Database Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Lainnya

Database Adalah Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Lainnya

Dalam dua tahun terakhir ini, pandemi memaksa manusia untuk semakin bergantung pada gadget yang mereka miliki, seperti smartphone dan laptop.

Dalam perangkat tersebut,  database adalah salah satu bagian yang tidak terlepaskan.

Bagi Anda yang tidak terlalu familiar dengan database, tulisan ini akan sangat membantu dalam memahami pengertian, konsep kerja, hingga manfaat dari penggunaannya sebagai ladang bisnis.

Berikut adalah pembahasannya.

Pengertian Database

Pengertian Database

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum masuk ke materi yang lebih dalam adalah mengetahui arti dari topik yang sedang dibahas.

Database adalah sekumpulan data dalam satu server yang bisa diakses oleh komputer yang saling terkoneksi yang nantinya akan diolah dengan tujuan untuk mempermudah proses pencarian, penyimpanan, hingga penghapusan data.

Jadi, database ini erat kaitannya dengan informasi dasar sebuah sistem.

Pengertian Database Dari Para Ahli

Setelah mengetahui pengertian secara garis besar, dimana database adalah sekumpulan data yang saling terkoneksi dan bisa diakses dari berbagai perangkat, mari kita bahas juga menurut para ahli, berikut adalah bahasannya.

1. T Date

Menurut Date, database adalah koleksi data operasional yang sengaja disimpan dan dipakai sistem aplikasi suatu organisasi. Terdapat 3 jenis data yaitu input, output dan operasional.

Data input adalah data yang dimasukan ke dalam sistem atau server, output adalah data yang dikeluarkan dari sistem atau server dan data operasional adalah data yang disimpan di dalam sistem database.

2. Bambang Harianto (2004)

Database adalah kumpulan data yang berkaitan secara logik dengan mempresentasikan fenomena secara terstruktur di dalam domain untuk mendukung aplikasi pada sistem tertentu.

3. Inmon (2005 : 493)

Database adalah yaitu sekumpulan data yang saling berhubungan dan disimpan (biasanya dengan redudansi yang terkontrol dan terbatas) berdasarkan skema atau struktur tertentu.

Sebuah database dapat melayani single atau multiple application.

4. Kristanto (2004 : 10)

Dikutip dari Kristanto, database merupakan kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan instansi dalam batasan tertentu.

5. Gordon C. Everest

Gordon berpendapat, database adalah suatu koleksi atau kumpulan data yang bersifat mekanis, shared atau terbagi, terdefinisi secara formal dan juga terkendali.

Pengendalian tersebut bersifat terpusat dalam satu organisasi.

6. Anhar (2010 : 45)

Menurut Anhar, database merupakan sekumpulan tabel yang berisi data yang merupakan kumpulan dari field atau kolom.

Struktur file yang menyusun sebuah database adalah data record atau field.

7. Connolly and Begg (2010 : 65)

Menurut mereka berdua, database merupakan sekumpulan data tersebar yang berhubungan secara logis dan penjelasan dari data ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi.

8. Kustiningsih (2011 : 146)

Database adalah struktur penyimpanan data untuk mengakses, menambah dan memproses data yang disimpan dalam sebuah database komputer, diperlukan sistem manajemen seperti MYSQL server.

Fungsi Database

Segala hal di dunia ini pasti memiliki fungsi atau nilai guna, tak terkecuali database.

Fungsi utama mencegah terjadinya data ganda. Selain itu, fungsi lainnya diantaranya adalah :

  1. Membantu mengidentifikasi data. Itulah sebabnya kenapa dapat mencegah terjadinya data ganda.
  2. Dapat membantu pengelompokan informasi berdasarkan informasi yang telah diinput sebelumnya. Sehingga data tidak akan tercampur antara satu dengan yang lainnya. Semua akan berkumpul sesuai dengan spesifikasinya.
  3. Menjadi solusi terkait masalah ruang penyimpanan pada sebuah aplikasi. Ini karena database berperan langsung pada sistem penyimpanan atau memori.
  4. Merupakan media yang dapat menjaga kualitas informasi yang diinput. Mempermudah proses mengakses,  menyimpan, meng-update hingga proses penghapusan informasi yang sebelumnya telah diinput.
  5. Dapat mencegah kemunculan data yang serupa di tempat-tempat yang berbeda. Serta menjamin keamanan informasi atau data yang telah tersimpan menggunakan sistem password.

