7 Cara Menabung dengan Cepat Sesuai Target dan Konsisten!

Cara Menabung dengan Cepat

Apakah Anda memiliki rencana besar dimasa mendatang? Jika benar, Anda dapat mewujudkan harapan tersebut dengan menyisihkan sebagian pendapatan dengan cara menabung harian maupun bulanan.

Anda bisa menabung melalui rekening bank maupun secara pribadi.

Gunakan realisasi target dengan menyisihkan uang pada nominal tertentu dalam jangka waktu yang bisa ditentukan.

Dengan menentukan target jumlah uang yang ingin dicapai, tentu menjadi motivasi utama agar kita terdorong untuk terus mengumpulkan uang.

Namun sebagian besar orang menabung tanpa perencanaan, sehingga uang yang telah disimpan kerap kali diambil kembali untuk kebutuhan yang mendadak.

Lantas bagaimana cara menabung uang dengan benar dan cepat terkumpul banyak? Berikut ini penjelasan lengkapnya

Sudah Benarkah Cara Menabung yang Kita Lakukan?

Sudah Benarkah Cara Menabung yang Kita Lakukan

Menabung merupakan kegiatan menyimpan uang dalam nominal tertentu yang dapat kita manfaatkan untuk masa depan. Tabungan tersebut dapat kita gunakan sewaktu-waktu saat kita butuhkan .

Sedangkan menurut OJK, tabungan merupakan simpanan uang melalui bank enggan penarikan dengan syarat tertentu. Dimana bank akan menyediakan fasilitas buku tabungan sebagai alat untuk mengetahui transaksi, ATM serta nomor PIN.

Untuk mengetahui apakah cara menabung telah benar atau tidak, terdapat beberapa indikator yang menentukannya. Berikut ini tanda seseorang belum menabung dengan baik menurut para pakar:

1. Penggunaan Rekening Bank yang Tidak Dipisah

Jika Anda hanya memiliki satu rekening bank yang Anda gunakan untuk transaksi maupun tabungan, cara tidak akan efektif dalam menabung uang dengan baik.

Pasalnya, uang yang disimpan akan berkurang tanpa terkendali karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

2. Melakukan Pemborosan

Setelah rekening tabungan dengan akun untuk transaksi dipisah, pastikan menggunakan uang tabungan secara bijak.

Kita bisa menggunakan saldo dalam rekening yang telah dikumpulkan untuk kebutuhan yang darurat.

Akan tetapi, lain halnya apabila uang dalam tabungan tersebut digunakan untuk membeli barang-barang mewah.

Kebiasaan ini akan menghambat kegiatan mengumpulkan uang, sehingga cara ini keliru karena perilaku boros dapat menghabiskan uang tabungan Anda.

3. Alokasi Tabungan Tidak Seimbang

Setiap bulannya Anda akan mengalokasikan pendapatan untuk berbagai kebutuhan baik pengeluaran harian, bulanan, untuk hiburan dan sebagian sisanya untuk ditabung.

Jika membuat pos pengeluaran terlalu berlebihan, tabungan Anda akan lama terkumpul.

Agar lebih cepat terkumpul, Anda bisa mengalokasikan sekitar 10%-15% uang dari pendapatan untuk ditabung.

Agar maksimal dalam menabung, jumlahnya tidak boleh kurang dari angka tersebut. Bahkan jika memperoleh kenaikan gaji, alokasi untuk menabung dapat ditingkatkan.

Baca Juga: 10+ Cara Mendapatkan Uang dari Instagram dengan Cepat

Cara Menabung yang Benar Menurut Pendapat Pakar Keuangan

Cara Menabung yang Benar Menurut Pendapat Pakar Keuangan

Meskipun sepele, kegiatan menabung harus dilakukan secara rutin dan terencana dengan baik dengan kondisi keuangan yang stabil.

Berikut ini beberapa indikator aktivitas menabung uang yang Anda lakukan telah sesuai menurut pakar keuangan.

