkan usia, status, hingga finansial konsumen.

Dari sini nantinya strategi pemasaran bisa dibedakan atau dibagi berdasarkan kelompok demografi tersebut.

Produk yang disediakan juga akan semakin banyak karena menyesuaikan dengan banyaknya kelompok demografi yang dibuat.

Dengan adanya strategi ini, konsumen akan merasa lebih diperhatikan. Pasalnya akhirnya konsumen akan lebih tertarik beralih ke perusahaan Anda.

6. Optimalisasi Promosi

Promosi atau marketing bisa dikatakan sebagai salah satu pondasi penting dari adanya sebuah bisnis.

Tanpa adanya promosi yang baik, sebuah bisnis tidak akan bisa berjalan dengan baik. Karenanya perusahaan harus memperhatikan sistem promosi yang digunakan.

Saat ini hampir segala macam jenis promosi ada dan memudahkan para pebisnis.

Mulai dari promosi yang dilakukan dari mulut ke mulut, promosi dengan poster, hingga penggunaan media online. Utamanya media online, saat ini hampir semua bidang bisnis menggunakannya.

Mulai dari media sosial hingga website khusus pun menjadi target media promosi yang diunggulkan. Perusahaan bisa mencoba semua jenis media sosial yang ada untuk memaksimalkan promosi.

Meski begitu, strategi ini harus dilakukan dengan tepat agar target yang didapat juga sesuai.

Anda bisa lakukan strategi ini dengan terlebih dulu mempelajari cara kerja dan karakteristik tiap media sosial. Pasalnya tiap media sosial ini punya karakteristiknya sendiri.

Termasuk dalam hak kategori konsumen, semuanya bisa diatur sendiri di dalam media sosial online ini. Adanya fitur-fitur yang ada di media sosial akan semakin memudahkan perusahaan melakukan promosi.

Selain itu, ciptakan juga website atau situs khusus untuk memperkenalkan bisnis sekaligus melakukan promosi agar lebih luas lagi.

Bisa dibilang, strategi yang satu ini menjadi strategi paling penting untuk mencapai target data pangsa pasar yang tinggi.

7. Menciptakan Variasi Produk

Strategi variasi produk ini berbeda dengan inovasi produk. Variasi produk lebih tertuju pada varian dari inovasi produk yang dibuat.

Misalnya perusahaan menciptakan produk A, kemudian dari produk A ini diciptakan variasi A1, A2, A3, dan seterusnya.

Dengan adanya variasi produk ini konsumen akan semakin tertarik untuk mencoba variasi produk baru dari produk induk tersebut.

Adanya variasi produk juga menjadi warna tersendiri untuk para pecinta produk tersebut. Konsumen juga jadi lebih bebas memilih mana variasi yang diminati.

8. Memberikan Pelayanan Terbaik

Strategi yang satu ini mungkin terlihat klise namun perannya sangat penting.

Perusahaan sebagai apapun jika pelayanannya buruk maka konsumen akan enggan menjadi pelanggan di perusahaan tersebut. Pelayanan terbaik harus diberikan pada semua jenis konsumen.

Perusahaan tidak boleh memandang sebelah mata pada konsumen manapun, artinya semua konsumen punya kedudukan yang sama untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Mulai dari cara mempromosikan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, menawarkan harga, hingga pemberian barang ke konsumen harus dilakukan dengan baik dan benar.

Pelayanan yang baik meskipun produk yang dijual masih belum maksimal, tidak menutup kemungkinan akan mendatangkan pelanggan-pelanggan baru.

Semakin banyak pelanggan maka semakin besar peluang perusahaan memegang kekuasaan pasar tertinggi.

9. Memperhatikan dan Mempertahankan Motivasi Karyawan

Di luar sana masih ada banyak sekali perusahaan yang bagus dalam hal teori pemasaran namun tidak memperhatikan motivasi karyawan yang bekerja di dalamnya.

Padahal jika ditelisik, faktor motivasi karyawan ini menjadi salah satu penyangga penting dari sebuah bisnis.

Bahkan bisa dibilang motivasi karyawan ini adalah salah satu kunci keberhasilan perusahaan untuk mendapatkan target pangsa pasar paling besar.

Bayangkan saja jika setiap saat karyawan punya motivasi kerja yang bagus, maka kinerjanya juga akan semakin bagus.

Kinerjanya yang sangat bagus tersebut lantas akan membuat perusahaan berkembang dengan sendirinya.

Lantas bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk memperhatikan dan mempertahankan motivasi karyawan?

Caranya adalah dengan mencoba memberikan aturan kerja yang fleksibel. Selain itu keterlibatan karyawan dalam hal apapun yang berkaitan dengan bisnis juga harus diperhatikan.

Karyawan yang selalu dilibatkan dalam keputusan perusahaan akan merasa lebih dihargai.

Kemudian perusahaan juga bisa melakukan tindakan lebih terbuka terhadap karyawan. Perusahaan bisa menanyakan apa yang menjadi keinginan karyawan demi kenyamanan bekerja.

Dari situ perusahaan bisa menyesuaikan dengan apa yang bisa diwujudkan perusahaan.

Perusahaan juga hendaknya memberikan kesempatan pada semua karyawan untuk mengerjakan proyek yang diminati dan mampu dikerjakan oleh karyawan tersebut.

Sokong juga kemampuan karyawan dengan memberikan kesempatan pelatihan atau sejenisnya.

10. Meningkatkan Brand Awareness

Istilah brand awareness mungkin sudah cukup familiar bagi Anda. Brand awareness ini juga patut jadi salah satu kunci keberhasilan dalam meraih pangsa pasar di dunia industri.