Jenis-jenis Database Beserta Contohnya

Jenis-jenis Database Beserta Contohnya

Database adalah tempat mengolah data yang memiliki beragam jenis. Sejauh ini, ada lima jenis yang sering dimanfaatkan user dalam membangun sebuah sistem informasi.

Berikut ini adalah penjabaran dari lima jenis yang paling populer digunakan beserta contoh-contoh software dari tiap jenis databasenya, jenis dan contoh yang dimaksud ialah :

1. End User Database

End user database adalah jenis yang biasanya tersusun atas beragam data yang merupakan hasil pengembangan data end user dalam laman kerja mereka. Salah satu contoh software jenis ini adalah SQLite.

Ini merupakan contoh yang masuk ke pemrograman library C. Salah satu database yang cocok untuk menyimpan data end user, karena tertanam di dalam program akhir sebuah perangkat komputer.

SQLite tidak termasuk dalam database client server. Namun banyak digunakan dalam software database sebagai ruang penyimpanan. SQLite menjadi sistem yang paling banyak digunakan contohnya pada smartphone.

2. Relational Database

Merupakan database management system yang mengelompokan data berdasarkan hubungan antar datanya.

Biasanya, jenis ini menggunakan SQL atau Structured Query Language sebagai bahasa pemrogramannya. Berikut contohnya :

  • Firebird

Firebird adalah SQL yang dapat beroperasi di perangkat Windows, Mac OS X serta Linux.

Firebird merupakan salah satu cabang open source Borland Interbase tahun 2000 yang masih digunakan hingga sekarang.

  • Interbase

Selanjutnya adalah interbase, Sistem ini termasuk dalam RBMS yang paling berbeda.

Footprint sistem ini cukup minim dan tidak memiliki persyaratan administrasi seperti sistem lainnya.

Interbase merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Borland atau Embarcadero Technologies yang masih compatible pada sistem Windows, Linux, MacOS, iOS hingga Android.

  • MemSQL

MemSQL merupakan sistem informasi berbasis SQL yang in-memory dan terdistribusi.

Berfungsi untuk mengkompilasi SQL dalam kode melalui sebuah proses pembuatan kode dalam sistem informasi.

  • IBM Db2

IBM Db2 adalah sistem yang dikembangkan IBM. Dalam versi terbarunya, IBM Db2 memiliki fungsi ganda yang bukan hanya dapat mendukung fitur non relasional, namun juga dapat mendukung fitur relasional.

  • SAP HANA

Contoh aplikasi selanjutnya ini memiliki orientasi ke kolom dan jaringan antar tabel. Fungsi utamanya yaitu sebagai server yang dapat menyimpan dan mengambil informasi sesuai aplikasi.

SAP HANA adalah sistem yang juga bisa melakukan proses data spasial, menganalisis teks, streaming, prediksi hingga memproses data grafik. Sistem ini dikembangkan langsung oleh SAP SE.

  • Oracle Database

Dikembangkan oleh Oracle, sistem area global ini mengacu ke susunan memori server-side. Sistem ini dapat menyimpan perintah SQL, chace, data pengguna hingg menyimpan riwayat transaksional.

  • MongoDB

Berorientasi pada file cross platform dan open source. Sistemnya dikelompokan dalam program database NoSQL karena menggunakan file dokumen yang memiliki kemiripan dengan skema JSON.

  • MariaDB

MariaDB adalah MySQL yang memiliki tujuan untuk mempertahankan kompatibilitas tinggi dari MySQL. MariaDB berkapasitas XtraDB yang dirancang untuk menggantikan InnoDB.

