Portofolio Adalah: Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Portofolio Adalah Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Daftar Isi

Ritaelfianis.id – Memiliki portofolio adalah bagian penting dari pengembangan karir pribadi.

Mengapa?

Karena merangkum semua informasi tentang pencapaian, pekerjaan, kemampuan, pelatihan, keahlian dan pengalaman kerja Anda.

Tidak hanya bisa digunakan oleh lulusan baru saja saat proses lamaran kerja.

Portofolio dengan laporan pekerjaan yang lengkap juga bisa dimiliki oleh pekerja yang berpengalaman dan sedang mencari pekerjaan

Pengertian Portofolio

Pengertian Portofolio

Pencari kerja tidak hanya membutuhkan portofolio, bahkan beberapa siswa juga memerlukan lengkap sebagai salah satu persyaratan aplikasi beasiswa.

Dengan kata lain, portofolio adalah perantara atau media bagi pihak ketiga yang ingin mengetahui informasi lengkap tentang Anda secara profesional.

Jika dilakukan dengan benar, informasi yang dikirimkan akan lebih mudah dipahami oleh pihak lain yang membacanya.

Sehingga kemungkinan Anda diterima kerja di perusahaan impian semakin besar.

Memiliki portofolio adalah bagian penting dari pengembangan karier pribadi karena mencakup keahlian, riwayat kerja, serta bisa menarik calon klien.

Karena itu, di era seperti sekarang sudah tidak alasan Anda tidak memiliki portofolio.

Apa Itu Portofolio Kerja?

Apa itu portofolio kerja? Terdiri dari dua kata: ‘port’, yang berasal dari ‘report’ yang berarti ‘laporan’, dan ‘paper’ yang berarti lengkap.

Secara keseluruhan, portofolio adalah seperangkat dokumen yang diterbitkan oleh individu, kelompok, organisasi, lembaga, perusahaan, dll yang dirangkum dengan rapi dari semua pekerjaan yang telah dilakukan.

Secara umum pengertian sederhana tentang apa itu portofolio adalah sekumpulan dokumen dari orang, kelompok, institusi, organisasi, perusahaan, dll, yang dimaksudkan untuk mendokumentasikan kemajuan dalam proses pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan pemahaman ini, maknanya mungkin sedikit berubah dari satu domain ke domain lainnya.

Misalnya, di arena politik, dapat diperjelas kepada menteri dan kepala lembaga sebagai komitmen dan pilar pemerintah.

Sedangkan dalam di bidang seni, dapat diartikan sebagai kumpulan karya terbaik seorang seniman yang sengaja disimpan untuk keperluan pameran.

Ketika berbicara tentang investasi dan saham, mka dapat diartikel sebagai sekelompok investasi.

Di sisi lain, sejauh menyangkut keuangan, menurut J.Fred Weston, portofolio adalah campuran atau kelompok aset yang berbeda: deposito, real estat, investasi dalam sekuritas seperti real estat.

Fungsi Portofolio

Fungsi Portofolio

Dalam praktiknya dapat dikatakan bahwa fungsionalitas dari sebuah portofolio dapat bergantung pada masing-masing kegunaannya.

Misalnya, dalam investasi mungkin sedikit berbeda dengan bidang pendidikan.

Namun, fungsi secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Sebagai dokumentasi dari pekerjaan yang dilakukan.
  • Sebagai acuan prestasi dan tindakan seseorang.
  • Sebagai sumber informasi tentang pengalaman, karya dan prestasi terbaik hingga saat ini.
  • Sebagai refleksi atau penjelasan diri yang ditujukan kepada pembaca.
  • Menunjukkan kemampuan yang dimilikinya.

Ia juga berfungsi sebagai alat evaluasi berbasis kinerja yang mudah dibaca.

Setelah portofolio dibuat, evaluator biasanya menilai apakah itu konsisten secara faktual atau tidak, hal ini penting sebagai bahan pertimbangan.

Portofolio sebagai alat pendidikan membuat fungsi lebih relevan dalam dunia pendidikan.

Dimana Ia adalah komponen kurikulum karena berisi penampilan siswa di mana siswa diminta untuk mempresentasikan pekerjaannya.