1. Menabung dengan Automatic Debit

Seorang penulis sekaligus ahli dalam keuangan bernama Farnoosh Torabi memberikan rekomendasi untuk mentransfer sekitar 10% gaji yang dimiliki dengan metode auto debit.

Dengan kata lain setiap menerima pendapatan, uang tersebut secara otomatis masuk ke rekening tabungan.

Sehingga Anda menyisihkan uang lebih awal sebelum melakukan pengeluaran lainnya dan terhindar dari pemborosan.

Dengan sistem tersebut Anda bisa menentukan jumlah dan tanggal untuk melakukan transaksi ke rekening tabungan secara rutin setiap bulannya.

2. Mulai dengan Nominal yang Lebih Rendah

Clark Howard berpendapat kegiatan menabung akan lebih mudah dilakukan jika dimulai dengan nominal yang kecil dan dilakukan secara intens. Dengan jumlah angka yang lebih kecil semua orang dapat melakukanya.

Selain itu, Anda dapat mengatur pengeluaran lainnya secara stabil karena uang yang digunakan untuk menabung hanya sekitar 10% dari seluruh penghasilan yang diperoleh.

Hal ini dapat Anda sesuaikan dengan hitungan rencana anggaran pengeluaran bulanan.

Jika belum bisa menabung 10%-20% dari pendapatan, mulailah dengan  sekitar 2%.

Menurut Howard seorang pekerja yang tidak memiliki tanggungan dan pengeluaran dapat hidup dengan setengah dari pendapatan sehingga sebagian.

3. Menyimpan Setiap Uang Kembalian

Seorang ketua dan CEO dari Edelman Financial Services Rie Edelman mengatakan salah satu trik yang bisa digunakan untuk menabung adalah mengumpulkan uang kembalian.

Meski terlihat kecil nominalnya jika Anda menyimpannya secara rutin akan terkumpul banyak.

Misalnya jika Anda setelah berbelanja harian atau mingguan dari pasar tradisional atau supermarket Anda dapat menyimpan sebagian kembaliannya untuk ditabung.

Setelah terkumpul banyak, Anda bisa menggunakannya untuk membeli kebutuhan lainnya.

4. Memisahkan Akun Rekening Bank

Seperti yang dijelaskan di awal, kesalahan yang sering dilakukan saat menabung di rekening bank adalah menggunakan akun yang sama untuk menabung uang dan bertransaksi. Sehingga Anda perlu memisahkan akun tabungan dengan rekening biasa.

Cara ini dapat menyelamatkan saldo di rekening tabungan Anda tetap terjaga.

Pasalnya jika Anda masih menggunakan akun yang sama untuk saving dan transaksi, uang tabungan akan terkuras sedikit demi sedikit sehingga Anda tidak memiliki dana darurat.

5. Membuat Rencana

Salah satu pakar keuangan bernama Ligwina berpendapat ketika menabung atau menyisihkan uang harus dengan tujuan yang jelas dan terencana.

Baik rencana jangka pendek maupun jangka panjang seperti berlibur, melaksanakan ibadah haji, atau sekedar membeli sesuatu.

Dengan membuat rencana dan target menabung yang jelas Anda bisa menentukan intensitas serta nominal tertentu saat menyisihkan uang. Strategi tersebut dapat memotivasi Anda untuk membiasakan diri menabung uang berapapun jumlahnya.

Misalnya Anda memiliki tujuan dalam jangka waktu satu tahun membeli handphone. Kemudian berusaha menyisihkan sedikit uang dari pendapatan agar dapat terkumpul sesuai target yang hendak dicapai.

Tujuan Menabung

Tujuan Menabung

Jika Anda menabung uang dalam rekening setidaknya terdapat berbagai kemudahan yang bisa didapatkan.

Baik saat melakukan tarik tunai melalui ATM, dan uang yang disimpan akan aman dalam rekening terhindar dari resiko pencurian.

