Apa itu Power Supply? Cara Memilih Untuk PC Anda

Apa itu Power Supply Cara Memilih Untuk PC Anda

Ritaelfianis.id – Power supply adalah perangkat keras yang berfungsi sebagai sumber daya dan energi yang digunakan komputer atau perangkat lain untuk beroperasi.

Power supply ini mengubah arus yang diambil dari sumber daya seperti stop kontak, baterai, atau generator.

Selanjutnya power supply mentransmisikan daya yang diambil ke perangkat yang terhubung.

Untuk tahu lebih lanjut apa itu power supply, fungsi serta jenisnya, silakan simak ulasan lengkap di bawah ini.

Apa itu Power Supply?

Apa itu Power Supply

Power supply (PS) merupakan seperangkat komponen elektronik yang dirancang untuk memberi daya pada satu atau lebih perangkat elektronik.

Alat ini juga dapat digunakan untuk mengubah beberapa bentuk energi yang berbeda menjadi energi listrik, seperti energi matahari, energi mekanik, dan energi kimia.

Menghidupkan beberapa perangkat elektronik memerlukan sejumlah power supply tergantung kebutuhan perangkat itu sendiri.

Power supply menerima daya dari outlet listrik dan mengubah daya arus bolak-balik (AC) menjadi daya arus searah (DC) yang dibutuhkan oleh komputer.

Alat ini juga digunakan untuk mengatur besaran daya pada perangkat, namun tidak berlebihan. Ini membuat komputer berjalan dengan lancar tanpa terlalu panas.

Power supply adalah salah satu bagian terpenting dari komputer, server, dan perangkat elektronik lainnya.

Tanpa power supply, komponen perangkat lainnya tidak akan berfungsi dengan baik.

Pada perangkat komputer atau lainnya, power supply dapat ditemukan pada kabel yang digunakan untuk mengirimkan daya ke perangkat elektronik komputer dan lainnya.

Mengenal Fungsi Power Supply

Anda telah mengetahui pengertian dan letaknya pada perangkat elektronik komputer dan lain-lain.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang bisa menjadi jawaban dari pertanyaan apa fungsi power supply selain memberi daya pada elektronik.

  • Mengatur tegangan arus listrik agar tidak melebihi batas maksimum kebutuhan perangkat.
  • Menyediakan daya cadangan berupa baterai. Contoh fitur ini adalah UPS yang dirancang untuk mencegah pemadaman listrik secara tiba-tiba saat dimatikan.
  • Mengubah arus bolak-balik tegangan tinggi (AC) menjadi arus searah (DC) tegangan rendah.

Ketahui Jenis Power Supply

Power supply meskipun memiliki fungsi yang sama, namun memiliki beragam jenis. Setidaknya terdapat lima jenis yang bisa kita temukan di pasaran.

Berikut ini mengenai jenis-jenisnya yang penting untuk Anda ketahui, diantaranya adalah:

1. Jenis regulated

Jenis regulated ini digunakan untuk menjaga stabilitas dan jumlah tegangan serta energi listrik yang dapat diterima dan digunakan perangkat.

Contohnya adalah header pengisi daya ponsel yang biasanya dibatasi hingga 5W, 6W, dan 120W untuk menghindari panas berlebih.

2. Jenis unregulated

Seperti namanya, unregulated adalah jenis yang memungkinkan pengguna untuk mengubah kekuatan daya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Jenis ini biasanya dipasang di perangkat dinamis yang sering berubah dan tidak memiliki sumber serta beban yang konstan.

3. Tipe internal

Tipe internal adalah jenis yang terpasang di motherboard dan chip utama. Sebagian besar komputer desktop memiliki power supply internal yang terhubung langsung ke motherboard.

Selain komputer pribadi, alat ini juga digunakan di speaker dan pemutar CD/DVD

4. Tipe eksternal

Jenis eksternal ini biasanya terpisah dari motherboard atau chip utama perangkat elektronik. Tipe ini secara fisik mudah dilihat.

Perangkat elektronik kecil seperti laptop dan hard drive eksternal biasanya menggunakan sumber daya eksternal untuk mengisi baterai internalnya.