Manfaat Portofolio

Manfaat Portofolio

Membuat serta mempunyai portofolio sendiri pastinya akan mendatangkan beragam manfaat, terutama untuk jenjang karir serta pekerjaan.

Selain itu, ada beberapa manfaat yang perlu Anda ketahui seperti berikut :

1. Menaikkan Kredibilitas

Salah satu manfaat yang paling Anda rasakan saat membuat portofolio sendiri yaitu menaikkan level kredibilitasnya.

Hal ini dapat menjadi bukti atas segala yang Anda ucapkan kepada klien, kolega, rekan ataupun calon atasan.

Potensi serta keahlian yang diletakan di dalam portofolio menjadi lebih terangkum sehingga memudahkan Anda diposisikan pada bagian yang sesuai dengan keahlianmu.

Tapi tidak semua orang dapat membuat yang baik serta benar.

2. Menceritakan Keahlian Dalam Hal Pekerjaan

Portofolio adalah dokumen yang menunjukkan perkembangan karier Anda dari waktu ke waktu, karena itulah harus terus menerus melakukan update data pribadimu.

Dengan cara ini, calon klien atau pemberi kerja akan lebih mudah menilai kemajuan kinerja.

Tidak hanya itu, Anda juga dapat berkontribusi pada proyek dan ikut serta dalam pekerjaan yang sebelumnya tidak terbayangkan.

Sangat direkomendasikan agar keterampilan, pendidikan, pengalaman, dan hobi selalu ditampilkan pada portofolio milikmu.

3. Meningkatkan Kesempatan Memperoleh Lebih Banyak Klien

Pada umumnya, pencari kerja dari perusahaan dan calon klien cenderung tidak memperdulikan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi.

Membangun hubungan juga merupakan kunci, karena calon pelanggan menjadi lebih setia pada produk dan layanan yang mereka gunakan.

Portofolio membantu kedekatan hubungan dan membantu konsumen membuat keputusan.

4. Menjadi Pembeda dengan Pesaing

Ada banyak contoh yang dibuat saat ini. Salah satunya dibuat secara online yang secara otomatis membedakan Anda dari pesaing lain yang mungkin memiliki jenis bisnis, keahlian atau area usaha yang sama.

Tentunya bisa sangat efektif bagi Anda yang aktif atau pasif dalam mencari pekerjaan.

Namun jika sudah bekerja, sehingga tidak perlu lagi mempublikasikan resume untuk menghindari kesalahpahaman. Itu sebabnya portofolio adalah solusi yang nyaman, efisien dan efektif.

5. Menceritakan Kepiawaian dalam Bekerja

Portofolio adalah dokumen yang terus diperbarui menunjukkan evolusi karier Anda.

Klien dan pemberi kerja potensial dapat dengan mudah menilai pertumbuhan kinerja dan bidang minat Anda.

Berkontribusi pada proyek atau menghargai kemungkinan yang sebelumnya tak terbayangkan. Kekuatan, keterampilan, pendidikan, pengalaman, dan hobi bisa ditampilkan dari portofolio Anda.

6. Dinilai Lebih Terpercaya

Seperti disebutkan di atas, portofolio dapat disebut juga sebagai kumpulan karya. Yang paling dirasakan saat membuatnya adalah peningkatan tingkat kredibilitas.

Tentunya ini dapat menjadi bukti dari semua yang Anda katakan kepada calon klien, kolega, atau pemberi kerja.

Keterampilan dan kompetensi dirangkum untuk membantu Anda menemukan bagian yang tepat untuk menggunakan dan menunjukkan keahlianmu. Sehingga bisa mendapatkan pekerjaan dan posisi sesuai dengan keahlian.

7.  Sebagai Pengingat akan Pencapaian

Semua proyek, tugas, pekerjaan, dan pencapaian tujuan, penghargaan, dan pencapaian lainnya yang berhasil disimpan dengan baik dalam portofolio.

Sehingga membuka kesempatan untuk melanjutkan tugas lain pada tingkat yang lebih sulit.

Portofolio yang terus menerus diperbarui akan menjadi pengingat semua pencapaian terbaik Anda.

Ini membantu membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk terus melakukan hal-hal yang paling sulit sekalipun.

