Digital Marketer Pengertian, Keahlian, dan Tips-Tips Lainnya

Digital Marketer: Pengertian, Keahlian, dan Tips-Tips Lainnya

Diposting pada

Banyak pekerjaan yang saat ini menjadi terkenal semakin berkembangnya industri kreatif.

Salah satu pekerjaan yang banyak dicari oleh perusahaan adalah Digital Marketer.

Profesi ini sering juga disebut dengan digital marketing specialist.

Secara umum, tugasnya adalah untuk mempromosikan produk melalui media digital dan teknologi yang ada.

Baik di media sosial, e-commerce, sampai dengan website untuk bisnis.

Jadi, secara garis besar, digital marketer adalah orang yang bertanggung jawab mengerjakan semua hal yang berhubungan dengan marketing.

Lalu, apa saja pentingnya digital marketer dan tugas serta tanggung jawabnya.

Kemudian, apakah pekerjaan ini memiliki gaji besar?

Semua hal mengenai digital marketer akan dibahas tuntas dalam artikel kali ini. Mari kita simak bersama.

Apa Itu Digital Marketer?

Apa Itu Digital Marketer

Pengertian Digital marketer adalah karyawan atau staf yang bekerja di posisi digital marketing.

Jadi, staf ini yang nantinya akan melakukan pemasaran melalui aplikasi atau teknologi digital.

Dalam menjalankan tugasnya, ia bertanggung jawab untuk meningkatkan branding dari produk perusahaan.

Oleh sebab itu, peranannya sangat penting untuk kemajuan bisnis perusahaan.

Digital marketer akan memasarkan produknya melalui berbagai platform digital.

Telah diketahui bahwa platform digital ini banyak digunakan sehingga memungkinkan pemasaran menjadi lebih massif.

Ini akan berbeda dengan menggunakan cara tradisional yang hanya memasarkan secara langsung.

Dari segi keefektifannya saja tentu lebih baik bagi perusahaan menggunakan digital marketing walaupun prinsip tradisional ini masih dapat diterapkan.

Sudah banyak berbagai sumber yang mengatakan manfaat dari internet, salah satunya adalah sebagai ajang promosi yang efektif dan efisien.

Kenapa efektif?

Hal ini karena Anda tidak perlu untuk membuang waktu untuk bertemu dengan orang secara langsung.

Selain itu, penggunaan digital marketing akan memudahkan stafnya dapat menentukan target pasar dengan lebih baik sehingga promosi akan berjalan lebih terarah.

Lalu, kenapa efisien?

Ini tentu karena dapat menghemat waktu dan biaya dibandingkan dengan memasarkannya ke tempat tertentu.

Keahlian Digital Marketer

Keahlian Digital Marketer

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi seorang digital marketer, maka dibutuhkan adalah keahlian yang harus Anda miliki.

Berikut adalah hal yang harus dimiliki oleh profesi ini:

1. Paham Teknis dan Teori Digital Marketing

Mengetahui teknik yang berpengaruh terhadap berkembangnya website atau medsos.

Contohnya harus paham mengenai dasar SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) yang diperlukan untuk membuat konten banyak trafiknya.

2. Tau Cara Membuat Content Marketing

Harus paham content marketing yang baik karena ini akan membuat konten Anda lebih terarah pada target pasar.

Pelanggan biasanya akan memilih produk yang memiliki narasi yang baik dan mencantumkan apa yang memang mereka butuhkan.

3. Mengetahui Email Marketing

Email marketing juga diperlukan untuk menunjukkan perusahaan menjadi lebih profesional.

Oleh sebab itu, marketer harus tahu bagaimana cara mengirim pesan lewat email ke berbagai pengguna email sehingga tertarik membelinya.

Umumnya, email marketing ini menggunakan domain khusus yang berbayar.

Hal ini agar nama alamat email perusahaan bisa terpampang dengan jelas sehingga memudahkan untuk branding.

Ini juga dapat meningkatkan kepercayaan dari calon pelanggan karena tidak memakai email gratis seperti @gmail.com, @yahoo.com, dsb.

4. Paham Mengenai Video Marketing

Paham video marketing adalah salah satu yang harus dipahami oleh seorang digital marketer.

Hal ini karena banyak konten yang tidak hanya memuat tulisan tetapi juga video untuk menarik calon pelanggannya.