Brand awareness bisa tercipta dengan adanya inovasi dan keunggulan bisnis tersebut.

Saat sebuah bisnis sudah punya keunggulan, maka secara otomatis konsumen juga akan  jauh lebih mudah mengenal bisnis tersebut.

Maka untuk menjadi pelanggan di perusahaan tersebut pun para konsumen jadi tidak perlu berpikir berulang kali.

Di sekitar Anda mungkin sudah banyak sekali contohnya, utamanya bisnis di bidang makanan dan minuman.

Meskipun setiap brand ini bergerak di bidang yang sama, namun setiap brand punya keunggulan masing-masing.

Ada yang unggul dalam hal penyajiannya, rasanya, harganya, hingga varian dan bonus yang diberikannya.

Dari sini perusahaan bisa mulai memikirkan apa yang bisa ditunjukkan kepada konsumen agar tumbuh brand awareness yang tepat.

Baca Juga: Personal Branding : Pengertian, Manfaat dan Contoh

11. Prioritaskan Pelanggan Baru dan Lama

Pelanggan baru memang berbeda dengan pelanggan lama, namun keduanya tetap harus mendapatkan prioritas yang layak dalam sebuah bisnis. Strategi ini bisa jadi elemen yang cukup penting untuk meningkatkan pangsa pasar.

Meskipun sama-sama harus diberikan tindakan prioritas, namun cara yang dilakukan bisa dibedakan dari sisi promosinya.

Untuk pelanggan lama yang sudah tahu dan paham terkait produk apa saja yang ada, maka tindakan prioritasnya bisa dengan memberikan diskon.

Sedangkan untuk pelanggan baru, lakukan promosi atau pengenalan produk setiap kali ada produk baru yang keluar.

Langkah ini bisa dilakukan dengan media email marketing. Dengan komunikasi yang rutin dijalin, maka pelanggan baru juga akan merasa lebih diperhatikan.

Adanya sikap prioritas untuk pelanggan baru dan lama ini, akan membantu perusahaan untuk mempertahankan pelanggan agar tidak beralih ke perusahaan lain yang mungkin juga bergerak di bidang bisnis yang sama.

12. Menempatkan Posisi Brand Yang Unik

Membuat posisi brand agar lebih unik, tidak harus dibuat dengan memperbarui logo atau gambaran dari brand tersebut.

Menempatkan posisi brand agar lebih unik juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan kompetitor.

Setiap bisnis pasti punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Perusahaan bisa mulai mengumpulkan apa saja yang dinilai kurang dari brand lain.

Lantas ciptakan segmen bisnis yang menggabungkan kekurangan para kompetitor sehingga kekurangan itu jadi kelebihan.

Dari sini lah akan tercipta keunikan brand secara otomatis. Nantinya para konsumen akan lebih tertarik karena apa yang dicari selama ini akhirnya terwujud.

Secara tidak langsung strategi ini akan mengundang banyak calon basis pelanggan.

Kelebihan dan Kekurangan Pangsa Pasar

Kelebihan dan Kekurangan Market Share

Banyak orang terlalu fokus memikirkan meraih pangsa pasar dan target pasar paling besar, tanpa disadari ternyata hal tersebut punya kelebihan dan kekurangan.

Apa saja kelebihan dan kekurangan tersebut?

1. Kelebihan

Secara garis besar, ada dua kelebihan pangsa pasar di bidang bisnis, yaitu:

  • Pangsa pasar memudahkan setiap perusahaan dalam membandingkan kemampuannya dengan para kompetitor yang ada di pasar yang sama. Dari perbandingan ini lantas dapat diperoleh tingkat total persaingan dari semua perusahaan yang bersaing tersebut.
  • Pangsa pasar menjadi indikator berkembangnya perusahaan di lini bisnis yang ada. Perusahaan jadi punya motivasi untuk terus berkembang di tengah badai persaingan para pebisnis lain yang ada di pasar yang sama.

Saat perusahaan sudah berhasil memegang kekuasaan pasar dalam beberapa tahun dan terus bertahan, maka hal ini bisa jadi patokan bahwa perusahaan tersebut sudah berhasil menerapkan strategi marketing yang tepat.

2. Kekurangan

  • Meskipun pangsa pasar bisa jadi indikator perkembanhan perusahaan, namun pangsa pasar tidak bisa jadi indikator keberhasilan sebuah perusahaan secara signifikan. Bisa jadi perusahaan memegang kuasa pasar namun keuntungan yang didapat ternyata minim.
  • Tingginya tingkat monopoli persaingan bisnis menjadi hal yang sulit diruntuhkan oleh perusahaan-perusahaan kecil sehingga sulit untuk berkembang.

Pangsa pasar memang bisa menjadi salah satu hal yang penting dalam dunia bisnis. Namun hal tersebut tidak bisa jadi tolak ukur keberhasilan perusahaan dalam meraih keuntungan yang lebih besar.

Meski begitu nilai pangsa pasar yang besar bisa jadi jalan yang memudahkan untuk keberhasilan usaha.

Saat banyak konsumen yang sudah mengenal perusahaan Anda karena pangsa pasar, maka hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya karena sudah tercipta basis pelanggan dari hasil pangsa pasar yang besar.

Bagikan:

Tags

Joko Warino

Seorang praktisi SEO (Search Engine Optimization) dari tahun 2013 yang selalu berusaha meningkatkan kemampuan seiring dengan perubahan logaritma yang dilakukan oleh Google.

Tinggalkan komentar