  • PostgreSQL

Memiliki fungsi menyimpan informasi dengan aman dan memungkinkan melakukan pengembalian data untuk merespon permintaan dari aplikasi lain. Mampu bekerja pada mesin kecil hingga mesin besar.

Bahkan sistem ini bisa digunakan bersamaan oleh banyak user di waktu yang sama.

Sistem ini menjadi pengaturan default untuk sistem Mac OS namun tetap dapat digunakan pada Linux dan Windows dengan penyesuaian.

  • MySQL

Telah dipercaya untuk menjadi komponen data utama dalam berbagai produk teknologi.

Diantaranya adalah yang sering kita gunakan seperti WordPress, Youtube, Google, Facebook, phpBB dan MODx.

3. Distributed Database

Distributed adalah jenis yang basis datanya disimpan pada beberapa komputer berbeda yang letaknya berada dalam satu lingkup atau menyebar dan dihubungkan dengan jaringan komputer lain yang saling terhubung.

Database dapat mendistribusikan informasi pada beberapa perangkat yang berada dalam satu server terorganisir melalui database administrator.

Jenis ini dinilai dapat meningkatkan kinerja end user. Contoh software jenis ini adalah Microsoft Access.

Ini merupakan DBMS yang mengkolaborasikan microsoft jet database engine dan alat yang digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak. Sistem ini mampu menyimpan informasi dengan formatnya sendiri.

User dapat melakukan impor data atau menghubungkan jaringan langsung ke data yang disimpan dalam database lain.

Sistem ini bersifat portable karena tidak membutuhkan server basis data yang aktif.

4. Warehouse Database

Warehouse adalah jenis data dasar yang biasanya digunakan dalam melaporkan dan menganalisis data.

Jenis ini dapat menyimpan data paling update serta dapat menyimpan historis data dalam satu tempat.

Warehouse adalah komponen yang berada di belakang layar sering disebut sebagai pusat intelegensi bisnis.

Ini karena kemampuannya dalam mengolah data yang dapat digunakan dalam analisis hingga pembuatan laporan.

Contohnya Microsoft SQL Server.

Ini adalah sistem yang memiliki fungsi sebagai penyimpan dan mengambil informasi yang sesuai dengan permintaan aplikasi lain. Ini memungkinkan sistem dapat bekerja melalui komputer lain yang terhubung dengan internet yang sama.

Microsoft sendiri telah mengeluarkan 12 Microsoft SQL Server dengan edisi yang berbeda.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah user dalam mencari sistem yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing komputer yang dimiliki user.

5. Operational Database

Operational database adalah jenis yang bisa disebut juga dengan OLTP atau On Line Transaction Processing database.

Jenis ini bisa digunakan untuk mengolah informasi dan mendapatkan hasilnya secara real time.

Hal yang memungkinkan dapat dilakukan operational database adalah melihat hingga memodifikasi informasi atau data yang telah diinput.

Seperti menambah atau menghapus data langsung dari perangkat yang digunakan. Contohnya :

  • XML

XML atau Extensible Markup Language adalah bahasa pemrograman yang memiliki pengaturan yaitu memberikan 2 dokumen dengan kode berbeda yang dapat dibaca manusia dan dibaca komputer.

XML dapat menghasilkan data berbentuk teks yang bisa digunakan dalam mempresentasikan susunan database. Dalam melakukan sinkronisasi, user dapat melakukannya secara real time.

  • JSON

JavaScript Object Notation, merupakan sistem informasi yang memanfaatkan teks dalam mengirim data.

Format yang paling banyak digunakan untuk bertukar data dan dapat melakukan sinkronisasi real time.

Format yang digunakan bersumber dari JavaScript, sehingga format bahasa JSON bisa dikatakan berbeda dari format bahasa software database lainnya.

Hal ini bisa dilihat dari file yang disimpan menggunakan ekstensi berupa .json.

