Apa Itu Influencer dalam Bisnis dan Tips Memilihnya

Diposting pada

Topik pembahasan mengenai apa itu influencer tentunya sudah banyak didengar oleh kalangan masyarakat. Ruang iklan digital dipenuhi oleh influncer semenjak popularitas sosial media semakin meningkat pesat dalam kehidupan manusia.

Jerome Polin, Raditya Dika, Tasya Farasya, Abel Cantika, dan lain – lain merupakan contoh dari sekian public figure di Indonesia. Mereka merupakan public figure yang bergerak di sosial media dengan ciri khasnya masing – masing.

Salah satu kegiatan paling melekat dalam diri  public figureyaitu endorsement atau strategi pengiklanan dengan melibatkan public figure. Memasarkan produk atau jasa lewat influencer dipercaya mampu mempersuasi publik untuk ikut membelinya.

Oleh karenanya, posisi influencer sangat bermanfaat dalam suatu perkembangan bisnis. Berikut ini kami ulas lebih jelas tentang pengertiannya, bedanya dengan KOL, tugasnya, jenis – jenis influencer, manfaat, hingga tips memilihnya.

Mengenal Apa Itu Influencer dalam Bisnis
Mengenal Apa Itu Influencer dalam Bisnis

Mengenal Apa Itu Influencer dalam Bisnis

Apa itu influencer? Seseorang dengan jumlah pengikut cukup banyak pada sosial media dan pengikut tersebut berguna untuk merpresentasikan tingkat popularitasnya. Oleh karenanya, semakin banyak pengikut, maka pengaruhnya semakin besar.

Istilah yang sebenarnya diambil dari bahasa Inggris yang artinya adalah memberikan pengaruh. Sehingga dapat diketahui bahwa seorang influencer juga dianggap mampu menggiring opini publik lewat sosial medianya.

Kehidupan modern saat ini juga tidak lepas dari pengaruh sosial media sebagai media berkomunikasi, berekspresi, dan berbagi informasi. Tidak heran jika peluang ini dimanfaatkan oleh pebisnis untuk mengiklankan brand bisnis mereka.

Kondisi ini disebut dengan influencer marketing, di mana suatu brand menggandengnya untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Tentunya menggunakan berbagai pertimbangan pilihan yang sesuai target marketnya.

Dari pengertian apa itu influencer tadi, disimpulkan bahwa seorang influencer mampu menjadi trend setter baik berskala kecil maupun besar. Sehingga tidak heran jika banyak perusahaan meningkatkan brand awareness melalui mereka.

Apa Bedanya Influencer dengan KOL?
Apa Bedanya Influencer dengan KOL?

Apa Bedanya Influencer dengan KOL?

Lalu apa bedanya public figire ini dengan KOL (Key Opinion Leader)? Perlu diketahui bahwa keduanya memiliki peran dan posisi sejajar, namun tetap memiliki perbedaan dari segi platform yang digunakan, kredibilitas, profesionalitas, serta pengaruhnya.

Dari segi penggunaan platform, KOL marketing sebenarnya ahli dalam bidang tertentu dan mempunyai pengaruh besar di kalangan masyarakat. Namun kini sudah banyak KOL mulai ikut berkecimpung di sosial media seperti influencer.

Sementara apa itu influencer memang menggunakan sosial media sebagai platformnya. Mereka mampu mengajak para pengikutnya untuk ikut membeli produk yang ia tawarkan melalui metode endorsement.

Dari segi kredibilitas dan profesionalitas, KOL lebih banyak dinilai dari segi profesionalitasnya pada bidang yang ia tekuni. Sedangkan public figure ini dinilai dari image atau citra yang dibangun pada akun – akun sosial medianya.

Kemudian jika membahas pengaruh yang diberikan oleh keduanya jelas berbeda. Seorang KOL tidak banyak menghabiskan waktunya melalui sosial media. Mereka hanya terbatas pada wilayah tertentu seperti acara TV atau media cetak.

Sementara seorang influencer jauh lebih aktif di dunia maya lewat pengunggahan konten pada platform andalannya. Dari sini dapat diketahui bahwa apa itu influencer memiliki peluang lebih banyak untuk dikenal berbagai kalangan.

Tugas Influencer dalam Pemasaran Digital
Tugas Influencer dalam Pemasaran Digital

Tugas Influencer dalam Pemasaran Digital

Walaupun banyak menghabiskan waktu membangun citra di dunia maya, mereka juga memiliki berbagai tugas dalam dunia pemasaran digital, yaitu:

  1. Menyusun jadwal publikasi konten.
  2. Membuat dan atau mengedit konten.
  3. Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk mengunggah kontennya.
  4. Mengelola citra platform media sosialnya.
  5. Menjalin kerjasama serta relasi positif dengan kliennya.
  6. Memastikan bahwa penawaran produk, jasa, atau kampanye tersampaikan dengan baik.
  7. Memelihara hubungan positif dengan para pengikutnya dan membangun hubungan sehat.
6 Jenis Influencer di Dunia Pemasaran Digital
6 Jenis Influencer di Dunia Pemasaran Digital

6 Jenis Influencer di Dunia Pemasaran Digital

Setelah memahami lebih jauh serta tugasnya, berikut kami jelaskan 6 jenis dari public figure ini berdasarkan jumlah pengikut dan media yang digunakan.