Dalam buku Akuntansi Bank yang berjudul Teori dan Aplikasi dalam Rupiah tulisan dari Drs Ismail, disebutkan bahwa Nasabah akan merasa aman dengan menabunguang di tabungan bank.

Berikut ini tujuan menabung yang harus dipahami oleh setiap orang jika menabung uang dalam rekening bank:

1. Keamanan

Pemilik tabungan akan merasa aman karena uangnya tersimpan dalam rekening bank. Sehingga tidak perlu khawatir membawa uang dengan nominal yang besar.

Ketika Anda berbelanja di minimarket maupun supermarket pembayaran dapat dilakukan dengan kartu debit.

2. Kemudahan Mengambil Uang

Selain aman dari pencurian, Anda juga bisa mengambil uang secara tarik tunai melalui mesin ATM yang bisa ditemui dimanapun.

Dengan nomor rekening beserta PIN yang dimiliki oleh setiap nasabah bank, tentu memudahkan masyarakat untuk menarik uang saat dibutuhkan.

3. Menghemat Pengeluaran

Dengan menabung uang dalam rekening bank Anda akan menghemat pengeluaran.

Dimana uang yang Anda miliki tidak dibelanjakan seluruhnya, melainkan dialokasikan sebagian untuk disimpan dalam bentuk saldo rekening.

Baca Juga: 30+ Rekomendasi Peluang Usaha yang Menjanjikan 2024

Manfaat dengan Menabung

Manfaat dengan Menabung

Untuk mewujudkan segala rencana besar dibutuhkan dana yang cukup. Sehingga kita perlu mempersiapkannya sedini mungkin dengan menabung.

Selain itu, dalam kondisi tertentu, dimana Anda harus mengeluarkan sejumlah uang sehingga butuh dana darurat.

Adapun manfaat dari menabung diantaranya sebagai berikut :

1. Mendisiplinkan Diri untuk Berhemat

Apabila memiliki sebuah target tujuan yang harus direalisasikan dengan keuangan, hal ini dapat mendorong kita untuk membuat tindakan, yaitu menyisihkan sebagian uang untuk menabung.

Tidak lagi tertarik dengan barang-barang mewah yang akan memboroskan keuangan.

Kita akan berpikir cara menabung yang efektif dan melakukan penghematan agar dapat mengalokasikan sebagian dari pendapatan untuk disimpan.

2. Memiliki Dana Darurat

Tidak kalah penting, jika kita memiliki tabungan yang sewaktu-waktu dapat kita tarik secara tunai untuk memenuhi kebutuhan diluar dugaan. Anda tidak akan merasa kesulitan saat mendadak harus memiliki uang cash.

Misal tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat atau menjalani operasi sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar.

Contoh lainnya ketika kendaraan Anda rusak karena mengalami kecelakaan secara mendadak harus melakukan perbaikan.

3. Terhindar dari Hutang

Kebiasaan berhutang sering terjadi karena kondisi ketimpangan ekonomi. Besarnya kebutuhan tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima.

Sehingga untuk memenuhinya orang-orang terpaksa harus berhutang dengan dengan melakukan pinjaman.

Jika Anda memiliki tabungan, hal ini bisa menghindarkan Anda dari kemungkinan untuk berhutang.

Uang dalam rekening tabungan bisa memenuhi kebutuhan dimasa mendatang maupun saat mengalami kondisi darurat.

4. Melakukan Investasi

Salah satu manfaat yang bisa Anda peroleh saat menabung adalah memiliki simpanan di masa mendatang.

Sehingga uang tabungan tersebut menjadi dana investasi yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh keuntungan.

Faktor Penunjang Tabungan

Faktor Penunjang Tabungan

Seseorang dapat menabung dengan berbagai faktor pendorong yang memungkinkan untuk dapat menabung uang. Berikut ini beberapa faktor yang memotivasi seseorang untuk menabung:

1. Pendapatan

Jika Anda memiliki penghasilan tetap, sebagian uang yang dimiliki dapat disisihkan untuk menabung.