Manfaat Database

Meski sudah dijelaskan sebelumnya bahwa manfaat database adalah mengelompokan data sesuai dengan informasi yang diinput sebelumnya, namun ada manfaat lain dari penggunaannya, diantaranya adalah :

1. Penyimpanan Data yang Terpusat

Database server yang umum digunakan adalah satu server pusat penyimpan data yang dapat diakses banyak user.

Hal ini membuat pengolahan laporan atau melakukan analisis menjadi lebih mudah dan cepat.

2. Sistem Keamanan yang Terjamin

Selanjutnya adalah memastikan data aman.

Ini karena database dirancang menggunakan bahasa yang dibuat seaman mungkin serta mengaktifkan sistem password untuk mencegah data dilihat pihak luar.

3. Efektifitas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, database dapat mempermudah proses penyimpanan dan pencarian data yang nantinya akan diolah. Hal ini tentu akan meningkatkan efektifitas user dalam bekerja.

4. Menghemat Biaya

Database adalah cara yang bisa digunakan perusahaan untuk menghemat biaya.

Kenapa?

Karena perusahaan tidak perlu menyediakan ruang penyimpanan untuk tiap divisi. Cukup satu server yang bisa diakses banyak user.

Cara Kerja Database

Tujuan database adalah mempermudah proses pengolahan data, meski terdengar cukup rumit karena menggunakan jaringan dan server, namun cara kerjanya tidak serumit itu, berikut adalah penjelasannya.

1. Proses Kerja

Proses kerjanya adalah proses kerjasama antara server dan user.

Server adalah pihak yang menyediakan dan menyimpan data, sementara user adalah pihak yang menginput dan menggunakan data.

Bagaimana cara database bekerja?

Ketika user memasukan informasi atau data ke dalam server data itu akan tersimpan dan dikelompokan. Data yang sudah disimpan ini nantinya bisa diakses siapapun yang memiliki akses melalui jaringan komputer.

2. Cara Memperoleh Data

Cara memperoleh data dari database adalah bisa melalui front end yang ada dalam tampilan komputer user atau bisa juga melalui back end, yaitu sebuah sistem yang dijalankan di bagian server.

Keunggulan dan Kelemahan Sistem Database

Sama seperti sistem informasi lainnya, database juga memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri.

Meski telah kita bahas manfaatnya, berikut ini adalah keunggulan dan kelemahan sistem database.

1. Keunggulan Sistem Database

Setelah kita bahas manfaatnya, dibawah ini adalah sederet keunggulan yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan sistem database.

Dengan segala kemudahannya keunggulannya adalah :

  • Akurasi

User database adalah orang yang menggunakan data yang ada dalam server.

Ketika sebuah perusahaan menggunakan database sebagai bank informasi, maka data yang ada di dalamnya terjamin akurasinya.

Sebuah perusahaan pasti menuntut data akurat dalam pembuatan laporan atau data yang digunakan untuk menganalisis sebuah kondisi.

Maka dari itu menggunakan database adalah pilihan yang tepat.

  • Keamanan

Keunggulan lainnya adalah menguji terhadap keamanan dan hak akses dari aplikasi dan dapat memonitor siapa saya yang menggunakan data atau informasi yang ada di server.

Database adalah sistem informasi yang mengedepankan keamanan, terbukti dengan adanya sistem password untuk setiap user yang menggunakan suatu database.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kebocoran data oleh orang yang tidak berkepentingan.

  • View Fleksibel

Database masuk dalam salah satu sistem informasi yang tampilan usernya paling fleksibel dan paling mudah disesuaikan dengan perusahaan yang menggunakannya.

Misalnya, perusahaan yang bergerak dibidang pangan, tampilannya pasti akan berbeda dengan tampilan database perusahaan ritel.

Itulah kenapa database adalah sistem informasi yang paling sering digunakan pada perusahaan besar.

  • Tidak Repot Dalam Mengubah Data

Ketika sebuah database telah dibuat secara utuh, namun terdapat kesalahan informasi, maka user tidak perlu merombak seluruh sistem.