8. Membantu Menarik Calon Klien Bekerja Denganmu

Portofolio adalah hal yang harus terus diperbarui supaya menarik calon mitra dan mitra bisnis.

Bila yang Anda buat menarik memungkinkan calon mitra membayangkan betapa menyenangkannya bekerja dengan Anda.

Tidak hanya itu, calon mitra dapat merasakan bagaimana orang-orang yang kreatif dan profesional memecahkan berbagai tantangan dan menikmati hasil yang mereka peroleh bersama.

9. Meningkatkan Kesempatan Memperoleh Lebih Banyak Pelanggan

Beberapa pelanggan potensial cenderung tidak memedulikan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi atau biaya untuk membuatnya.

Membangun hubungan juga merupakan kunci, karena calon pelanggan menjadi lebih setia pada produk dan layanan yang mereka gunakan. Kedekatan hubungan membantu konsumen membuat keputusan.

10. Menjadi Pembeda dengan Pesaing

Portofolio adalah dokumen yang tersedia secara online yang membedakan Anda dari pesaing lain yang mungkin memiliki jenis bisnis, atau industri yang sama.

Mengingat tren pencarian kerja saat ini di mana perusahaan lebih agresif mencari kandidat untuk perusahaan mereka sendiri, pencari kerja tidak perlu lagi memposting resume untuk perusahaan tertent.

Portofolio online adalah jawaban yang cocok, efektif dan efisien. Oleh karena itu harus memperhatikan cara membuat yang cocok dan benar, supaya memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan.

11. Memberi Kesempatan Untuk Memperlihatkan Kreativitasmu

Portofolio adalah dokumen mendalam yang berisi banyak informasi, namun tampak hebat, keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjukkan sisi kreatif dan profesional Anda sesuai bidangnya.

Anda juga dapat menggabungkan beberapa media seperti foto, ilustrasi, video, dan podcast. Tidak ada batasan untuk mengekspresikan kreativitasmu.

Inilah yang membuat portofolio milikmu berbeda dari pesaing lainnya.

12. Menunjang Kemampuan Verbal

Tidak semua orang memiliki keterampilan untuk berbicara dan mengekspresikan diri.

Namun, di tempat kerja dan wawancara kerja, seringkali pelamar diminta untuk menggambarkan kepribadian Anda atau memberikan presentasi tentang pencapaiannya selama ini.

Dengan menunjukkan portofolio Anda, pewawancara akan melihat dan memahami apa yang digambarkan. Wawancara kemudian menjadi diskusi yang menarik setelah melihat biodata yang Anda miliki.

13. Menunjukkan Konsistensi

Kejelasan informasi tentang diri Anda adalah hal penting lainnya ketika mencoba membangun merek, baik untuk tujuan pribadi maupun perusahaan. Ini akan terlihat dan membantu menunjukkan konsistensi bisnis.

Ketika pesan yang disampaikan sesuai dengan apa yang dilihat, tentu saja akan mendapatkan nilai yang berbeda dari pelamar lainnya.

Baca Juga : 10 Tips Menulis Portofolio, Jobseeker Wajib Tahu!

Jenis-Jenis Portofolio

Jangan salah, ada beberapa jenis-jenis portofolio yang perlu diketahui agar tidak salah saat membuatnya.

Untuk lebih memahami istilah tersebut, berikut dua jenis  yang harus diketahui.

1. Lamaran Kerja

Ketika datang ke aplikasi pekerjaan, portofolio sering dikaitkan dengan proses pemilihan aplikasi pekerjaan. Pengusaha menginginkan data pelamar agar bisa memberi penilaian terhadap keterampilanmu.

Portofolio adalah lamaran kerja, umumnya meliputi data pribadi singkat, latar belakang pendidikan, penghargaan, pengalaman kerja dan tujuan melamar ke perusahaan. Di beberapa area, Anda mungkin ingin melamar posisi penulis.

Jadi di profil Anda dapat menuliskan contoh tulisan yang dibanggakan, penghargaan, pujian, dll.

2. Desain

File desain memungkinkan pelamar untuk menambahkan lampiran desain yang telah dibuat.

Portofolio adalah dokumen yang didesain juga tidak memiliki aturan penulisan standar dan menekankan bentuk kreatif.