Visual yang bagus dan desain yang rapi juga berpengaruh terhadap peningkatan penjualan produk Anda.

5. Mengetahui Cara Kerja Social Media Ads

Social media ads adalah iklan yang ada di sosial media. Ini sering Anda lihat ketika membuka beranda akun Anda.

Disana, banyak memuat iklan yang relate dengan apa yang sering Anda cari di internet.

Dengan adanya social media ads ini akan memudahkan Anda untuk memfokuskan pada target pasar sehingga orang yang melihatnya lebih berpeluang untuk membeli produk Anda.

Digital marketer harus paham social media ads terutama bagi perusahaan besar.

Social media ads ini akan membuat produk Anda mudah disebarkan secara luas dan menjangkau lebih banyak orang.

6. Mengetahui Cara Menggunakan Media Sosial

Paham cara penggunaan media sosial menjadi dasar yang penting bagi seorang digital marketer.

Media sosial adalah cara termudah untuk memasarkan produk tetapi cara memasarkannya tidak boleh sembarangan.

Anda perlu mengetahui fitur apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk media promosi, misalnya menggunakan feed atau story instagram.

Anda juga perlu menambahkan konten dengan desain gambar dan caption yang menarik agar mudah dilirik oleh pembaca.

7. Keterampilan Komunikasi

Keterampilan komunikasi juga sangat dibutuhkan bagi pelaku digital marketing.

Hal ini karena tanpa adanya komunikasi yang baik, konten Anda akan sulit tersampaikan oleh pembaca atau penonton.

Oleh sebab itu, ketahui apa yang disukai oleh calon pelanggan untuk mengkomunikasikannya dengan lebih baik.

Selain itu, ketahui pula cara berkomunikasi melalui tulisan atau gambar akan lebih mudah ditangkap maksudnya.

Tak hanya itu, digital marketer adalah hal dibutuhkan untuk memberikan respon dan menjawab semua pertanyaan calon pelanggan dengan baik.

Bisa juga sebagai penghubung untuk selalu mempromosikan produk terbaru ke pelanggan setia.

8. Penguasaan Alat Analisis Situs

Keahlian yang terakhir untuk seorang digital marketer adalah pandai menguasai alat analisis situs website Anda.

Contohnya memahami Google Analytic yang berfungsi untuk melihat progress dari website jualan Anda.

Dengan demikian, data tersebut dapat dievaluasi atau dicari solusinya tentang bagaimana cara meningkatkan penjualan melalui digital marketing.

Berapa Gaji Digital Marketing?

Berapa Gaji Digital Marketing

Setelah mengetahui digital marketing itu apa? penting juga untuk mengetahui gaji digital marketer.

Kisaran gaji dari digital marketer ini tergantung dari posisi dan jabatan yang diembannya.

Semakin besar tanggung jawabnya, maka gaji yang diberikan oleh perusahaan juga bertambah.

Ada beberapa posisi yang terbagi jika Anda ingin menjadi pekerja di bidang ini.

Ada staf digital marketing yang merupakan orang yang menjalankan pemasaran perusahan .

Selanjutnya ada pula yang menduduki jabatan tertinggi manajer khusus digital marketing.

Lalu, berapa gaji seorang marketing? Simak infonya berikut ini.

  • Digital marketing manager: Rp 12 juta sampai dengan Rp 18 juta.
  • Digital marketing specialist: Rp 6 juta sampai dengan Rp 10 juta.
  • Dan digital marketing staff: Rp 5 juta sampai dengan Rp 8 juta

Penghasilan diatas hanyalah kisaran yang bisa saja berubah-ubah tergantung dari perusahaan yang menerima.

Peran dan Tanggung Jawab Digital Marketer

Peran dan Tanggung Jawab Digital Marketer

Setelah mengetahui pengertian digital marketer dan keahlian yang harus dimilik.

Ada pula peran dan tugas digital marketer yang perlu diketahui.