5. Tipe yang dapat disesuaikan

Jenis ini disebut juga adjustable, yang dapat mengubah dan mengatur arus daya sesuai permintaan pengguna.

Umumnya arus diubah menggunakan tombol mekanis yang terdapat pada perangkat.

Komponen yang Terdapat pada Power Supply

Pada power supply itu sendiri, dibutuhkan beberapa komponen yang perlu ada untuk berhasil membentuk tegangan di dalam perangkat. Lalu, power supply terdiri dari apa saja?

Berikut adalah beberapa hal tersebut, diantaranya:

  • Transformator, adalah komponen yang digunakan untuk mentransmisikan energi listrik di beberapa sirkuit listrik karena induksi elektromagnetik.
  • Dioda, merupakan kombinasi dua elektroda (anoda dan katoda) yang berfungsi untuk mentransfer energi di bawah tegangan maju dan membatasi arus di bawah tegangan balik.
  • Kapasitor, bagian yang merupakan elemen pengubah arus bolak-balik menjadi tegangan searah.
  • Resistor, adalah komponen yang digunakan untuk menurunkan, membagi, dan membatasi arus yang masuk ke perangkat.
  • IC Regulator, merupakan komponen yang mengatur tegangan yang diterima oleh perangkat elektronik. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas perangkat.
  • LED, komponen terakhir yang mirip seperti dioda semikonduktor, dengan fungsi khusus.

Bagaimana Power Supply Bekerja?

Cara kerja power supply adalah memasok daya listrik ke komputer untuk menyalakannya.

Teknis kerjanya adalah ketika pengguna menyalakan power untuk komputer, power supply melakukan pengecekan dan pengujian sebelum menyalakan sistem komputer.

Tes yang berhasil akan mengirimkan sinyal (daya yang baik) dari power supply ke papan utama yang menunjukkan bahwa sistem komputer siap dioperasikan. Kemudian membagi daya sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan masing-masing komponen komputer.

Power supply tidak hanya memberikan daya ke komponen komputer, tetapi juga mempertahankan aliran arus yang stabil ke berbagai komponen ini.

Dari definisi power supply dan deskripsi fungsional di atas, kita tahu jika komponen ini sama pentingnya dengan CPU komputer, yang sering dianggap sebagai otak komputer.

Power supply yang rusak mengganggu aliran daya ke komponen komputer.

Bagaimana Cara Memilih Power Supply yang Cocok untuk PC Anda?

Ada banyak power supply komputer di pasaran. Tentunya Anda harus memilih yang terbaik untuk perangkat berdasarkan fungsinya.

Berikut merupakan tips dalam memilih supaya pengguna bisa memperoleh manfaat sesuai kebutuhan:

1. Sesuaikan dengan daya yang dibutuhkan

Semua komputer memiliki spesifikasi untuk komponen yang berbeda. Oleh karena itu kebutuhan daya tidak sama.

Kartu grafis dan CPU adalah komponen yang paling banyak mengkonsumsi daya, diikuti oleh motherboard dan hard disk.

Oleh karena itu, pastikan daya yang dihasilkan memenuhi kebutuhan komputer.

Sebagai contoh, katakanlah penggunaan daya total komputer adalah 450 watt. Anda harus memilih power supply 450 watt. Ini akan mencegah kerusakan dan korsleting ke komputer.

Saat memilih power supply berdasarkan daya, Anda harus memilih kapasitas yang paling sesuai tidak kurang atau berlebihan. Jika terlalu banyak daya dibandingkan dengan kebutuhan komputer, maka power supply akan menjadi tidak efisien.

Inefisiensi terjadi karena komputer mengambil daya dari power supply yang tidak sebanding dengan konsumsi daya power supply.

2. Cek rating efisiensinya

Produk listrik memiliki label seperti 80 Plus, Bronze, dan Gold yang merupakan peringkat efisiensi untuk produk power supply.

Efisiensi itu sendiri adalah ukuran dari kemampuan power supply untuk menyalakan komputer.