Jenis ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang melamar pekerjaan di bidang seni seperti desain grafis dan animasi.

Portofolio yang dibuat menunjukkan desain yang diterbitkan dan pencapaian desain yang membuat Anda bangga dengan karier sendiri.

Cara Membuat Portofolio

Cara Membuat Portofolio

Karena memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung pada bidangnya, maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya tidak ada bentuk yang tetap untuk portofolio.

Portofolio yang baik dan efektif adalah yang memberikan informasi lengkap dan data yang mudah dipahami pembaca.

Namun, ada beberapa elemen yang harus ada dalam pembuatanan, berikut ulasan lengkapnya:

1. Pilih Karya atau Hasil Kerja yang Ingin ditampilkan

Jika Anda membuat portofolio, maka wajib mengumpulkan karya-karya yang telah dibuat dan memilih yang terbaik.

Jika tidak dapat memutuskan, baca ulasan pelanggan dan kolega dan pilih mana yang terbaik.

Dengan menampilkan karya terbaik, maka data Anda akan tampil lebih efisien dan lebih mungkin diperhatikan oleh perusahaan Anda. Idealnya, harus memiliki antara 5 dan 10 karya atau prestasi.

2. Tentukan Desain

Setelah mengumpulkan karya yang ingin dipamerkan, langkah selanjutnya adalah menentukan desain yang minimalis.

Untuk langkah ini, pastikan tata letak yang dipilih sesuai, sederhana, bersih, dan mudah dipahami, atau fokus pada bisnis Anda.

3. Siapkan Isi

Saat membuat portofolio, Anda harus selalu menyertakan teks pendukung singkat untuk memperkenalkan atau menjelaskan pekerjaanmu.

Siapkan skrip-skrip ini terlebih dahulu dan kelompokkan sesuai dengan karya yang ingin ditampilkan. Setelah diatur dapat dengan mudah merakit portofolio di langkah berikutnya.

4. Pilih Media

Di zaman sekarang ini, banyak hal yang dapat diakses secara online. Ambil kesempatan ini untuk membuat portofolio online Anda.

Hal ini membuat orang bisa membuka dan mengakses portofolio milikmu kapan saja bahkan di mana saja.

Anda bisa dengan bebasnya mengedit atau menambahkan data. Tapi juga dapat mencetaknya saat membutuhkannya, sehingga saat efektif.

5. Siapkan Alat dan Bahannya

Saat membuat portofolio cetak, Anda perlu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.

Tidak perlu menggunakan peralatan atau bahan yang mahal. Dengan sedikit kreativitas, dapat membangun portofolio yang menarik dengan alat dan bahan sederhana.

Misalnya, dapat menggunakan pembungkus dengan tutup transparan. Amplop yang longgar memudahkan penambahan atau penggantian pekerjaan untuk ditampilkan.

Jika tidak ingin menggunakan lose wrap, bisa menggunakan kertas berukuran 8,5″ x 11″, 11″ x 14″, atau 14″ x 17″.

6. Siapkan Platformnya

Anda harus memutuskan platform mana yang akan digunakan. Sederhananya, ada dua platform gratis yang dapat digunakan seperti berikut :

  • Situs web

Saat ingin menggunakan portofolio online dapat menggunakan situs web dari banyak penyedia platform web gratis seperti Blogger, WordPress dan Wix.

Agar terlihat profesional, masing-masing situs tersebut juga memiliki fitur custom domain yang bisa Anda gunakan.

  • Media sosial

Jika Anda tidak ingin membangun situs web, dapat menggunakan platform media sosial populer.

Tentu saja gratis. Misalnya, saat ingin menggunakan Instagram untuk memamerkan bisnis.

Apapun jenis bisnis yang dimiliki, Anda dapat menampilkannya di profil Instagram pribadi. Tentunya harus dilengkapi dengan foto-foto yang menarik.

7. Pengaturan Tata Letak

Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, langkah selanjutnya adalah menyusun dan mengimplementasikan tata letak portofolio. Atur sesuai dengan desain yang dipilih semula.

Pastikan desainnya terlihat elegan sehingga yang dibuat seindah dan semenarik mungkin.

8. Memperlihatkan Ulasan (jika ada)

Anda juga dapat menambahkan komentar dan testimoni dari orang lain untuk setiap karya.