Berikut adalah peranannya:

  • Memiliki tanggung jawab untuk mengatur semua yang berkaitan dengan bidang pemasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
  • Menyusun strategi dan perencanaan yang berkaitan dengan kegiatan promosi produk sebelum diluncurkan. Baik dari segi teknis, analisa modal pemasaran, sampai dengan melakukan riset untuk mencari konten apa yang cocok.
  • Digital marketer memiliki tanggung jawab untuk membuat konsep atau tema dari campaign tersebut sebelum dirilis ke khalayak dunia maya.
  • Melakukan perencanaan yang berhubungan dengan penyaluran atau distribusi konten ke media sosial yang tepat. Distribusi konten ini berkaitan dengan jadwal posting, media sosial apa yang dipakai, dsb.
  • Mempertahankan serta meningkatkan penjualan produk yang didapatkan dari pelanggan melalui media sosial. Anda perlu untuk memiliki strategi khusus agar pelanggan tetap setia untuk membelinya.
  • Melakukan optimasi website agar mudah di index oleh Google dan pencarian konten masuk ke peringkat atas. Jika website berada di halaman pertama Google tentu ini akan bermanfaat untuk meningkatkan trafik dan engagement rate produk Anda.

Baca Juga : Apa Itu Engagement Rate?

Jurusan yang Berkaitan dengan Digital Marketer

Jurusan yang Berkaitan

Jika tertarik untuk menjadi digital marketer yang handal dan profesional, ada baiknya Anda belajar di kuliah dengan memilih jurusan yang sesuai dengan profesi ini.

Adapun beberapa jurusan yang cocok untuk menjadi digital marketer adalah sebagai berikut:

  • Bisnis
  • Ilmu ekonomi
  • Manajemen
  • Ilmu komputer
  • Sistem informasi
  • Dan teknik informatika

Jurusan di atas sangat berpotensial untuk menjadi seorang digital marketer karena keilmuan yang didapat akan bermanfaat untuk mengembangkan website, menghitung pengeluaran dan pemasukan dari penjualan produk.

Tak hanya itu, jurusan seperti teknik informatika dapat menerapkan hal teknis seperti desain website, menambahkan fitur live chat, dsb untuk meningkatkan ketertarikan calon pelanggan sehingga dapat melakukan transaksi untuk produk yang Anda jual.

Namun, tidak sedikit juga orang yang tidak punya pengalaman digital marketing sebelumnya atau bukan jurusan yang berhubungan dengannya yang ternyata bisa menjadi digital marketer.

Hal tersebut tergantung pada bakat yang dimiliki serta keinginan untuk belajar hal baru.

Lagipula, banyak juga pelatihan yang menyediakan edukasi gratis tentang digital marketing yang bisa Anda manfaatkan sebaik-baiknya.

Jadi, bukan tidak mungkin bagi Anda untuk bekerja dalam bidang ini meskipun yang sejurusan tentu akan lebih baik dan lebih berpotensi untuk mendapatkan pekerjaan ini.

Pekerjaan Digital Marketer

Selanjutnya, Anda perlu mengetahui pekerjaan dari profesi ini yang ternyata merangkap menjadi beberapa job desk yang perlu diperhatikan.

Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Content Marketing

Apa yang dimaksud dengan content marketing?

Content marketing adalah konten yang diperuntukkan untuk pemasaran atau promosi dari suatu produk.

Jadi, pekerjaan ini dapat membuat content marketing yang berguna untuk membuat konten bisnis berkualitas.

Konten tersebut harus memenuhi keinginan dari pelanggannya karena ini merupakan kunci bagi pelanggan untuk membeli produk Anda.

Jadi, tidak boleh sembarangan membuat konten.

Lakukan riset dengan membuat survei kecil-kecilan di media sosial bisnis untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pelanggan.

Selain itu, Anda juga perlu untuk membuat konten yang menarik dan sesuai dengan branding perusahaan Anda.

Contohnya jika produk tersebut ramah keluarga, Anda dapat memberikan gambar keluarga yang menggunakan produk tersebut.

Dengan begitu, akan ada respon yang positif bagi pembaca untuk membelinya karena alasan relate dengan kehidupannya.

Jika produk Anda bersifat umum dan tidak ada batasan pasar seperti usia dan gender, maka perlu untuk membuat konten dengan komposisi yang pas dan tidak menjurus ke satu tempat sehingga produk tersebut sesuai dengan kesukaan orang banyak.

2. Sebagai Social Media Marketing

Selanjutnya yaitu sebagai social media marketing. Dimana, ia dapat melakukan promosi melalui media sosial dengan baik.