1. Influencer Mikro

Pertama adalah mikro dengan jumlah pengikut 10.000 ke bawah, mereka memiliki engagement yang lebih dengan followersnya. Selain itu, jenis mikro juga mempunyai audiens lebih spesifik berdasarkan niche market tertentu.

Menggunakan jenis mikro, bukan berarti tidak efektif untuk bekerja sama menawarkan produk. Justru mereka lebih memahami bagaimana tipe audiensnya, sehingga dapat mengunggah konten yang lebih relevan.

2. Influencer Makro

Apa itu Influencer makro yaitu public figure dengan jumlah pengikut sebanyak lebih dari 100.000 orang, sehingga tipe ini merupakan sosok dikenal luas oleh banyak orang walaupun tidak setenar selebritis.

Dengan jumlah lebih dari 100.000 followers, maka jenis makro lebih berpotensial dalam mempromosikan produk. Beberapa juga mampu menyulap suatu brand menjadi terlihat lebih eksklusif.

3. Influencer Premium

Jenis selanjutnya adalah premium di mana umumnya jumlah followersnya mencapai jutaan. Sebenarnya jangkauan strategi pemasaran lewat apa itu influencer premium dampaknya tidak sebesar tipe sebelumnya.

Mengingat jumlah pengikutnya yang sangat banyak, sehingga jangkauan pasarnya terlalu luas. Namun jika ingin hasilnya lebih menjanjikan, maka pemilik bisnis perlu menyediakan tawaran kerjasama agar sesuai dengan budget yang dimiliki.

4. Apa Itu Influencer Influencer Selebgram ?

Sedangkan berdasarkan penggunaan medianya, jenis yang pertama adalah selebgram atau selebritis Instagram. Di Indonesia sendiri, menggunakan jasa selebgram sebagai strategi marketing ternyata memiliki potensial.

Indonesia menduduki peringkat keempat sebagai negara dengan jumlah pengguna Instagram terbesar di dunia. Sehingga kondisi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk mempromosikan suatu brand agar lebih dikenal masyarakat luas.

5. Influencer Youtuber

Apa itu influencer Youtuber? Yaitu orang – orang yang mengunggah konten berupa video ke platform YouTube berupa informasi apapun, termasuk informasi produk. Potensi seorang YouTuber sangat besar karena perannya cukup signifikan.

Kebanyakan pengguna internet mengenal suatu produk atau jasa melalui platform YouTube, termasuk ketika seseorang mencari review. Bekerjasama dengan YouTuber dapat meningkatkan penjualan brand Anda agar semakin berkembang.

6. Influencer Blogger

Berikutnya adalah blogger, di mana pekerjaannya adalah memiliki serta mengelola sebuah blog miliknya. Umumnya, seorang influencer blogger menggunakan website sebagai laman review atau ulasan suatu barang atau jasa.

Jika konten unggahannya berkualitas serta ada kedekatan dengan pembaca, maka akan mengundang lebih banyak para pembaca setia. Pemasaran lewat jasa public figure ini blogging jauh lebih mudah juga efektif.

Manfaat dari Apa Itu Influencer Bagi Perkembangan Bisnis
Manfaat dari Apa Itu Influencer Bagi Perkembangan Bisnis

Manfaat dari Apa Itu Influencer Bagi Perkembangan Bisnis

Memilihnya dengan tepat sesuai target market Anda memiliki beberapa manfaat. Selain berguna mengembangkan bisnis, berikut adalah manfaat dari influencer.

1. Produk Anda Semakin Dikenal Oleh Kalangan Luas

Ketika memutuskan untuk bekerjasama dengan mereka dalam mengiklankan brand, maka produk Anda akan semakin dikenal oleh masyarakat. Dimulai dari kalangan pengikut
influencer itu terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, penting memilih yang sesuai target market brand Anda. Selain itu pastikan mereka memiliki image atau citra positif sehingga hasil pengiklanannya dipercaya oleh masyarakat.

2. Konsumen Lebih Percaya Karena Public Figure

Manfaat selanjutnya yaitu meningkatkan kepercayaan karena telah diiklankan langsung oleh public figure. Tentunya mereka memiliki pengalaman juga keahlian pada bidang tertentu, sehingga mudah membuat masyarakat percaya akan postingan endorsement mereka.