Ulasan pasti akan membuat portofolio lebih menarik dan dapat dipercaya oleh orang yang melihatnya. Namun, jika tidak memiliki ulasan, jangan merasa terdorong untuk menambahkannya sendiri.

9. Periksa Hasilnya

Langkah selanjutnya adalah melakukan review. Harap tinjau seluruh profil Anda untuk memastikan tidak ada salah eja.

Dan jika ada yang dirasa kurang, segera perbaiki agar tidak mengurangi pesona portofolio milikmu.

10. Isi Portofolio

Clipboard biasanya terdiri dari beberapa dokumen atau file.

Inilah sebabnya mengapa penting untuk menyertakan daftar isi di awal portofolio  sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan.

11. Daftar Riwayat Hidup atau Curriculum Vitae (CV)

Portofolio biasanya disertai dengan riwayat hidup atau resume (CV). Dengan melampirkan resume, pembaca dapat dengan mudah melihat data dan deskripsi pribadi.

12. Prestasi dan Tujuan

Selanjutnya, Anda harus menjelaskan secara singkat pencapaian Anda sejauh ini dan tujuan masa depan. Saat membahas tujuan kedepannya, tidak salahnya untuk membagi portofolio menjadi dua jika memiliki kelonggaran waktunya

  • Tujuan Jangka pendek

Anda dapat membuat daftar tujuan yang ingin dicapai dalam satu atau dua tahun ke depan.

  • Tujuan jangka panjang

Untuk tujuan jangka panjang, wajib untuk menetapkan tujuan jangka panjang lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Ingatlah untuk menulis dengan jelas dan detail agar lebih menarik

13. Pengalaman dan Keterampilan

Inti dari portofolionya adalah pengalamannya hidup dengan kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya.

Melampirkan semuanya dapat meningkatkan kemungkinan pembaca untuk tertarik dengan informasi di dalamnya.

Buat daftar pengalaman kerja dengan urutan pekerjaan terbaru dan gulir ke bawah berdasarkan jam.

14. Lampirkan Contoh

Contoh langsung dapat diberikan dengan menghadirkan portofolio yang menarik untuk menanamkan rasa percaya diri bagi yang membacanya.

Jika Anda ingin buatanmu dapat diakses secara online, harap sertakan tautan agar dapat membukanya secara langsung.

Jika belum, jangan lupa sertakan deskripsi singkat secara detail agar pembaca tidak perlu bertanya lagi.

15. Testimoni dari Klien

Elemen penting terakhir dalam membuatnya adalah pencantuman testimonial.

Ini penting untuk memberitahu pembaca bahwa portofolio yang mereka miliki didasarkan pada data asli dan bukan hanya hasil konfigurasi.

16. Letakkan Portofolio di Situs Web Pribadi

Bahkan jika sudah memiliki portofolio offline, membuat yang dapat diakses secara online adalah pilihan terbaik di zaman sekarang ini.

Berikut beberapa alasan kenapa perlu menyiapkan portofolio online, seperti berikut :

  • Akses yang Mudah.

Cukup kunjungi alamat web atau akun platform yang diinginkan.

Memperkuat kehadiran kami di Internet. Ini akan membuat Anda lebih mudah ditemukan di internet dan meningkatkan kredibilitas.

  • Lebih Fleksibel

Portofolio online akan memudahkan untuk mengganti atau mengedit sesuai kebutuhan. Di antara berbagai platform portofolio online, situs web adalah broker terbaik.

Karena Anda bisa membuat karya terlihat unik sesuai dengan personal brand milikmu.

Bagaimana cara membuat situs portofolio?

Cara Membuat Portofolio Online

Anda mungkin sangat tertarik untuk membuat portofolio yang bisa diakses secara online. Dengan begitu semua orang bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.

Berikut adalah tahapan bagaimana Anda bisa membuat secara online:

1. Pilih Nama Domain yang Sesuai

Domain adalah alamat situs web Internet, gunakan tips berikut untuk memilih bidang terbaik.

Gunakan nama yang pendek, unik, dan mudah diingat. Dengan begitu, orang lain tidak akan kesulitan atau salah ketik saat menulis.