Ada enam tingkat sertifikasi: 80 Plus, Bronze, Silver, Gold, Platinum dan Titanium.

Semakin tinggi peringkat efisiensi, semakin banyak daya yang masuk ke komputer. Oleh karena itu, periksa peringkat efisiensi power supply untuk daya optimal.

Power supply yang baik membuang kurang dari 20% energinya sebagai panas, mencapai tingkat efisiensi 80%.

Pada efisiensi 80%, power supply telah melewati proses pemeriksaan kualitas dan memenuhi syarat untuk sertifikasi 80 Plus.

3. Pilih jenis power supply terbaik dari sisi konektivitasnya

Dalam hal konektivitas, ada tiga jenis power supply: modular, non-modular, dan semi-modular.

Power supply modular memiliki kabel konduktor terpisah, sedangkan non-modular digabungkan, sedangkan semi-modular adalah kombinasi dari keduanya.

Power supply semi-modular memiliki kabel daya yang tidak dapat dilepas untuk CPU dan motherboard.

Hanya power supply PCI dan SATA yang merupakan semi-modular. Sedangkan power supply non-modular adalah yang paling umum, jenis ini paling murah dibandingkan jenis lainnya.

Namun, power supply non- modular seringkali terlihat berantakan. Hal itu karena kabel yang tidak terpakai akan terlihat berserakan dan menjuntai di meja.

Untuk tampak rapi, Anda dapat memilih power supply modular. Namun, kelemahan dari jenis power supply ini adalah harganya lebih mahal.

4. Perhatikan ukuran power supply

Ukuran juga harus dipertimbangkan saat memilih power supply.

Biasanya pada komputer telah disiapkan ruang untuk mengatur power supply. Ukuran yang salah akan mempersulit pemasangan power supply.

Anda dapat memilih ukuran yang cocok untuk komputer.

  • Power Supply ATX berukuran sekitar 15 x 14 x 8.6 (dalam CM)
  • Dimensi Power Supply SFX berukuran 12,5 x 10 x 6,35 (dalam CM)
  • Power Supply SFX-L umumnya berukuran 12,5 x 13 x 6,35 (dalam CM)

Selain yang telah disebutkan, mungkin ada ukuran lain di pasaran yang juga Anda temukan.

Jadi, pastikan memilih ukuran yang benar untuk perangkat komputer, karena akan menentukan efektivitas fungsi power supply itu sendiri.

Bagaimana Memilih Power Supply untuk HP jika Diperlukan?

Agar tidak menyesal membeli power supply ponsel, ada baiknya Anda membeli sesuai kebutuhan.

Lalu, bagaimana cara memilih power supply HP yang tepat saat membutuhkannya? Simak penjelasan di bawah ini.

1. Pastikan keaslian power supply hp

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memastikan keaslian power supply untuk HP.

Selain itu, memastikan power supply yang asli juga dapat menjaga perangkat agar tidak cepat rusak. Karena yang tidak asli biasanya akan berpengaruh pada fungsi perangkat itu sendiri

  • Power Supply asli biasanya membawa nomor asli dan tidak dapat ditiru.
  • Anda harus memeriksa kelengkapan paket saat membeli secara online. Di dalam paket, apakah sudah lengkap atau belum. Selain itu, kemasan plastik power supply yang asli akan tetap kedap udara.
  • Power supply biasanya juga dilengkapi dengan buku petunjuk dan kartu garansi. Hati-hati saat membeli tanpa garansi.
  • Harganya juga sangat murah, jadi hati-hati jangan sampai tertipu dengan harga yang murah.

2. Pilih power supply yang sesuai dengan kebutuhan hp

Jangan sampai menyesal memilih power supply HP yang salah. Sesuaikan perangkat power supply dengan apa yang hp Anda butuhkan.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih power supply yang cocok untuk hp Anda:

  • Pertama, buka situs resmi yang menjual berbagai power supply ponsel. Pastikan situs tersebut asli dan resmi.
  • Kemudian pilih power supply yang tersedia di situs web. Pelajari karakteristiknya satu per satu.
  • Terakhir, konfirmasikan jenis ponsel yang ingin Anda perbaiki.