Target pasarnya ini hanya berasal dari sosial media saja.

Jadi bukan dari platform digital lain seperti website atau e-commerce.

Ada berbagai platform yang dijadikan sebagai promosi yang efektif.

Misalnya seperti Facebook, Instagram, Youtube, TikTok, LinkedIn, sampai dengan Twitter.

Pemilihan dari sosial media juga bergantung dari analisa pasar perusahaan. Mana yang kira-kira berpotensi dan banyak dipakai oleh pelanggan Anda.

Misalnya, jika target pasarnya adalah usia remaja, Anda bisa memasarkannya melalui Instagram, Youtube, atau TikTok yang memang banyak pengguna remaja disana.

Dengan adanya Social Media Marketing ini akan memudahkan perusahaan untuk meningkatkan brand awarenessnya sehingga dalam jangka waktu dekat atau lambat peningkatan penjualan akan lebih signifikan.

3. Pemasaran SEO

Manfaat selanjutnya dari adanya seseorang yang bekerja di dunia pemasaran digital adalah dapat melakukan pemasaran produk menggunakan konsep SEO.

Ini banyak dilakukan oleh para pembuat website yang ditujukan untuk bisnis.

Cara menjadi digital marketer yang sukses salah satunya adalah melakukan riset berdasarkan penerapan dari Search Engine Optimization yaitu melalui browser yang dimiliki.

Untuk membuat konten berkualitas, para digital marketing specialist harus membuat konten berdasarkan dengan kata kunci.

Kata kunci ini akan memudahkan pengguna terhubung ke website Anda.

Jadi, penting untuk memiliki keyword yang menarik dan banyak dicari oleh pengguna internet. Dengan demikian, website bisa menduduki peringkat teratas.

4. Affiliate Marketing

Seorang yang bekerja digital marketing harus ahli pada bidang cabang lainnya yaitu affiliate marketing.

Affiliate marketing adalah teknik pemasaran yang sistem pendapatannya berasal dari banyaknya jumlah produk yang terjual.

Semakin banyak produk yang terjual, pendapatan atau keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan semakin banyak.

Oleh sebab itu, digital marketer memiliki pengaruh yang besar terhadap pemasaran produk.

Tanggung jawabnya akan lebih besar jika menjadi affiliate marketing. Affiliate ini sering kita temukan pada aplikasi baru.

Contoh kasusnya adalah affiliate aplikasi Bibit yang berguna untuk investasi.

Banyak influencer yang menjadi affiliate aplikasi ini dengan membuat konten menarik di media sosialnya.

Setelah mempromosikan dengan cara menarik, seperti menggunakan video atau gambar, Anda dapat melihat link di bawah konten tersebut.

Linknya akan menghubungkannya dengan aplikasi Bibit untuk diunduh.

Semakin banyak orang yang mengunduh melalui kode atau link yang Anda berikan, maka semakin banyak pula penghasilan. Itulah segelintir kasus dari affiliate marketing.

Jangan lupa bahwa affiliate ini tidak hanya berlaku pada aplikasi tetapi juga produk lainnya seperti makanan, baju tas, sampai dengan langganan dan jasa tertentu seperti Netflix, Spotify, dsb.

Tokoh Digital Marketer Sukses di Indonesia

Setelah mengetahui berbagai macam keahlian dan fungsinya,

Berikut adalah sosok yang menginspirasi yang memiliki sederet prestasi di bidang digital marketer:

1. Razi Thalib – RevoU

Tokoh digital marketing Indonesia yang pertama adalah Razi Thalib yang mengabdikan dirinya selama 17 tahun untuk bekerja dan berkarir di dunia digital marketing.

Ia adalah sosok yang rajin belajar dan memiliki banyak pengalaman karir baik Indonesia dan Australia.

Sebelum berkarir di RevoU, dirinya sempat membuat aplikasi yang digunakan untuk mencari pasangan atau matchmaking. Aplikasi tersebut bernama Setipe.com.

Setelahnya, ia mengembangkan perusahaan startup yang terkenal dengan memberikan jasa untuk belajar dan cara berkarir di dunia marketing atau teknologi.