Gunakan nama sendiri, nama  tidak hanya unik, tetapi juga mempromosikan personal branding dan membantu membangun kredibilitas. Gunakan domain ekstensi .COM. Bidang ini sangat populer sehingga langsung akrab.

Setelah memilih nama domain yang sesuai, periksa apakah domain tersedia. Jika domain ekstensi COM tidak tersedia, dapat menggunakan ekstensi lain seperti .XYZ atau .ONLINE.

2. Pilih Layanan Hosting

Setelah membeli domain, cara membuat selanjutnya adalah dengan memilih hosting.

Hosting berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan semua data portofolio milikmu sehingga Anda dapat mengaksesnya secara online.

Pilih hosting dengan fitur keamanan yang hebat dan dukungan pelanggan 24/7. Oleh karena itu, web Anda terlindungi dari peretas dan selalu bisa mendapatkan bantuan jika terjadi kesalahan.

Salah satu opsinya adalah Managed WordPress Hosting yang terjangkau dan berfitur lengkap.

  • Pilih Paket Hosting WordPress

Kemudahan penggunaan platform WordPress memungkinkan Anda untuk fokus membangun portofolio online tanpa mengkhawatirkan aspek teknis.

Siapa pun dapat menggunakan hosting WordPress terkelola.

Baca Juga : Jenis Hosting Beserta Kelebihannya

  • Sesuaikan WordPress

Langkah ketiga  adalah menyesuaikan situs WordPress Anda.

Pertama, sesuaikan tema dengan memilih tema yang ringan. Hal ini penting agar pengunjung dapat mengakses website dengan cepat.

Selain itu, gunakan tema yang sesuai dengan merek pribadi. Jika Anda lebih suka gambar daripada teks, dapat memilih tema kisi bangunan sederhana.

Beberapa rekomendasi template website portofolio yang bisa dicoba yaitu Hamilton, ePortfolio, serta Perfect Portfolio.

Setelah Anda menemukan template yang sesuai, dapat menginstalnya dengan cara:

  • Masuk ke dasbor WordPress Anda. Kemudian klik Appearance > Themes dan pilih Add New.
  • Langkah pertama adalah mengubah tema web Anda
  • Masukkan nama template web di formulir pencarian. Kemudian arahkan kursor ke template yang muncul dan klik Instal.
  • Tunggu template selesai dipasang, lalu klik Activate. Template Anda sekarang telah terpasang.
  • Selanjutnya, instal dan sesuaikan plugin untuk menambahkan fitur keren ke portofolio web Anda.

Jadi portofolio terlihat lebih profesional dan modern. Plugin WordPress yang direkomendasikan untuk situs web portofolio adalah:

  • Galeri Portofolio – Lihat Galeri Portofolio.
  • WP Smush – Memampatkan gambar situs web secara otomatis dengan satu klik.
  • Elementor – Membantu Anda mendesain halaman web dengan mudah.
  • Keamanan Wordfence – Plugin keamanan yang mencakup firewall yang kuat, pemantauan situs web waktu nyata, dan banyak lagi.
  • Yoast SEO – Membantu meningkatkan hasil pencarian di mesin pencari Google.

Untuk menginstal plugin, ikuti langkah-langkah ini:

  • Masuk ke dasbor WordPress Anda. Kemudian klik Plugin > Tambah Baru. Selanjutnya masukkanlah nama plugin ke dalam kotak pencarian.
  • Langkah pertama adalah menginstal plugin portofolio online
  • Klik “Instal Sekarang” pada plugin di hasil pencarian. Tunggu proses instalasi plugin lalu klik Activate untuk mengaktifkan plugin di website Anda.

3. Buat Halaman Tentang Saya

Namun, halaman biografi adalah bagian terpenting.

Halaman Tentang Saya menunjukkan kepada pengunjung situs Anda berbagai informasi tentang diri Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat halaman Tentang Saya yang menarik.