User hanya perlu mengubah pada bagian data yang keliru tanpa mengusik database lainnya.

2. Kelemahan Sistem Database

Selain keunggulan, tidak lengkap rasanya jika kita tidak membahas kelemahannya juga.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi bagi user sebelum mulai menggunakan sistem database, berikut kelemahannya adalah :

  • Memakan waktu yang sangat lama dalam melakukan backup data. Apalagi jika backup dilakukan dari database tradisional ke digital.
  • Mudah rusak bahkan hanya karena indikasi akses yang salah. Terutama jika terjadi pembobolan oleh user yang tidak berkepentingan.
  • Membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk memulai untuk kepentingan mempersiapkan software dan hardware yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem aplikasi.
  • DBMS adalah salah satu komponen database yang berfungsi memecahkan masalah. Hal ini membuat DBMS menjadi perangkat yang cukup kompleks untuk dijalankan.
  • Membutuhkan tenaga ahli untuk menangani sistem agar data yang diinput tetap aman dan mengantisipasi kegagalan sistem. Meski mudah digunakan, namun perusahaan tetap harus memiliki minimal 1 tenaga ahli.
  • Ukuran DBMS yang besar membutuhkan ruang penyimpanan yang juga besar untuk sekedar menjalankan sistem aplikasinya. Bahkan ukurannya akan semakin besar setelah data diinput ke dalamnya.

Jadi, singkatnya database adalah sekumpulan data yang diinput ke dalam server yang nantinya bisa diakses siapapun yang memiliki kode akses.

Sistem informasi sering digunakan dalam analisis untuk pengolahan data sebuah perusahaan.

Memiliki database dan jenis yang punya fungsinya masing-masing. Database juga memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri sebagai sistem informasi.

Tips Menjual Database

Tips Menjual Database

Menjual database adalah tidak bisa sembarangan, ternyata menjualnya juga ada tekniknya.

Cara ini dipercaya bisa membuat database yang Anda jual cepat habis terjual atau laku keras. Berikut ini adalah tips nya.

1. Mulai Dengan Perencanaan

Segala kegiatan harus diawali dengan perencanaan atau persiapan yang matang agar tidak mudah goyah dalam perjalanannya.

Timeline menjadi salah satu hal yang penting untuk dibuat agar semua sistem kerjanya jelas dan terarah.

2. Tetapkan Harga

Perlu diingat bahwa bisnis database adalah usaha yang memiliki banyak pesaing, Anda akan menghadapi kompetitor yang siap bersaing terutama pada masalah harga.

Harga yang murah saja tidak cukup untuk menarik hati konsumen.

Ada kualitas dan kuantitas yang harus Anda pertimbangkan. Tetapkan harga pas di awal, jangan langsung mematok harga tinggi.

Hal ini bisa dilakukan jika kebutuhan meningkat. Manfaatkan kondisi itu untuk menaikan harga jual produk Anda.

3. Cara Tepat Menarik Konsumen

Bagaimana caranya konsumen mengetahui jasa Anda jika Anda tidak pernah mempromosikan layanan yang Anda suguhkan?

Buatlah iklan yang menarik di blog atau situs yang banyak dikunjungi viewer.

Buatlah situs Anda sendiri untuk memuat informasi yang jelas tentang layanan apa saja yang Anda tawarkan.

Jangan lupa untuk memasukan testimoni para pengguna sebelumnya untuk lebih meyakinkan calon konsumen baru.

4. Tampung Dalam Satu Wadah

Akan sangat sulit mengendalikan konsumen yang terpisah, maka satukan semua konsumen Anda dalam satu tempat seperti grup telegram atau whatsapp.

Bukan hanya itu, fungsi group database adalah bisa juga bisa untuk member baru.

Selain berfungsi untuk memantau para member, grup ini juga bisa Anda gunakan sebagai media promosi produk baru Anda atau reminder produk lama agar para member tetap menggunakan jasa Anda.