Saat ini perusahan tersebut cukup berkembang pesat karena banyak yang menggunakan jasa pelatihannya untuk mengetahui tentang digital marketing.

Mentor yang mengajarkan juga sangat profesional sehingga Anda bisa menyerap ilmu yang banyak dari mentor tersebut.

Seringkali, RevoU memberikan pelatihan gratis selama seminggu beserta dengan sertifikat dan pemberian tugas.

Ini akan membuat promosi jasanya lebih berkembang dan menarik minat masyarakat lebih banyak lagi.

Adapun untuk kelas berbayarnya umumnya ada paket 6 bulan yang akan mengedukasi peserta secara lebih intensif lagi.

2. Dian Martin – Deplaza

Digital marketer terkenal di Indonesia selanjutnya adalah sosok wanita karir yang membuat platform Deplaza, yaitu Dian Martin.

Deplaza.id merupakan situs yang berfungsi untuk membuka toko online yang dibuat oleh siapa saja.

Di platform ini, juga menyediakan jasa dropshipper bagi Anda yang ingin bergabung.

Sudah banyak pengusaha yang membuat toko online di Deplaza karena memiliki citra yang bagus.

Situs ini termasuk dalam contoh digital marketing yang cocok untuk dipakai oleh pengusahan kalangan menengah yang membutuhkan sarana online untuk meningkatkan promosinya.

Seolah tak kehabisan ide, Dian Martin juga membuat aplikasi lainnya yang bernama Dimia.id.

Melalui platform ini, pengguna bisa mendapatkan riset marketing untuk bisnisnya.

Hal ini karena telah disediakan dua bentuk riset, yaitu riset market untuk kebutuhan pasar dan riset SEO untuk meningkatkan traffic pengunjung.

Atas semua kerja kerasnya ini, dapat terlihat bahwa Dian Martin merupakan sosok yang profesional dalam digital marketing.

Tak heran jika ia dipilih menjadi ketua DIGIMIND atau Digital Marketing Indonesia.

3. Dayu Dara Permata – Pinhome

Digital Marketer Indonesia yang tidak kalah menginspirasi untuk meniti karir di marketing adalah Dayu Dara Permata.

Wanita ini terkenal dengan pengalamannya yang luar biasa dan berprestasi karena sudah menciptakan GoLife.

GoLife sendiri adalah program yang dikeluarkan dari aplikasi Gojek yang sudah terkenal di Indonesia.

Awalnya, dia tidak memiliki keterampilan lebih dalam bidang digital.

Namun, ia akhirnya mencoba membuatnya setelah ditawari oleh Nadiem Makarim yang merupakan mantan dari CEO gojek.

Ternyata, fitur yang dibuatnya mendapatkan banyak reaksi positif dari penggunanya. Tak berhenti sampai disitu, ia akhirnya memuat platformnya sendiri yang diberi nama Pinhome.

Sesuai dengan namanya, Pinhome adalah aplikasi untuk yang berkaitan dengan properti rumah.

Fungsinya adalah untuk melakukan transaksi jual beli rumah dengan mudah hanya melalui online.

Meskipun begitu, aplikasi ini aman digunakan karena ada beberapa aturan yang perlu dipenuhi.

Di aplikasi ini ada banyak tawaran rumah sampai dengan diskon yang akan menguntungkan bagi pembeli rumah.

Pentingnya Portofolio Digital Marketing

Untuk melamar pekerjaan sebagai digital marketer, yang perlu disiapkan adalah portofolio.

Portofolio adalah dokumen yang menunjukkan keterampilan dan prestasi seseorang.

Umumnya, semua pekerjaan membutuhkan adanya portofolio untuk mendaftarnya.

Di dalam digital marketer portfolio tersebut berisi informasi yang spesifik yang menandakan kualitas dari si pelamar.

Umumnya, portofolio ini dibuat dalam bentuk dokumen PDF atau portofolio website sehingga lebih mudah dibaca oleh orang lain.

Portofolio digital marketing umumnya memuat beberapa hal contohnya seperti:

  • Media digital yang pernah digunakan.
  • Pekerjaan dan pengalaman digital marketing apa yang pernah dilakukan.
  • Hasil dan keuntungan yang diperoleh, dsb.

Semua itu dapat disajikan dalam bentuk tulisan atau gambar presentasi agar menarik pelamar.