  • Perkenalkan diri dengan jelas – tulis nama, usia, tempat tinggal, dan pekerjaan.
  • Tampilkan posting foto terbaik Anda.
  • Jelaskan kekuatan serta keahlian Anda dalam istilah tertentu dan lebih terperinci. Misalnya, jika Anda seorang penulis, beritahu mereka bahwa Anda dapat menulis dengan baik dengan 2.000 kata sehari.
  • Daftar Pengalaman Anda – Tulis tentang pengalaman terbaik yang diminati pengunjung.
  • Beritahu orang mengapa Anda membuat portofolio – Anda dapat membuat cerita tentang minat pada jenis pekerjaan yang ingin dilamar dan menghasilkan karya terbaik.
  • Tambahkan CTA di akhir – Di akhir deskripsi, tambahkan tombol ajakan bertindak (CTA) yang biasanya mengarahkan pengunjung ke halaman kontak sehingga mereka dapat menghubungimu.
  • Menerapkan tips di atas akan membuat halaman ‘tentang saya’ akan lebih menarik bagi pengunjung situs.

Contoh Portofolio Untuk Inspirasi

Portofolio bukanlah satu hal yang susah untuk dibuat. Sebagai inspirasi untuk dapat membuatnya, kami telah merangkum beberapa ide yang menarik.

Simak beberapa contoh berikut ini:

1. Portofolio Desainer

Contoh pertama adalah dari desainer Indonesia Melissa Sanjaya, ini adalah contoh portofolio yang bagus. Pasalnya, ia memiliki desain yang sangat sederhana yang berfokus pada dua menu utama: “Projects” dan “About Me”.

Papan klip web dinilai sangat ringan, sehingga mudah diakses. Selain itu, navigasinya mudah dan desainnya mudah dinavigasi. Yang terpenting, dapat menemukan informasi lengkap tentang setiap proyek.

Dimulai dengan deskripsi dan tahun pembuatan dan diakhiri dengan dokumen fotografi saat desainer mengerjakan proyek tersebut.

2. Portofolio Developer

Front-end developer Jacek Jeznach bisa menjadi inspirasi Anda. Web Jacek memiliki desain unik yang menonjolkan keahlian pengembangan webnya.

Ini dapat menampilkan mode gelap dalam gaya lingkungan kerja pengembang web, menampilkan animasi warna-warni saat mengunjungi bagian halaman, dan MP3 yang dapat diputar untuk mencocokkan aktivitas penjelajahan di situs web.

Itu tidak semua. Jacek juga memiliki blog pengembangan situs web dengan pengalaman, kiat, dan panduan situs web. Oleh karena itu, juga meningkatkan kredibilitasnya di mata pengunjung.

3. Contoh Portofolio Content Writer

Apakah Anda seorang penulis konten dengan banyak topik? Mungkin portofolio Muriel Vega klasik akan menginspirasi Anda.

Di halaman beranda, Muriel menampilkan dirinya sebagai penulis konten dengan menu ikon yang menarik. Dari teknologi, perjalanan, seni hingga makanan.

Dimana-mana pengunjung bisa melihat tulisan Morel di berbagai website dan platform. Selain menerbitkan karyanya, Morrell juga terlibat dalam berbagai kegiatan profesional.

Selain mengerjakan berbagai proyek, wawancara untuk berbagai majalah dan partisipasi dalam berbagai acara.

Tips Membuat Portofolio

Jumlah pencari kerja yang mengirimkan resume mereka untuk melamar pekerjaan adalah sesuatu yang dilihat departemen SDM setiap hari.

Jika ingin menarik perhatian manajemen SDM, Anda perlu menambahkan desain yang unik.

Selain desain, penting juga untuk memberikan contoh portofolio menarik yang dimiliki. Berikut beberapa tips untuk membuat portofolio.

1. Hati-hati dengan apa yang Anda masukkan ke dalam Portofolio

Setelah mengetahui arti portofolio, Anda perlu memberikan informasi, pastikan untuk memberikan informasi terbaik. Hindari memberikan informasi yang ditujukan semata-mata untuk peningkatan Anda sendiri.

Jangan berikan informasi yang membual, dan kirimkan foto kinerja serta berita utama yang menarik. Tentukan portofolio dengan pekerjaan yang ingin dilamar.

2. Buat koleksi portofolio menggunakan situs web

Banyak situs yang menawarkan layanan pembuatan portofolio gratis dapat membantu Anda membuat yang menarik.