Data Apa Saja yang Bisa Dijual?

Tidak semua data bisa dijual begitu saja. Data yang diperjual belikan adalah data yang harus dijamin keasliannya dan masih kredibel untuk digunakan di masa sekarang.

Data tersebut diantaranya adalah :

1. Nomor Handphone

Data yang paling mudah diperjual belikan karena pengusaha bisnis database bisa mendapatkan data ini dengan mudah pula.

Salah satunya melalui konter penjual pulsa. Lalu, untuk apa perusahaan membeli data nomor handphone ini?

Tujuannya tidak lain adalah untuk kepentingan promosi. Jika Anda sering tiba-tiba mendapat pesan singkat dimana isinya menawarkan sesuatu hingga bermodus penipuan, bisa jadi mereka mendapatkan nomor Anda dari bisnis ini

2. Alamat Rumah

Terdengar mengerikan namun biasanya perusahaan yang membeli data seperti ini bertujuan untuk melihat sejauh mana produk mereka berhasil dijual.

Perusahaan dapat dengan mudah memperoleh data ini melalui e-commerce yang Anda gunakan.

Ketika Anda berbelanja online dan diminta untuk memberikan alamat, secara sukarela Anda telah mengizinkan data Anda dimanfaatkan oleh pihak e-commerce. Tidak menutup kemungkinan juga data Anda dijual untuk kepentingan ini.

3. Alamat Surel (Surat Elektronik) atau Email

Untuk yang satu ini, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan syarat memasukan email untuk mengakses sebuah situs bukan?

Data email yang Anda masukan akan otomatis tercatat dan digunakan oleh pemilik situs untuk kepentingannya.

Kemungkinan terbesar email Anda akan dimanfaatkan untuk kepentingan promosi.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan juga data Anda dicuri dan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Maka penting untuk selalu berhati-hati.

4. Riwayat Jual Beli

Dalam hal ini yang paling sering dijadikan objek komersial adalah historis pembelian Anda dalam situs e-commerce.

Data ini dapat dengan mudah didapatkan dari akun penjual online yang melakukan transaksi dengan Anda.

Untuk apa seseorang atau perusahaan membeli riwayat pemesanan seseorang? apakah ada untungnya bagi perusahaan mereka?

Tentu saja!

Histori pemesanan seseorang dalam e-commerce bisa digunakan sebagai bahan dalam menganalisis situasi pasar.

5. Akun Toko Online

Jika hanya membacanya sekilas, sebagai orang awam pasti akan bertanya-tanya, mengapa ada orang yang mau mengeluarkan uang lebih untuk sekedar akun e-commerce yang semua orang pasti bisa membuatnya sendiri.

Namun hal ini memiliki manfaat yang sama dengan poin sebelumnya, ini dilakukan untuk menganalisis kondisi pasar.

Namun, transaksi ini biasanya dilakukan antar pemilik toko online. Bisa dalam e-commerce yang sama maupun yang berbeda.

Keunggulan dan Kekurangan Bisnis Database

Selanjutnya kita akan masuk ke bagian yang paling menentukan apakah Anda akan melakukan bisnis ini atau tidak.

Bagian yang biasanya menjadi tolak ukur untuk meyakinkan para pemula di bisnis ini, keunggulan dan kekurangannya adalah :

1. Keunggulan Bisnis Database

Mengetahui keunggulan sebuah bisnis dapat membuat Anda bisa melihat secara garis besar keuntungan apa yang akan Anda peroleh dari bisnis yang akan dijalani.

Berikut ini adalah keunggulan dari bisnis database yang mungkin akan Anda jalani.

  • Bisnis yang Fleksibel

Bisnis database adalah bisnis yang bisa dijalankan tanpa harus memiliki tempat atau kantor khusus dan tidak perlu menetapkan jam kerja.

Artinya, bisnis ini bisa dijalankan oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja.