Dengan adanya portofolio akan membuat Anda lebih mengenalkan kompetensi yang Anda miliki ke pelamar.

Kemajuan dari bisnis sampai dengan pencapaian Anda dapat memudahkan pelamar untuk menganalisis kinerja Anda nanti saat bekerja sehingga kesempatan untuk diterima menjadi lebih besar.

Banyak orang yang masih meremehkan manfaat portofolio digital marketing sehingga ini dapat Anda manfaatkan semaksimal mungkin agar menambah nilai plus bagi HRD.

Perbedaan Portofolio dengan CV

Banyak orang yang menyamakan portofolio dengan CV, padahal keduanya memiliki perbedaan yang jelas.

Untuk portofolio sendiri merupakan karya nyata atau bukti dari pencapaian yang telah diperoleh.

Portofolio bisa memuat lebih dari satu halaman tergantung dari banyaknya karya yang selama ini dibuat.

Sedangkan untuk CV merupakan profil ringkas dari pelamar yang memuat biodata, pendidikan, pekerjaan, sampai dengan prestasi secara ringkas.

CV ini merupakan dokumen wajib yang dilampirkan ketika melamar pekerjaan.

Berbeda dengan portofolio, biasanya hanya untuk jabatan tertentu saja yang perlu melampirkannya. Adapun untuk jumlah halaman CV umumnya hanya satu lembar saja.

Kemudian, untuk portofolio lebih bersifat visual untuk yang bekerja di dunia desain.

Perusahaan akan meminta karya desain yang pernah dibuat untuk menilai apakah layak atau tidak.

Selain itu, di dunia digital marketing juga membutuhkan portofolio untuk memeriksa pencapaian apa yang pernah diraihnya.

Misalnya dapat meningkatkan penjualan perusahaan sampai berapa persen sampai konten apa saja yang pernah dibuatnya.

Cara Membuat Portofolio Digital Marketing

Untuk membuat portofolio agar diterima dalam profesi ini, Anda perlu membuatnya sebaik mungkin.

Berikut ini beberapa cara yang perlu dilakukan untuk membuat portofolio digital marketer semakin dilirik HRD.

1. Tulis Deskripsi Diri Secara Lengkap

Deskripsi diri dalam portofolio biasanya ada di halaman paling depan.

Oleh sebab itu, Anda perlu membuatnya menarik agar HRD bisa terus membaca portofolio Anda.

Sebenarnya, di bagian CV sudah tertulis data diri, pendidikan, sampai pekerjaan yang pernah dilalui.

Namun, tidak ada salahnya, Anda menuliskannya secara lengkap dan lebih detail tentang informasi pribadi.

Tuliskan atau tampilkan gambarnya disertai dengan foto agar lebih menarik.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda cantumkan di portofolio:

  • Melampirkan foto agar dapat mengenal perawakan Anda secara jelas.
  • Menunjukkan pribadi dan kreatifitas.
  • Tuliskan bakat dan ketertarikan Anda pada pekerjaan tersebut.
  • Tuliskan pencapaian yang dilakukan secara singkat.
  • Berikan juga narasi tentang pendidikan Anda secara ringkas. Hal ini penting karena tempat pendidikan juga menentukan kualitas dari pelamar

2. Tunjukkan Digital Marketing Skill

Tahap selanjutnya adalah menuliskan skill yang dimiliki.

Contohnya informasi yang berkaitan dengan keahlian Anda untuk mengoperasikan platform atau tools tertentu akan menjadi nilai tambah.

Selain itu, sertifikasi juga akan membuat Anda tampak terlihat kompeten di bidang digital marketing.

Sertifikasi tersebut juga membuat Anda adalah orang yang ingin selalu belajar sehingga lebih mudah dipercaya mengemban tugas sebagai digital marketing.

Ingat, jangan coba-coba untuk menuliskan skill yang tidak pernah atau masih belum Anda kuasai karena justru ini akan menjadi boomerang bagi Anda.

Saat masuk ke tahap wawancara, semua akan diperjelas dan perekrut akan menanyakan informasi lebih lengkap untuk memastikannya.

Jika ternyata informasi keliru tentu tidak ada alasan lagi bagi perekrut untuk menerima Anda.