Semakin tinggi pendapatan yang Anda peroleh berpeluang untuk meningkatkan jumlah uang yang akan Anda tabungkan.

2. Memiliki Target

Faktor lainnya yang mendorong seseorang untuk menabung adalah memiliki target atau keinginan untuk menabung uang untuk membeli sesuatu.

Cara ini dapat memotivasi Anda untuk tetap menyisihkan uang hingga target yang diinginkan tercapai.

Cara Menabung di Rumah Agar Tidak Diambil

Selain di bank, menabung bisa dilakukan di rumah dengan cara yang cukup mudah. Namun tantangan terbesarnya adalah terkadang uang tabungan sering digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan.

Lantas bagaimana cara menabung di rumah agar terkumpul banyak?

1. Membuat Catatan Pemasukan dan Pengeluaran

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya.

Sehingga kita dapat mengetahui persentase pengeluaran yang dibutuhkan dan jumlah uang yang bisa disisihkan untuk menabung.

Dengan mencatat setiap pemasukan Anda dapat membuat alokasi uang secara terencana baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun dana simpanan.

2. Berhemat

Agar Anda bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk menabung, mulailah berhemat dengan menahan diri dari membeli barang-barang yang belum Anda butuhkan. Sehingga, sisa dari anggaran yang sudah direncanakan dapat Anda simpan.

Buatlah skala prioritas untuk kebutuhan Anda, pilih kebutuhan mana yang harus disegerakan dan dapat ditunda.

Anda bisa membeli barang-barang mewah ketika uang yang Anda punya telah terkumpul sebanding dengan 3 kali harga yang barang tersebut.

Sehingga Anda tidak akan mengalami masalah keuangan dan dapat sebagian uang tersebut untuk ditabung.

3. Menerapkan Gaya Hidup Sederhana

Cara ini tengah digandrungi oleh berbagai kalangan di penjuru dunia. hidup minimalis dan sederhana tanpa dibebani barang-barang yang tidak penting.

Banyak orang menggunakan cara ini agar terhindar dari masalah keuangan dan hidup lebih bebas tanpa beban.

Anda tidak akan dipusingkan untuk mengikuti tren hingga melakukan pemborosan, cukup dengan pemenuhan sandang, pangan, papan, maupun kendaraan. Sehingga tidak banyak pengeluaran yang Anda lakukan dan uang dapat terkumpul dengan cepat.

4. Membuat Rencana Secara Detail

Anda bisa membuat target atau goals yang hendak dicapai saat menyimpan uang atau menabung.

Mulai dari target paling kecil sampai target besar yang dicatat pada buku memo atau pada secarik kertas yang ditempel di tempat yang biasa Anda lihat.

Cara ini akan memotivasi untuk disiplin menabung agar rencana dapat diwujudkan.

Di rumah, Anda bisa menabung uang pada celengan target pada nominal tertentu untuk mengetahui berapa jumlah uang yang telah Anda kumpulkan.

5. Memakai Aplikasi untuk Keuangan

Selain menggunakan cara manual dengan mencatat anggaran pada buku, Anda bisa menandai anggaran menggunakan aplikasi yang berbasis keuangan.

Mulai dari perencanaan anggaran, catatan pemasukan dan pengeluaran sampai data simpanan uang Anda.

6. Mulai dengan Uang Recehan

Jangan pandang sebelah mata uang receh di saku Anda. meskipun nominalnya sedikit namun jika sering dikumpulkan jumlahnya akan semakin banyak dan suatu saat bisa Anda belanjakan.

Baik uang recehan dari kembalian belanja atau sisa uang jajan.

Baca Juga : Jangan Remehkan! Begini Cara Memanfaatkan Uang Receh

7. Menabung Secara Rutin

Anda bisa menabung uang secara rutin per hari dengan nominal tertentu. Misal di awal bulan sebesar Rp10.000, maka dalam satu bulan Anda akan memperoleh uang sebesar Rp300.000.