Ada banyak situs menawarkan pembuatan portofolio yang cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan. Semakin menarik hasilnya maka akan semakin menarik minat beberapa perusahaan.

3. Buat Portofolio sederhana

Desain sederhana bisa membuatmu diperhatikan, tetapi pastikan desain tidak berantakan.

Perpaduan antara desain yang simpel dan bentuk yang elegan. Pastikan layout yang Anda buat didesain khusus untuk melayani isi portofolio.

Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan tidak berbelit-belit. Komunikasikan pekerjaan dan pencapaian dalam bahasa yang benar. Jangan lupa tambahkan kata yang menunjukkan kompetensi di bidang yang Anda lamar.

Tolong beritahu mengapa Anda harus dipilih oleh perusahaan dibandingkan dengan pelamar lainnya.

Jangan sampai penggunaan bahasa terdengar arogan atau berlebihan. Perhatikan lamanya waktu portofolio ditampilkan.

Batasi waktu mempresentasikan. Portofolio super panjang dengan kesan yang tidak terikat akan membuat orang bosan.

Jadikan diri sendiri tampil modern dengan menampilkan karya terbaru dalam portofolio yang dibuat.

4. Buat desain yang menginspirasi

Selain memberikan contoh yang menarik dan sederhana, perhatikan juga cara menyajikan yang inspiratif.

Anda mungkin terinspirasi oleh hasil portofolio orang lain, tetapi cobalah untuk membuat desain dan tema yang berbeda dari yang sudah ada.

Tampilan yang bisa menginspirasi orang lain memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang kreatif dan memiliki kemampuan untuk tampil beda dari orang lain. Hal seperti ini membuat Anda terlihat lebih penting dibandingkan yang lain.

5. Menawarkan portofolio yang terdiversifikasi

Saat ini, banyak lulusan hukum dan lulusan ekonomi yang bekerja sebagai penulis. Jangan heran jika seseorang memiliki kemampuan atau bakat yang tidak diketahui orang lain.

Berdasarkan ungkapan ini, jika punya waktu, gunakan untuk mendapatkan pengalaman kerja.

Hasil kerja yang beragam akan meninggalkan kesan bahwa Anda adalah orang yang siap untuk belajar dan berkembang.

Sebagai seorang profesional, memiliki portofolio adalah sebuah kewajiban. Apalagi, bagi pelamar yang sedang mencari pekerjaan.

Portofolio adalah faktor penentu untuk pengembangan karir yang lebih baik.

Sudah Mengerti Apa Itu Portofolio?

Sudah tahu kan apa itu portofolio? Singkatnya, portofolio adalah tempat Anda memamerkan bakat dan pekerjaan.

Meskipun dapat membuat secara offline, sangat menyarankan untuk membuat secara online dalam bentuk website.

Alasannya adalah karena keterampilan Anda meningkat, menjadi lebih mudah untuk membuat dan memperbaruinya. Ada banyak rekomendasi website yang bisa digunakan.

Yang terpenting, pastikan Anda menggunakan hosting dengan fitur kecepatan yang andal.

Selain itu, pastikan layanan hosting menawarkan keamanan yang baik agar situs web Anda tidak mudah diretas oleh hacker. Tenang, pengelolaan situs itu mudah. Apalagi dengan platform seperti WordPress.

Intinya, di era seperti sekarang, portofolio adalah hal yang tidak bisa dilewatkan sebagai serang pekerja atau pebisnis.

Sebab, dengan tingkat persaingan yang semakin tinggi, mengharuskan kita untuk terus berkembang dan lebih maju dari yang lainnya.

Penutup

Itulah beberapa hal penting mengenai portofolio, mulai dari  pengertiannya, fungsi, manfaat, cara pembuatan baik yang tercetak maupun yang online.

Serta ada beragam contoh yang dapat menjadi inspirasi bagi Anda.

Pastikan untuk rutin mengupdate portofolio, terutama untuk Anda yang membuka bisnis dan sedang berusaha mencari konsumen dan klien.

Buatlah semenarik mungkin namun tetap elegan dan enak dilihat.

Bagikan:

Tags

Rita Elfianis

Menyukai hal yang berkaitan dengan bisnis dan strategi marketing. Semoga artikel yang disajikan bermanfaat ya...

Tinggalkan komentar