Keterampilan yang bisa Anda cantumkan dalam portofolio contohnya adalah paid advertising, Google Ads, mengatur Google Ads, cari keyword di Ubersuggest, cek plagiat, dsb.

3. Tampilkan Karya atau Hasil Kerja Sebelumnya

Jika Anda memiliki pengalaman kerja dibidang digital marketing sebelumnya, penting untuk mencantumkan hasil karya tersebut. Hal ini karena ini bisa menunjukkan kemampuan Anda.

Berikan hasil yang berupa gambar atau SS-an dari karya Anda jika berbentuk tulisan.

Selain itu, bisa juga dengan memberikan link video agar penyeleksi dapat memastikan dan memverifikasi hasil kerja Anda.

Jika pernah mengisi sebuah webinar atau membawakan acara berkaitan dengan digital marketing, ini juga merupakan sebuah pencapaian yang tidak boleh disia-siakan.

Rekamlah penampilan Anda di atas panggung saat menjadi pembicara untuk ditampilkan dalam portofolio hasil kerja.

Namun, ingat untuk menuliskan juga keterangan dari foto atau video yang Anda berikan agar bisa jelas dan menangkap apa isinya.

Tambahkan pula strategi Anda untuk perusahaan agar terlihat lebih kredibel.

Contohnya adalah melampirkan hasil kerja postingan instagram di story atau feed tentang promosi suatu produk.

Kemudian, berikan pula pembuatan content brief Anda serta tools yang digunakan sebelumnya untuk mengerjakan tugas tersebut.

4. Tuliskan Pencapaian dari Hasil Kerja

Cara membuat portofolio untuk digital marketer selanjutnya adalah merumuskan pencapaian apa yang didapat dari kerja yang Anda lakukan sebelumnya.

Ini akan sangat membantu HRD untuk mengetahui keberhasilan dan kinerja Anda di perusahaan sebelumnya.

Berikan informasi pencapaian Anda di perusahaan sebelumnya dalam bentuk persentase bukan angka.

Mengapa demikian?

Hal ini karena informasi pencapaian perusahaan sebelumnya bersifat privasi dan tidak boleh sembarangan dipublish apalagi untuk melamar perusahaan lain.

Jadi, untuk menjaga kode etik Anda cukup memberikan persentase keuntungan yang didapat untuk mengetahui secara keseluruhan kinerja.

Jangan menulis secara terang-terangan informasi seputar CAC, penghasilan perusahaan sebelumnya, tingkat CPL, dsb.

Contoh portfolio digital marketer adalah memuat pencapaian website bisnis perusahaan sebelumnya memiliki peningkatan CTR sebanyak 70% dari sebelumnya.

5. Akhiri dengan CTA

Tahapan yang terakhir untuk membuat portofolio adalah mengakhirinya dengan CTA (Call to Action).

CTA ini akan berguna menarik dan memudahkan pembaca untuk melakukan aksi yang merupakan hiring dari lamaran Anda.

CTA ini adalah nomor kontak yang dapat dihubungi oleh HRD jika tertarik dan ingin membawa Anda ke tahap selanjutnya.

Oleh sebab itulah, CTA penting dan wajib digunakan.

Beberapa kontak yang bisa Anda gunakan untuk mencantumkannya dalam portofolio bisa kontak nomor telepon, email, sampai dengan akun media sosial Anda.

Umumnya, sering menggunakan LinkedIn karena disana juga tersaji rangkuman informasi pribadi Anda secara lengkap.

Buatlah portofolio yang bagus dan tersusun rapi agar bisa membuatnya dengan maksimal dan kesempatan untuk diterima menjadi lebih besar.

Selain itu, Anda perlu sering-sering melakukan update portofolio agar perekrut bisa melihat hasil kerja Anda yang paling terbaru.

Jadi, mereka bisa mempertimbangkan apakah pekerjaan Anda relate dengan posisi yang ingin dijabat saat ini.

6. Susun Portofolio ke Dalam Bentuk PDF atau Online

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan untuk membuat portfolio marketing yang telah Anda buat yaitu mempertimbangkan apakah akan membuat filenya dalam bentuk PDF atau secara online.

Apa perbedaan dan kelebihan portofolio digital marketing?

Simak penjelasannya berikut ini.