  • Minim Modal

Bahkan mungkin bisa saja tanpa modal sama sekali. Pun jika harus mengeluarkan modal, hal itu hanya berlaku di awal usaha ini dimulai. Seterusnya Anda hanya tinggal menerima pemasukannya saja.

Misalnya untuk menjual database fashion, Anda cukup mengeluarkan modal di awal untuk membelinya.

Setelah itu database menjadi produk yang bisa dijual lagi berulang pada konsumen berbeda. Modal juga akan lebih cepat kembali.

  • Prospek yang Menjanjikan

Mengapa bisnis ini menjadi usaha yang prospeknya menjanjikan?

Salah satunya karena banyak bisnis yang mulai beralih haluan ke media online yang membutuhkan database untuk melakukan perbandingan harga.

Bahkan hal ini juga berlaku pada pebisnis yang menjual barangnya secara langsung atau offline.

Itulah mengapa usaha database adalah usaha yang memiliki prospek yang menjanjikan, karena memang hal ini banyak dibutuhkan.

  • Siapapun Bisa

Hal ini karena bisnis ini mudah dijalankan. Tidak butuh pendidikan tinggi atau skill khusus, siapapun Anda bisnis ini bisa dijalankan.

Anda hanya membutuhkan niat dan kemauan belajar yang kuat dalam mempelajari hal baru.

2. Kelemahan Bisnis Database

Setelah mengetahui keunggulan, mari kita bahas kelemahannya.

Kelemahannya adalah poin yang biasanya menjadi pencegah atau poin yang bisa digunakan untuk mengantisipasi tindakan yang salah agar bisnis Anda tetap dalam koridor yang positif.

  • Terindikasi MLM

MLM di sini bukan sejenis usaha yang mengharuskan Anda mencari member lain agar tujuan Anda tercapai, namun lebih ke arah adanya indikasi database yang telah dibeli akan dijual kembali ke pengguna lain.

Jadi, penting untuk memastikan bahwa Anda melakukan transaksi jual beli database ke end user atau ke orang yang memang akan menggunakan data tersebut.

Bukan orang yang akan menjual kembali data yang telah dibeli dari Anda.

  • Keaslian Data yang Dijual

Hal ini bisa menjadi kelemahan yang cukup berpengaruh jika Anda mendapatkan database dari penjual lain.

Banyak di antara pengguna yang mendapatkan data yang tidak valid atau tidak sesuai dengan kondisi terkini.

Lain dengan database yang Anda peroleh sendiri, yang sudah bisa dipastikan validasinya.

Namun jika memang harus membeli dari pihak lain, pastikan dulu tingkat kevalidan data yang Anda beli agar sama-sama menguntungkan dengan konsumen.

  • Termasuk Transaksi Ilegal

Bisa jadi kebocoran data yang selama ini terjadi di Indonesia merupakan ulah para pebisnis ini.

Dikarenakan data yang diambil tanpa persetujuan si pemilik data, tentunya hal ini membuat bisnis menjadi bisnis yang ilegal.

Menurut peraturan perundang-undangan no. 19 tahun 2016, perihal informasi dan transaksi elektronik atau ITE, bisnis jual beli database adalah dilarang dan pelakunya bisa terancam sanksi pidana.

Serba-serbi Bisnis Database

Di era modern ini, apa sih yang tidak bisa dijadikan peluang usaha?

Hal-hal yang sebelumnya tidak pernah ada, kini muncul sebagai bisnis baru yang berjalan beriringan dengan kemajuan zaman.

Bisnis basis data atau bisnis database, dalam proses memperoleh datanya tidak membutuhkan banyak biaya, namun bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Berikut adalah pembahasannya.

1. Apa Itu Bisnis Database?

Bisnis database adalah usaha yang dapat berjalan hanya dengan mengumpulkan data-data pribadi seperti nomor hp bahkan email.

Singkatnya, pengusaha yang menjalankan bisnis ini akan mengumpulkan data untuk kemudian dijual.

2. Bagaimana Cara Kerjanya?

Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menjalankan usaha ini.