Intensitas ini bisa Anda atur secara pribadi baik harian, mingguan maupun bulanan dengan sistem kalender atau dengan menetapkan tanggal tertentu. Sehingga di akhir bulan Anda terhindar dari kesulitan keuangan.

Cara Menabung Harian

Menabung harian dengan nominal yang kecil akan memudahkan Anda mengumpulkan uang lebih banyak.

Jika Anda tidak memiliki rekening, kegiatan menabung bisa dilakukan dengan dengan menggunakan celengan. Berikut ini tips menabung harian secara mudah.

1. Mulai dari Nominal Terkecil

Fokus pada target yang ditetapkan, berapapun nominalnya dapat dicapai jika Anda konsisten dan sabar.

Artinya uang yang ditabung tidak diganggu untuk kebutuhan lainnya, sehingga Anda perlu merancang keuangan secara detail.

Meski Anda memiliki target untuk membeli sesuatu namun bukan berarti harus menabung dalam jumlah yang besar. mulailah menabung dengan nominal kecil namun intensif. Semisal Rp.2.000 sehari dalam dan seterusnya.

Besarnya nominal menyesuaikan dengan pendapatan yang diperoleh. Hal ini bertujuan agar kegiatan menabung tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan sehari-hari Anda.

2. Celengan Target

Cara yang tidak kalah efektif yaitu menggunakan celengan target. Celengan ini berisikan target nominal yang bisa Anda tentukan secara pribadi.

Setiap kali menabung uang, Anda dapat memberi tanda untuk mengetahui berapa banyak uang yang telah terkumpul.

Anda bisa mendapatkan celengan target ini melalui marketplace secara online. Atau membuatnya secara mandiri.

3. Jangan Menunda

Karena menabung melalui celengan dapat dimulai dengan nominal kecil, tidak ada alasan bagi Anda untuk menunda kegiatan ini. Lebih awal Anda menabung, lebih banyak jumlah uang yang bisa Anda kumpulkan.

4. Membuat Skala Prioritas

Agar uang pada tabungan Anda tidak terganggu oleh kebutuhan lainnya Anda dapat membuat skala prioritas. Cara ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mana yang harus diutamakan dan harus ditunda sementara waktu.

Hal ini diperlukan agar menghindarkan Anda dari perilaku boros bahkan berhutang.

Pasalnya keinginan manusia tidak terbatas selama hidupnya. Sedangkan pemenuhan untuk hal tersebut sifatnya terbatas, sehingga Anda perlu secara bijak dalam mengelola keuangan.

Cara yang telah dipaparkan di atas bisa Anda lakukan secara mudah baik melalui rekening bank atau celengan secara mandiri di rumah.

Mulailah dengan nominal kecil namun konsisten agar memudahkan Anda untuk disiplin mengumpulkan uang.

Meski terbilang cukup mudah dilakukan, Anda harus memperhatikan kondisi keuangan.

Sehingga Anda perlu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran dan menetapkan nominal yang tepat untuk disisihkan saat menabung.

Baca Juga: 15 Investasi Modal Kecil Tapi Menguntungkan dengan Cepat

Bagikan:

Joko Warino

Seorang praktisi SEO (Search Engine Optimization) dari tahun 2013 yang selalu berusaha meningkatkan kemampuan seiring dengan perubahan logaritma yang dilakukan oleh Google.

12 pemikiran pada “7 Cara Menabung dengan Cepat Sesuai Target dan Konsisten!”

  1. Terima kasih ka, sudah membuatkan artikel menabung yang sangat bermanfaat terutama untuk anak anak sekolah yang sedang berusaha menabung

    Balas
  2. saya setuju sekali dengan anjuran “melakukan memisahkan rekening tabungan dengan rekening transaksi” saya sudah menerapkan nya sejak saya duduk di bangku SMA hingga saat ini

    Balas

Tinggalkan komentar