  • Portofolio PDF Digital Marketing

Kelebihan dari menggunakan format ini adalah mudah dioperasikan serta simpel sehingga Anda bisa membuatnya menggunakan aplikasi gratis.

Contohnya adalah Canva untuk mendesain gambar portofolio agar terlihat lebih menarik.

Ada berbagai macam editing gambar dan efek yang membuat tampilan portofolio menjadi terlihat profesional dan tidak membosankan.

Namun, pastikan juga tetap mudah dibaca dan tidak terganggu dari gambar atau desain yang Anda buat.

Kelebihan portofolio PDF untuk melamar sebagai digital marketer adalah mudahnya akses untuk membacanya.

Perekrut atau HRD dapat melihat hasil karya Anda dan membukanya baik secara online dan offline.

HRD cukup melakukan download sekali secara online kemudian, dapat dibuka berulang kali meski tanpa koneksi internet.

Beda halnya, jika karya tersebut dalam bentuk video, maka penting untuk mengaksesnya secara online melalui media yang disediakan oleh pelamar.

  • Portofolio Online Digital Marketing

Berikutnya adalah dengan menggunakan aplikasi seperti Behance, Dribble, bahkan website portofolio yang diakses secara online.

Kelebihan dari online portofolio untuk melamar digital marketing adalah dapat menjangkau lebih banyak orang sehingga branding diri menjadi lebih baik.

Perusahaan juga sering memberikan nilai tambah untuk membuat pelamar yang membuat website portofolio karena terlihat lebih terampil dan kreatif.

Anda cukup membagikan linknya saja ke perekrut untuk melihat isi dari portofolio.

Selanjutnya, ini juga membuat Anda menjangkau lebih banyak orang sehingga lebih mudah dipercaya.

Meski begitu, tetap ada kelemahan yang tidak boleh Anda lewatkan ketika membuat portofolio secara online.

Kelemahannya adalah hanya bisa menampilkan pencapaian dan hasil karya sesuai dengan fitur yang diberikan pada setiap platformnya.

Misalnya, di platform website gratisan, Anda hanya bisa memberikan informasi yang berupa tulisan dan gambar karena jika video akan lebih memperlambat kinerja website dan sering mengalami down.

Hal Penting dalam Menggunakan Format Online

Jadi, orang yang mengunjungi website Anda menjadi tidak tertarik dan lebih cepat keluar dari situs.

Untuk memilih mana format terbaik semua bergantung pada keputusan Anda.

Ada banyak contoh portofolio digital marketing yang dapat Anda temukan di internet sampai dengan media sosial yang juga membagikan portofolio mereka.

Bagaimana Cara Menjadi Digital Marketing?

Cara menjadi digital marketing untuk pemula, perlu menyiapkan strategi digital marketing yang baik selanjutnya, lakukan langkah berikut agar bisa memulai pekerjaan ini.

1. Menentukan Target Pasar

Bagi seorang digital marketing, hal yang dilakukan pertama kali adalah menentukan target pasar agar promosi yang dijalankan lebih efektif.

Tentukan siapa yang akan menjadi customer.

Kemudian, pahami apakah produk yang dijual memenuhi kebutuhan mereka atau tidak.

2. Bangun Website

Cara selanjutnya adalah membangun website untuk bisnis.

Marketplace adalah salah satu cara terbaik untuk menjual produk dengan mudah.

3. Membangun Media Sosial

Setelah website sudah berhasil, bangun media sosial untuk sarana pemasarannya.

Ada banyak media sosial yang bisa dipilih tetapi disesuaikan juga dengan target pasarnya.

4. Pakai SEO, SEM dan Ads

Terapkan pula metode SEO, SEM, sampai dengan Social Media Ads untuk keperluan bisnis.

Penutup

Itulah hal-hal penting yang perlu Anda ketahui untuk menjadi digital marketer.

Anda dapat mempersiapkannya mulai sekarang agar bisa meraih cita-cita tersebut.

Jika sudah bekerja didalamnya, Anda perlu menerapkan tugas dengan baik sesuai tupoksi di atas.

Baca Juga : Digital Branding, Penting Dipahami agar Pemasaran Lebih Lancar

Gambar Gravatar
Menyukai hal yang berkaitan dengan bisnis dan strategi marketing. Semoga artikel yang disajikan bermanfaat ya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.