Bisa dengan mengambil informasi dari database website maupun aplikasi atau bisa juga dengan cara sederhana seperti mengumpulkan nomor dari konter pulsa.

Sederhananya, pemilik konter hanya perlu meminta Anda menulis nomor saat melakukan pengisian pulsa, lalu data nomor yang mereka miliki sudah bisa dijadikan bahan untuk bisnis jual-beli database, se-simple itu. Namun hal ini sangat tidak disarankan.

3. Mengapa Hal Ini Dilakukan?

Biasanya, bisnis ini diperlukan untuk kebutuhan survey atau promosi produk sebuah perusahaan.

Produsen bisa membangun brand awareness secara direct ke konsumen melalui nomor atau data yang telah mereka miliki.

Cara ini juga bisa dilakukan untuk kebutuhan perbandingan satu brand dengan brand lain yang memiliki produk yangs serupa.

Sampai sini, bisnis sejenis ini masih sah-sah saja dilakukan karena diperuntukan untuk sesuatu yang tidak mengancam privasi.

4. Apa Saja yang Dibutuhkan Untuk Memulai Bisnis Ini?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dalam bisnis ini Anda tidak memerlukan modal awal yang besar, bahkan bisa tanpa modal biaya sepeserpun. Dengan smartphone dan kuota saja bisnis ini sudah bisa berjalan.

Anda hanya membutuhkan pemasok yang akan memberikan Anda informasi.

Pemasok ini bisa berupa konter pulsa, blog yang mengharuskan pengunjung memasukan data, hingga aplikasi yang membutuhkan login untuk menjalankannya.

Kesimpulan Materi Bisnis Database

Berdasarkan informasi yang telah kita dapat mengenai informasi dasar tentang database, mulai dari pengertian hingga keuntungan dan kekurangan.

Serta informasi tentang bisnis , dapat kita tarik kesimpulan bahwa :

  1. Bisnis database termasuk dalam golongan bisnis yang mudah dijalankan dan bisa dijalankan oleh siapapun. Bahkan orang yang tidak memiliki gelar sarjana sistem informasi pun bisa melakukannya.
  2. Pelaku bisnis ini berpeluang mendapat keuntungan yang sangat besar. Bisnis ini minim modal bahkan bisa tanpa modal bagi yang menguasai cara pencarian datanya.
  3. Sama seperti bisnis lain, keuntungan yang besar akan selalu berbanding lurus dengan resiko yang besar juga. Dengan besarnya keuntungan yang dijanjikan, ternyata bisnis database adalah termasuk bisnis ilegal yang memberi sanksi pidana bagi pelakunya.
  4. Bijaklah dalam berbisnis. Meski menjanjikan keuntungan untuk pribadi, namun tetap harus diperhatikan apakah bisnis itu merugikan pihak lain atau tidak. Ini karena yang namanya data bersifat pribadi yang bukan konsumsi umum.

Penutup

Dari pembahasan lengkap mengenai database kali ini, kita jadi tahu bahwa database adalah sistem informasi yang memiliki banyak fungsi dan manfaat yang dapat membantu pekerjaan manusia.

  • Disamping keunggulannya, sistem ini juga memiliki kelemahan yang terlihat wajar karena secanggih apapun teknologi di dunia ini pasti memiliki kekurangan. Dari sini juga kita jadi tahu bahwa database juga bisa diperjual-belikan.
  • Database seperti barang komoditas yang diperlukan banyak perusahaan. Namun dalam hal ini, menurut aturan undang-undang di negara Indonesia, bisnis sejenis jual beli database adalah ilegal meski berpotensi sangat menguntungkan.

Segala informasi yang tertera merupakan informasi yang memiliki tujuan untuk edukasi. Bukan ajakan maupun rekomendasi yang bertujuan agar Anda melakukan apa yang diinformasikan.

Bagikan:

Rita Elfianis

Menyukai hal yang berkaitan dengan bisnis dan strategi marketing. Semoga artikel yang disajikan bermanfaat ya...

Tinggalkan komentar