3. Manfaat Apa Itu Influencer Mampu Menjangkau Lebih Banyak Konsumen

Manfaat selanjutnya yaitu mampu menjangkau lebih banyak konsumen lewat konten menariknya. Kebanyakan orang melewatkan iklan suatu brand pada media cetak maupun digital.

Pada situasi inilah, influencer marketing berperan untuk mengisi kekosongan atau waktu yang dilewatkan oleh orang – orang tadi. Dengan begitu dapat menjangkau konsumen lebih luas dan lebih banyak.

4. Balik Modal Cenderung Lebih Mudah

Setiap public figure ini tentunya memiliki rate cardnya masing – masing sebagai patokan untuk bekerjasama dengan sebuah brand. Jika memilih sosok yang tepat, maka biaya pengeluaran untuk jasa mereka akan lebih mudah balik modal.

Bekerjasama dengan mereka juga mampu memberikan ROI (Return of Investment) sebanyak 11 kali lipat lebih besar. Perhitungan ini dibandingkan dengan promosi menggunakan pamflet atau banner.

Bagaimana Tips Memilihnya Agar Tidak Rugi?
Bagaimana Tips Memilihnya Agar Tidak Rugi?

Bagaimana Tips Memilihnya Agar Tidak Rugi?

Setelah memahami apa itu influencer, bedanya dengan KOL, jenis, hingga manfaatnya, maka selanjutnya melangkah pada pembahasan tentang tips memilihnya. Pemilihan dari jasa ini tidak bisa dilakukan sembarangan, perlu memperhatikan beberapa faktor berikut.

1. Disesuaikan dengan Budget yang Dimiliki

Sama halnya dengan strategi promosi lainnya, pebisnis perlu menyesuaikan budget yang dimiliki jika ingin bekerjasama dengan influencer. Jika terbatas, Anda dapat mencoba menggaet dari jenis mikro.

Justru menggunakan jenis mikro, akan jauh lebih efektif karena segmentasi pasarnya mudah ditentukan. Mereka juga memiliki hubungan lebih intens dengan followersnya, sehingga pengeluaran juga tidak akan terlalu besar.

2. Pastikan Imagenya Sesuai dengan Target Market

Setelah memahami apa itu influencer, sekarang Anda tahu bahwa dalam memilih jasa ini perlu disesuaikan dengan target marketnya. Misalnya Anda menjual brand berupa camilan diet yang sehatm bergizi, tetap mengenyangkan.

Maka pilihlah public figure yang sering memposting tentang panduan hidup sehat seperti tips diet dan olahraga atau pola makan sehat. Dengan begitu jangkauan pasarnya jatuh tepat sasaran.

3. Memiliki Citra Positif di Kalangan Masyarakat

Parameter berikutnya tidak kalah penting dalam menentukan jasa public figure, yaitu bagaimana citranya di kalangan masyarakat. Apapun jenisnya, pastikan untuk memilih sosok dengan kemampuan mengegagement pengikutnya ke arah positif.

Ada hubungan antara apa itu influencer bereputasi positif dengan hasil influencernya. Jangan sampai reputasi buruk dari public figure justru merusak branding yang sudah Anda bangun selama ini.

4. Memiliki Engagement Tinggi

Engagement atau keterikatan antara seorang public figure dengan followersnya juga perlu diamati sebelum memutuskan memilih. Pilihlah influencer dengan engagement tinggi, seperti bersedia menjawab pertanyaan seputar produk di kolom komentar.

Percuma jika menjalin kerjasama dengan influencer makro atau premium jika engagementnya rendah. Anda dapat menggunakan bantuan tool seperti Engagement Calculator untuk mengukur seberapa tinggi tingkat keterikatan influencer.

Baca Juga : Cara Memaksimalkan Customer Engagement Untuk Bisnis

5. Intensitas Update Konten Baik dan Berkualitas

Tips berikutnya dalam memilih apa itu influencer adalah memperhatikan intensitas update konten berkualitas. Perhatikan jika public figure ini terlalu sering mengunggah konten, maka promo brand Anda bisa segera hilang tertutupi oleh konten lainnya.

Namun jika terlalu jarang melakukan posting juga bisa menandakan bahwa engagement followersnya rendah. Berbeda jika mereka posting pada beberapa platform secara bersamaan, maka bisa meningkatkan jumlah calon konsumen untuk melihatnya.

Dapat disimpulkan bahwa untuk memilih jasa public figure ini juga diperlukan perjanjian kerjasama secara sopan dan baik. Pada prakteknya, pemilik bisnis akan memberikan panduan singkat untuk melakukan promosi.

Perannya dalam dunia pemasaran digital berfungsi untuk meningkatkan citra positif brand Anda serta meningkatkan brand awareness. Oleh sebab itu, perlu memahami cara memilih apa itu influencer dengan cermat juga teliti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.