Jika ponsel yang ingin diperbaiki membutuhkan daya dan ampere yang cukup besar, cari power supply dengan voltase dan ampere yang tepat.

Namun, jika hanya ingin memperbaiki ponsel yang kebutuhan dayanya kecil, Anda dapat membeli tipe yang lebih sederhana.

Rekomendasi Power Supply PC Terbaik

Cara mengetahui power supply terbaik salah satunya adalah dari tingkat penjualan di marketplace.

Berikut ini tiga produk power supply terbaik yang dipilih dengan cermat berdasarkan metode pemilihan di atas.

1. Power supply dari Be Quiet! Dark Power 12

Power supply merk Dark Power 12 ini merupakan salah satu dari seri unggulan Be Quiet!.

Jenis ini merupakan jawara di tingkat efisiensi tinggi. Dengan didukung teknologi tinggi pada perangkat, Power supply satu ini memberikan performa yang efisien.

Dengan efisiensi energi hingga 95,5%, Dark Power 12 mendapat sertifikasi 80 PLUS Titanium.

Keunggulan lainnya adalah konsumsi listrik yang lebih hemat. Untuk perangkat komputer dengan spesifikasi tinggi sangat cocok menggunakan power supply satu ini.

Diketahui juga power supply ini berjenis modular 750 watt dengan harga mulai dari Rp 3,2 juta rupiah.

Berdimensi 17,5 cm × 15 cm × 8,6 cm. Jika merasa cocok dengan power supply satu ini silakan cari di marketplace pilihan Anda.

2. Power supply BitFenixFormula Bronze

Produk satu ini dikenal dengan keunggulannya yang mengedepankan sisi keamanan.

Fungsi proteksi yang mumpuni membuat BitFenix Formula Bronze memiliki risiko korsleting yang sangat jarang untuk terjadi.

Didukung dengan kapasitor utama yang terkenal kualitasnya, yakni teknologi power supply dari Jepang, membuat power supply ini mendukung kinerja kartu grafis dengan level yang tinggi. Produk ini juga dibekali dengan sistem wattage+12V.

Produk ini berjenis non-modular 500 watt dimensi 14 cm × 15 cm × 8,6 cm.

Harga power supply jenis ini dipatok mulai dari Rp810.000, cukup terjangkau dibandingkan dengan produk sebelumnya. Namun, silakan mengingat lagi kelebihan dan kekurangan dari jenis non-modular.

3. Power supply dari Seasonic FOCUS PX (OneSeasonic)

Jika power supply biasanya akan cepat rusak karena suhu yang terlalu tinggi, pada produk power supply kali ini dilengkapi kipas dengan tiga fungsi pendinginan sekaligus.

Anda tidak perlu khawatir, produk ini akan terlindungi dari suhu tinggi saat melakukan kerja yang berat.

Dilengkapi dengan teknologi andal Fluid Dynamic Bearing yang akan membuat produk menjadi awet.

Menghasilkan putaran angin yang sangat halus karena power supply ini dapat memberikan pelumas otomatis pada perangkat kipas.

Dengan hal tersebut, produk power supply dari Seasonic sangat direkomendasikan karena akan memiliki usia penggunaan yang panjang.

Diketahui power supply ini berjenis modular 850 watt. Dengan spesifikasi demikian, harga yang dipatok mulai dari Rp 2,5 juta. Dimensi produk ini adalah 14 cm × 15 cm × 8,6 cm.

Jika ingin membeli produk ini, silahkan beli di marketplace yang biasa Anda gunakan.

Penutup

Fungsi power supply sangat berguna bagi perangkat komputer atau elektronik Anda lainnya.

Namun, karena jenisnya beragam, Anda juga harus jeli dalam memilah dan memilih mana yang cocok untuk kebutuhan agar dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

Bagikan:

Tags

Rita Elfianis

Menyukai hal yang berkaitan dengan bisnis dan strategi marketing. Semoga artikel yang disajikan bermanfaat ya...

Tinggalkan komentar